INI KEHIDUPAN GUE

INI KEHIDUPAN GUE
18


__ADS_3

Gue yang ditertawakan mengerucutkan bibir gue cemberut. Gue berjalan meninggalkan kak abi. Kak mengejar gue dan menahan tangan gue, langkah gue seketika pun berhenti. Kak abi merangkul pinggang gue dengan kedua tangan nya melingkar di pinggang gue. Gue menatap mata kak abi yang memandang gue dengan mata teduh nya yang begitu indah, siapapun yang memandang nya pasti jatuh hati.


" Mmmm gitu aja ngambek...sayang kamu tuh gemesin banget sihh kalau da ngambek gini." seru kak abi yang betul betul buat wajah gue pasti kayak kepiting rebus.


" Tadi kakak panggil gue apa?!" tanya gue lebih memastikan lagi.


" Sayang....mulai sekarang mas akan manggil kamu sayang...trus kenapa kamu masih manggil mas dengan sebutan kakak?" tanya kak abi menatap gue dengan mata sendu.


" Maaf kak....eeehh mas maksud nya...maaf mas belum terbiasa" seru gue. Mas abi langsung memeluk gue erat nya, gue balas pelukkan Mas abi.


Kami pun menghabiskan waktu kami hingga tak terasa hari sudah petang.


Suasana pantai makin romantis. Dengan pemandangan sunset yang begitu indah. Andai disini ada penginapan pasti gue milih nginap semalam karena gue benar benar ngk tega untuk mengakhiri ini semua.

__ADS_1


" Kamu mikirin apa sayang?"tanya mas abi melingkarkan satu tangan nya dipinggang gue sehingga tidak ada jarak diantar kami.


" Rena cuma berfikir seandainya disini ada penginapan, rena akan memilih menginap 1 malam mas" seru gue yang terus menatap sunset yang begitu indah.


" Sayang kamu yakin?! kamu ngk takut sama mas....sehingga kamu berani menghabiskan malam bersama mas" seru mas abi ngk percaya dengan perkataan gue yang ingin menginap.


" Emang binatang buas...hingga rena harus ama mas" jawab gue santai.


" Mmmmm....mas makin ngk sabar untuk menghalalkan hubungan kita sayang, biar mas tunjukkan ke kamu betapa buas nya mas mu ni melebihi binatang buas" ujar mas abi...


" Ihhh takutttt" ujar gue mengejeknya dengan memperagai seseorang yang takut.


" Kami mau bukti sekarang?" tanya mas abi memutar tubuh gue sehingga pandangan kami bertemu. Sumpah gue ingin sekalo nyebur kepantai sangkin gue gugup nya lagi lagi mendapat tatapan mesra dari mas abi.

__ADS_1


" Apa gue kerjain aja ya....dia sudah mengejekku" gumam mas abi dalam hati.


Dengan perlahan lahan mas abi mendekatkan wajah nya ke arah wajah gue. Gue semakin gugup. Gue bingung harus apa karena gue ngk bisa berfikir, apa yang akan mas abi lakukan.


"Apa dia akan mencium gue?" tanya gue dalam hati. Ini terlalu cepat baru aja kita jadian walaupun gue dan mas abi sebelum nya juga sering cipika cipiki. Tapi itukan beda dengan sekarang. Dulu mas abi belum menyatakan perasaan nya ke gue jadi itu gue anggap sebagai cipika cipiki seorang kakak ke adiknya. Mata gue mulai tertutup saat jarak kami tinggal beberapa senti lagi. Gue bisa merasakan nafas dari mas abi yang berhembus diwajah gue. Nafas itu pindah kearea telinga gue dan berhembus disana membuat perasaan gue semakin ngk karuan.


" Apa yang kamu lakukan sayang ayo kita pulang" seru mas abi membuat mata gue terbelalak. Betapa malu nya gue udah membayangkan bakal dicium mas abi. Gue bisa bayangkan wajah gue pasti kayak kepiting rebus kali ini. sankin malu nya gue menundukkan wajah gue karena gue ngk mau mas abi melihat wajah gue yang memerah ini.


ikuti terus ya kelanjutan nya guesss


jangan lupa tambahkan novel ini


menjadi novel favorit kalian y

__ADS_1


dan jangan lupa like and commet ya...


__ADS_2