Istri CEO Yang Ingin Disayang

Istri CEO Yang Ingin Disayang
BAB 10 Boneka


__ADS_3

Kelas pun berakhir Key dan Lala pun pergi untuk mencari makan kerena perut mereka telah di demo oleh para penghuninya.


Di cafe terlihat Key yang hanya mengadu-aduk es crimnya saja dan sambil melamun Lala yang melihat pun menegurnya.


“Key kau kenapa lihatlah es crimmu sudah meleh tak biasa ya kau seperti ini biasa kau paling semangat kalau makan es krim tapi tidak hari ini” tutur Lala.


“Aku hanya tidak mood saja” kata Key


“Haissss... sudahlah kalau kau tudak mau cerita aku juga tidak mau memaksamu” Lala.


“Cepatlah habiskan makananmu aku mau pulang aku lelah aku mau tidur” kata Key


“Kau jadi **** nanti kebanyakan tidur terus” kata Lala


“Heiiii... mulut kau seenaknya saja kalau bicara” kesal Key


“Kau begitu saja marah” Lala


“Suadah ayo pulang” Key


“Ya... iya kita pulang” kata Lala


Merekapun keluar dari cafe dan menuju mobil Lala dan Lala pergi mengantar Key karena supir Key di suruh pulang duluan. Di tengah jalan Key sibuk melihat-lihat keluar jendela dan pemperhatikan setiap toko yang ada di tepi jalan raya.


“Apa yang kau cari?” tanya Lala


“Toko boneka” kata Key yang masih tetap melihat keluar


Mendengar kata Key membuat kening Lala mengkerut


“Toko beneka” Lala mengulang kata Key


“Iya aku mau membeli boneka” kata Key


“Buat apa?” tanya lala


“Jangan banyak tanya lebih baik kau carikan saja aku toko boneka” cetus Key

__ADS_1


Tak lama merekapun menemukan toko beneka yang ada di pinggir jalan dan singgah ketoko tersebut. Merekapu masuk kedalam toko tersebut. Di dalam toko Key sibuk melihat-lihat boneka yang mana yang akan dia pilih.


“Lala menurutmu yang mana yang lucu ini atau yang ini” kata Key yang menunjuk dua boneka teddy bear warna ungu dan warna merah muda


“Tidak ada yang lucu aku tidak suka dengan boneka jadi jangan tanya padaku” cetus Lala


“Iiissss kau ini” kata Key


“Cepatlah pilih boneka saja kau ini sangat kama” tukas Lala


“Iya iya aku sudah selesai aku ambil yang ini saja” kata Key yang mengambil boneka warna ungu muda yang lumayan besar.


Lala pun pergi membawa boneka ke kasir, key pun membayar boneka yang dia beli. Selesai membayar boneka merekapun meninggalkan toko dan Lala pergi mengantar Key pulang.


---------


Kini mobil Lala pun sampai di depan ruamah Key pun tutun dari mobil dan mengambil boneka yang ada di kursi belakang.


“ Lala kamu mau mampir dulu atau langsung pulang?” tanya Key


“Tidak aku langsung pulang saja” kata Lala


Key pun masuk kerumah dan melihat para pelayan menyambutnya. Key pun berjalan menuj lantai dua dimana kamarnya berada dan di tentah tangga key berhenti dan berbaliak melihat ke arah pelayan.


“Apa Al ada menelfon” tanya key ke pelayan


“ Tuan belum pernah menelfon dari kemarin Nyonya” jelas pelayan


“Emmm baik lah” Key


Key pun melanjutkan jalanya menuju kamarnya. Key pun masuk ke kamarnya dan meletakkan bonekanya diatas kasur dia pun masuk kekamarmadi memebersikan diri karena hari pun sudah sore. Setelah lima belas menit Key pun keluar dengan setelan baju tidurnya dan naik keatas kasur merebehkan tubuhnya ke atas kasur. Key teringat kata-kata Al yang membuat sesak di dadanya tapi Key tak bisa memungkiri bahwa dia juga merindukan Al.


