INI KEHIDUPAN GUE

INI KEHIDUPAN GUE
25


__ADS_3

Kak renaldi tak meneruskan bicara nya karena ratna sudah terlanjur masuk kedalam rumah dan meninggali kak renaldi di teras rumah. Ratna menyiapkan minuman untuk kak renaldi dan mengeluarkan sedikit cemilan. Ratna hendak mengambil gelas yang ada diatas lemari, tapi karena postur tubuh nya yang tidak begitu tinggi sehingga ratna kesulitan meraih gelasnya.


Ratna terus berusaha sampai iya berhasil meraih gelas tapi sayang gelas yang ratna raih malah jatuh dan PRAAAANG gelas nya pecah. Kak renaldi yang mendengar ada sesuatu yang pecah dari dalam rumah, spontan kak renaldi pun lari menuju pusat suara.


" Apa yang terjadi rat....?" tanya kak renaldi yang melihat pecahan kaca berserakan di atas lantai, sedangkan ratna sedang mengutip serpihan serpihan kaca dengan tangan nya.


" Kok bisa pecah gini sih rat, kamu ceroboh banget kalau kamu ngk biasa menyiapkan minum tak usah nyiapkan minum buat kakak, tadi kan kakak juga mau bilang kalau kakak cuma sebentar tapi kamu main kabur aja" Seru kak renaldi merepeti ratna. Ratna yang mendengar repetan kak renaldi pun perasaan nya campur aduk ada senang ada sedih juga senang karena bisa mendengar suara kak renaldi panjang lebar karena biasa hanya singkat doang, sedih bukan karena kata kata kak renaldi juga tapi ratna merasa terkesan bodoh dan ceroboh didepan pria pujaan hati nya.


Tak ada balasan dari ratna kak renaldi pu mengalihkan pandangan nya dari pecahan kaca beralih memandang ratna. Renaldi melihat ada kesedihan di raut wajah sahabat adek nya itu.


" Waduhhh apa perkataan gue keterlaluan ya?" tanya kak renaldi dalam hati. Dengan hati gusar ratna tetap mengutip serpihan kaca akibat ulah nya yang tak disengaja tanpa melihat serpihan kaca akibatnya tangan nya terluka akibat tertusuk serpihan kaca.

__ADS_1


" Aucchhhh" Sentak ratna kaget dan kesakitan. Spontan kak renaldi memegang tangan ratna dan memperhatikan luka di tangan ratna.


" Hati hati dong rat...sebentar kakak ambil tisu bentar" ujar kak renaldi meraih tisu diatas meja dan membalutkan nya di tangan ratna. Kak renaldi membantu ratna berdiri dan menyuruhnya untuk duduk di kursi saja.


" Udah kamu duduk disitu aja dulu biar kakak yang bereskan ini" seru kak renaldi. Kak renaldi meraih sapu yang terletak tak jauh dari lokasi pecahan kaca.


Dengan wajah yang masih sedih, ratna mencoba untuk buka suara.


" Kak maaf ya jadi merepotkan" ujar ratna.


" Duhhh ni bocah kok malah minta maaf sih kan gue tadi yang udah bentak dia seharusnya gue yangp1 minta maaf, makin merasa bersalah aja ni gue ama dia" gumam kak renaldi dalam hati. Karena tidak mendapat jawaban dari kak renaldi, ratna menyimpulkan bahwa kak renaldi sedang marah akibat ulah nya. Ratna pun tertegun diam tak bicara lagi.

__ADS_1


" Gini amat sih nasib gue...dikunjungi oleh pujaan hati malah buat doi marah dan kesal....****...****...****..." gumam ratna sambil memukul mukul kepalanya sendiri.


" Tuh anak kenapa lagi kok malah mukul mukul kepala nya sendiri sihhh...apa karena dia merasa bersalah makanya kayak gitu...kan gue yang salah udah bentak dia..." gumam renaldi dalam hati lagi. Setelah selesai menyingkirkan semua serpihan kaca, renaldi mendekati ratna dan mengecek luka ditangan ratna.


ikuti terus ya kelanjutan nya guesss


jangan lupa tambahkan novel ini


menjadi novel favorit kalian y


dan jangan lupa like and commet ya...

__ADS_1


__ADS_2