INI KEHIDUPAN GUE

INI KEHIDUPAN GUE
23


__ADS_3

Gue membayangkan sesuatu yang makin membuat gue bingung. Melihat gue melamun mas abi langsun buka suara yang mengakibatkan lamunan gue buyar.


" Sayang kok melamun" seru mas abi membuyarkan lamunan gue.


" Ahh ngk mas....cuma rena berfikir aja, berarti mas langsung mau ngomong ama papa dan mama untuk melamar rena secara resmi?" tanya gue bingung.


" Ya ampun sayang...ya ngk langsung gitu juga kali sayang, mas bantu kamu ngomong ke papa dan mama niat kita untuk menikah setelah orang tua kamu setuju baru mas bawa orang tua mas untuk melamar kamu secara resmi, gitu loh sayang" seru mas abi menjelaskan ke gue sehingga gue paham.


" Ohhh kirain mas langsung melamar rena....rena kan masih sekolah mas...." Seru gue legah...


" Kamu tenang aja ya sayang mas ngk akan menghalangi cita cita kamu, mas tau kalau kamu mau jadi arsitek interior kan, mas akan dukung kamu tetap kuliah setelah menjadi istri mas nanti" Seru mas abi membuat gue benar benar terharu dan semakin yakin dan mantap untul memilih mas abi menjadi pendamping gue, disamping gue emang udah kian nyaman ama mas abi.


" Rena senang banget mas bicara begitu...berarti rena ngk salah pilih suami nihhh....hehhehhe" ujar gue senang.

__ADS_1


" Ya udah kita tidur yukk...emang kamu ngk ngantuk sayang?" tanya mas abi.


" Sebenar nya masih banyak yang mau rena tanya ama mas tapi rena udah ngantuk juga" jawab gue.


" Ya kan bisa besok besok nanyak nya masih banyak waktu juga..." seru mas abi yang tiba tiba mendekati gue dan mengecup kening gue sekilas. Betapa senanv nya gue mendapat perhatian semanis ini. Gue hanya bisa membalas dengan senyuman termanis gue. Gue meletakkan tas gue di tengah kami, antara gue dan mas abi. Fungsinya untuk menghalangi kami berdua walaupun sebenarnya tak begitu efektif, Tapi jadilah.


Disisi laen tempat Kak renaldi


Kak renaldi masuk ke kamar gue dan mencari tas sekolah gue. Dia merogoh kantong celana nya untuk meraih hp nya. Kak renaldi memencet nomor hp ratna yang dikirim rena pada nya tadi. Tapi saat hendak mau menelpon mama dan papa pulang dari supermarket. semua belanjaan di keluarkan dan dimasukkan ke dapur oleh papa dan mama.


" Renal kamu da telp adek kamu rena?" tanya mama.


" Udah ma...mereka kejebak mas jadi ngk bisa pulang malam ni" ujar renaldi yang otomatis membuat mama khawatir.

__ADS_1


" Maksud kamu kejebak giman renal ngomong tuh yang jelas dong?" tanya mama sedikit panik.


" Ma tenang dong jangan panik dulu....Iska ambilkan mama minum cepat dek!" perintah kak renaldi ke adiknya iska, bergegas iska mengambil minum untuk mama nya.


" Nah kalau mama udah tenang gini kan renal enak ngomong nya, mereka sekarang di daerah xxxxxxx ada pohon besar tumbang menghalangi jalan satu satu nya penghubung antara kota j dan daerah xxxxxxx, ya mau ngk mau mereka baru bisa balik setelah pohon dapat dievakuasi dan dari laporan tim satgas kemungkinan besok pagi baru kelar" kak renaldi menjelaskan panjang lebar yang sudah membawa mama untuk duduk diruang keluarga sambil meminum air yang dibawa iska.


" Abi selalu sama adek kamu rena kan renal? ngk akan ninggali adek kamu kan?" tanya mama dan papa hanya menjadi pendengar budiman.


" Ya ma....abi pasti selalu sama rena ma ngk mungkin ninggali rena, renal tadi udah minta ke abi untuk jagain rena ma" jawab kak renaldi.


ikuti terus ya kelanjutan nya guesss


jangan lupa tambahkan novel ini

__ADS_1


menjadi novel favorit kalian y


dan jangan lupa like and commet ya...


__ADS_2