Key pun mengambil hpnya dan memcoba menghubungi Al. Tapi tak di anggkat oleh Al membuat Key menjadi semakin sedih.


-----------


Di tempat lain Al masih di kantor dan masih sibuk dengan dokumen-dokumen yang ada di mejanya. Hpnya berbunyi dan Al hanya melirikntya saja melihat nama key yang menelfon Al memalingkan wajahnya ke dokumen-dokumen yang ada di depannya lagi dan mengabaikan panggilan Key. tak berapa lama hp Al pun berdering kembali dan lagi-lagi Al mengabaikannya lagi. Andre yang berdiri disamping meja Al menunggu dokumen yang di tandatangani oleh Al melihat hp al berbunyi berkali-kali.

__ADS_1


“Tuan, Nyonya menelfo apa Tuan mau mengangkat panggilannya?” tanya Andre


“Tidak” Al


Al tetap fokus dengan pekerjaannya yang menumpuk di atas meja. Sebenarnya Al juga ingin mengangkat panggilan dari Key karena amarah yang menguasainya sehinnga enggan untuk menganngkatnya. Andre sekertarisnya sangat tau kalau Tuannya sedang ada masalah denga istrinya.


“Andre apa jadwalku untuk besok?” tanya Al


“ Tuan besok harus ke Jepang karena perusaan yang baru akan di resmikan dan ada beberapa yang harus diurus dan itu Tuan yang harus turun tangan langsung tidak bisa diwakilkan” jelas Andre


“ Berapa lama kita di sana?” tanya Al


“ satu minggu Tuan” Andre


Al hanya mengangguk Mendengar jawaban dari Andre. Akhirnya semua dokumen sesesai di tandatangan Al pun memberikan dokumen tersebut kepada Andre dan membereskan meja lalu beranjak dari ruangannya untuk pulang kerena waktunya pulang. Al pulang keapartemennya tidak pulang kerumah. Sampainya di apartemen Al langsung kekamar mandi dan memebersihkan diri. Tak lama Al pun keluar dari kamarman dengan menggunakan baju tidurnya. Al mendengar hpnya berbunyi dan mengambil hpnya diatas meja dekat kasur dan melihat Keylah yang menelfon dan lagi-lagi Al mengabaikannya.


Key yang berulang kali menelfon tapi tak di angkat oleh al merasa sedih. Key pun menaruh hpnya di atas nakas dan mengambil boneka yang di belinya siang tadi dan memeluknya. Key mengaggap


boneka itu adalah Al. Key merasa sangat merindiukan Al. Tak lama pintu kamar Key di ketuk seseorang.


Tok tok tok


“ Nyonya makan malam anda sudah siap” kata pelayan dari luar kamar


“Iya nanti aku akan turun” jawab Key


Makan malam tapi Key melihat semua tampa semangat.


“ seandainya kita menikah kerena saling mencintai bukan terpaksa pasati kita akan makan selalu berdua tidak seperti sekarang aku disini dan kau di sana” batih key yang sambil mengaduk aduk makanannya pelayan yang memmperhatikan Key pun bertanya


“Apa nyonya tidak menyukai makanannya? Apa mau diganti yang lain?” tanya pelayan


“Tidak. Key suka kok” jawab Key dan mengambil makanan dan memakan makanan itu dengan dengan terpaksa


Selesai makan Key pergi ke kamarnya untuk istirahat. Setiap malam key hanya tidur sendiri dan hanya memeluk boneka dan tak jarang pula key berbicara dengan boneka itu untuk mengobati rasa rindunya pada suaminya.


-------------------------------------------------------

__ADS_1


Jangan lupa kasi aku like ya....


yang suka komen dan yang ngak suka juga komen ya☺😚


__ADS_2