Istri CEO Yang Ingin Disayang

Istri CEO Yang Ingin Disayang
BAB 22 Menuruti


__ADS_3

Al yang melihat Key memperhatikan dengan mata yang basah langsung memeluk dan membenamkan wajah Key ke lehernya dan berusaha menyakinkan key bahwa dia tidak akan meninggalkannya lagi.


“Sudah jangan menagis lagi, maafkan aku yang belum bisa membuatmu bahagia, aku yang selalu membuat menangis” ucap Al dan memberikan kecupan sayang di puncak kepala Key yang terus mengis


“Kamu tenang saja aku ngak bakalan meninggalkan kamu” timpal Al


Key tidak dapat berkata-kata lagi dan hanya bisa mengais di pelukan suaminya sampai ketiduran. Al yang tidak lagi medengengar suara tangisan key sudah tidur ikut tidur dengan masih memeluk key dengan erat.


------


Di tengah malam Key terbangun dan mengis dengan kerasnya sambil memanggil nama Al dan meminta boneka yang biasa dia peluk setiap malam.


“Allll..... Alllll....” teriak Key di sertai tangisan dan membuat Al terbangun dari tidurnya


“Key kamu kenapa?” Tanya Al dan langsun memeluk Key


“Aku mau pulang.... Aku mau bonekaku” ucap Key dengan tersedu-sedu dalam pelukan Al


“Iya besok pagi kita akan pulang dan sekarang kita tidur lagi ya...” Pujuk Al


“Ngak aku mau pulang sekarang aku mau bonekaku...” ucap Key dengan suara yang tinggi


“Tapi ini sudah tengah malam Key” kata Al


“Aku mau pulang... Aku mau bonekaku...” ucap Key yang memelas dan tetap mau pulang


“Iya ayo kita pulang. Kita akan pulang sekarang” ucap Al yang tak sanggup melihat Key yang terus menangis


AL dan key pun pulang dengan mobil dan sampaiya di rumah dan disambut dengan beberapa pelayan saja dan yang lain sudah tidur karena ini sudah terlalu larut malam.


Key dan al langsung menuju lantai dua dimana kamar mereka. Sesampainya dikamar key langsung naik ke atas rangjang dan meraih bonekanya dan memeluknya dengan erat tampa memperdulikan Al lagi. Tak butuh waktu lama key kembali tidur dengan pulasnya.

__ADS_1


Al yang melihat key yang sudah tertidur pun mendekat dan mengusap kepala key denga lebut dan menyelipkan rambur ketelinga key yang menutupi wajah cantik istrinya.


“Apa aku terlau sibuk sehingga kau lebih nyaman dengan boneka dari pada aku, maafkan aku yang selalu mengabaikanmu dan tak memperdulikannmu dan mulai sekarang aku tidak akan melakkan itu lagi” ucap Al dan ikut tidur disamping Key dengan memeluk dari belakang.


-------


Ke esokan harinya Al bangun lebih dulu dan langsung kekamar mandi utuk membersihkan diri. Al menggunakan baju santainya dan tidak akan kekantor hari ini dan akan bekerja diruma saja. Setelah berpakaian Al langsung turun dan pergi keruang kerjanya.


Al yang sibuk dengan pekerjaannya dan teringat Key yang masih tidur dikamar dan belum sarapan mengingat jam 09.30. Al bergerak meninggalkan rungan dan pergi ke kamar untuk melihat Key.


Key yang sudah bangun dari 30 menit yang lalu baru saja keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju mandinya sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil lalu duduk di tepi tempat tidur. Setelah selesai dengan rambutnya Key meletakkan handuk kecilnya di sembanrang tempat lalu meraih laci lemari kecil yang ada di dekat tempat tidur lalu membukanya dan mengambil botol berukuran kecil yang berisi obat lalu menutupnya kembali.


