
Kak abi meninggali gue dan berjalan sudah jauh dari gue.
"Haaahahhahah gue berhasil mengerjain nya"gumam mas abi dalam hati. Mas abi hanya tersenyum senyum melihat tingkah renata yang malu malu dan tampak kesal. sekarang gue mendahului dan meninggalkan mas abi. gue berlari kencang menuju mobil Tapi mas abi tidak mencoba ikut lari, dia hanya mengejar renata dengan berjalan saja.
" Sayang kenapa lari?" tanya abi mengoda renata yang sebenar nya dia sudah tahu apa alasan renata untuk lari.
" Ihhhh jahat ngerjain... mas sengaja ya ngerjain rena?" tanya gue memukul dada bidang mas abi.
" Kenapa kesal karena dikerjain dan tidak jadi kenyataan, segitunya kamu pengen mas cium ya" seru mas abi lagi lagi mengoda gue, dan gue terus memukul dada bidang mas abi sampai akhirnya mas abi menahan kedua tangan gue dan mengenggam tangan gue dengan erat.
" Mas pengen sekali sayang....apalagi suasana romantis sangat mendukung, tapi mas ngk mau ambil kesempatan dalam kesempitan yang membuat kamu malah membenci mas nanti nya tapi kalau kamu mengijinkan mas untuk menyentuh nya, mas sangat senang sayang dan mungkin mas akan jadi....." belum mas abi selesai bicara gue mengambil inisiatif untuk mencium mas abi. eettsss cium pipi yaaa bukan bibir readers....😁 membuat sipunya pipi membulatkan mata nya.
Tapi seakan mendapat lampu hijau dan angin segar dari gue. Dengan mata teduh dan serangan yang tiba tiba tapi tetap lembut, mas abi mencium bibir gue dengan lembutnya dengan mata nya yang masih sedikit terbuka. Mata kami tadi nya saling beradu sekarang gue mulai memejamkan mata. Badan gue mulai lemas mendapat serangan secara mendadak dari mas abi. Dengan sigap mas abi menahan tubuh gue dengan tangan nya. Mas abi melepaskan ciuman kami yang tak saling ******* dan memberi waktu gue untuk bernafas karena jujur gue emang kehabisa nafas dan mungki mas abi tau makanya dia melepaskan ciuman nya. Mas abi langsung memeluk gue.
" Sayang...terima kasih" seru mas abi dimana kami masih dalam keadaan berpelukan.
__ADS_1
" Untuk....?!" tanya gue yang melepaskan pelukan kami.
" Untuk mas...yang pertama kali menyentuh dan menikmatinya...." seru mas abi sambil mengelus bibir mungil gue
" Maksud mas ciuman ini?! darimana mas tau ini ciuman pertama rena?" tnya gue.
" Mas tahu karena kamu kebingungan saat mas cium" ujar mas abi.
" Berarti rena dapat yang seken dong" ujar gue.
" Maksudnya..." seru mas abi bingung.
" Ya kan mas tahu kalau rena kebingungan berarti mas udah tahu cewek yang ngk kebingungan saat ciuman itu artinya mas udah pernah ciuman sebelum nya...." ujar gue jutek.
" Kamu marah karena bukan kamu yang pertama...maaf ya tapi percaya lah saat itu mas hanya ciuman karna terpaksa bukan cinta" ujar mas abi mengelus elus wajah gue.
__ADS_1
" Kok bisa?" tanya gue.
" Ya karena mas diledeki ama teman teman mas dikampus karena mas tidak pernah ciuman, jangankan ciuman jalan ama cewek aja mas ngk pernah, mana ada yang mau ciuman ama cowok obesitas" jawab mas abi
" Trus kok dapat ciuman itu gimna cerita nya?" tanya gue lagi.
" Duhhh sayang nya mas...segitu pengen tahu nya ya mas nya ciuman dengan siapa" ujar mas abi.
" Ya iya lahh...rena kan takut mas ntr tiba tiba ada yang ngaku pacar atau istri mas ke rena secara kan mas hilang kontak ama rena....rena kan ngk mau kayak gitu" jawab gue.
" Iya ntr mas bakal cerita semua nya kekamu sayang apa aja yang mas lakukan selama menghilang dari kamu" seru mas abi.
ikuti terus ya kelanjutan nya guesss
jangan lupa tambahkan novel ini
__ADS_1
menjadi novel favorit kalian y
dan jangan lupa like dan komen yaa