Tangan key bergerak membuka tutup botol obat tersebut dan menuangkan ketangan satunya dan memesukan kedalam mulutnya. Saat itu bertepatan denga Al yang baru masuk ke dalam kamar dan menegur apa yang dilakukan Key.


“Obat apa yang kamu makan?” tanya Al yang melihat Key yang mau memasukakan obat kedalam mulutnya dan suara Al membuat Key terhenti untuk memasukkan obat ke dalam mulutnya dan melihat kearah Al yang berjalan mendekatinya dan berhenti tepat di depannya.


Al yang ada di depan Key dapat melihat dengan jelas obat apa yang ada di tangan Key dan tau pasti obat apa itu kerena Al juga perna mengosumsi obat tersebut tapi dengan dosis yang rendah dan dengan petunjuk dokter. Berbeda dengan yang ada di tangan Key dengan dosis yang tinggi.


“A...aku makan obat ini saat susah tidur” jawab Key dengan gugup dan terbata-bata


“Lalu kenapa kau memakanya saat seperti ini” tanya Al denga suara amarah yang di tahan


“A..ku hanya mau tidur lagi” ucap Key dan memberanikan melihat kearah Al yang sudah mulai marah


“Apa kua tau dosis obat yang kau makan sangat tinggi dan dapat mennganggu kesehatanmu nanntinya” ucap Al dengan nada yang meniggi


“A..aku tau....” uacp key yang disertai tangisan


Sebelum Key menyelesaikan kalimatnya Al lebih dulu meraih obat yang ada di tangan Key lalu melemparkannya ke dalam tempat sampah yang ada di dekat kasur tersebut.


“Kalo tau mengapa masih memakannya” ucap Al dengan nada tinggi dan membuat Key teperanjat kaget.

__ADS_1


“ Tapi aku hanya...”


“ Diam” ucap Al yang membentak key dan seketika itu Key diam dan menundukkan pandanganya tak berani menatap Al yang sedang marah.


“Jika kau masih mau makan obat itu silahkan tapi ingat aku ngak akan perduli lagi denganmu” ucap Al dan melangkah pergi meninggalkan Key. saat itu juga Key berdiri dan berlari memeluk Al dari belakang membuat langkahnya terhenti.


Seketika ruangan menjadi hening sejenak tampa suara dan sesekali terdengar suara isakan tangisan Key. “Jangan lakukan itu, aku ngak akan sanggup bukannya kamu sudah berjanji tidak akan meninggalkankku, aku begini juga karenamu” ucap Key dengan air mata yang terus mengalir tampa henti.


Al berbalik dan melepaskan pelukan Key agar bisa melihat wajah Key dengan jelas lalu tangannya bergerak mengusap air mata Key dengan lembut lalu tersenyum. “Aku tidak akan meninggalkanmu jika kau mau menuruti perkataanku” ucap Al dengan tegas dan dijawab Key dengan anggukan kepala. Seketika itu pula Al menarik tubuh Key kedalam pelukannya.


“Berjanjilah kau akan menurut denganku” ucap Al dan Key hanya mengganggukkan kepalanya.


Al melepaskan pelukannuya dan mengusap air mata Key “ sekarang gantilah pakaianmu kita akan turun untuk sarapan” ucap Al dal lagi-lagi hanya mengangguk menuruti perkataan Al.


-----------++++-------------++++--------


Hai maaf baru bisa Up lagi dan nuuggunya kelamaan dan terima kasih bagi yang sudah setia menunggu, dan aku tau menunggu itu ngak enak dan aku juga pernah menunggu wkwkwkw.


Tolong tinggalin like buat aku dan sekalian komen aja biar aku bisa belajar dan rajin nulisnya hahaha


Sekalian follow media sosial aku


Fb: editors cantek


Ig: @edotorcantik14


Kata penutup:


Cinta yang suci akan mendapatkan balasan pada waktu yang tepat saat kita benar-benar siap.


---------------Terima kasih----------

__ADS_1


__ADS_2