Istri CEO Yang Ingin Disayang

Istri CEO Yang Ingin Disayang
BAB 4 Pesta Pernikahan


__ADS_3

Malam harinya keluarga Prasetya dan keluarga Wijaya mengadakan pesta pernikahan anaknya yang di adakan di sebuah hotel berbintang lima.


Terlihat dua orang duduk di kursi pelaminan yang dihiasi begitu mewah dan indah yaitu Alvaro dan Keysa yang bersanding bagaikan Raja dan Ratu semalam.


Keduanya hanya diam tampa kata tidak di antara mereka yang mau membuka suara mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.


Al dan Key hanya melihat dan memperhatikan para tamu yang datang yang memberi mereka ucapan selamat


dari tamu undangan


Selesai tamu undangan memberi selamat atas pernikahan mereka tiba-tiba terdengar suara perempuan memanggil nama Keysa.


"Keeeey..... " Setengah berteriak memanggil nama key, seketika itu pula key melihat kearah sumber suara


Llala.... bibir key menyebut nama sahatnya dengan senyum yang mengembang di bibirnya


Lala berjalan ke arah Lala yang berada di pelaminan dengan senyum yang terukir dibibirnya dan lansung memeluk sahabatnya .


"Sey sayang selamat atas pernikahanmu dan semoga menjadi keluarga yang Sakinah Mawahda dan Waraohma" ucap Lala sambil melepaskan pelukannya


Dan di jawab amiiin.... makasih Lala oleh Key


"Jangan lupakan aku, awas aja setelah kau menikah ngak perduli lagi sama aku, kan secara suami lo itu ganteng dan lo keassikan dan terlena dengan status baru lo itu" tutur Lala sambil melirik Al yang berdiri disamping Key.


Key melirik al yang ada di sampingnya dan masih berdiri dengan gaya coolnya lalu kembali menatap shabatnya.


"Ngak lah lo itu akan selamanya jadi sahabat gue dan kita selamanya akan seperti ini" ucap lala yakin.


"Gue pagang janji lo..." ucap Lala dengan nada mengancam


Tiba-tiba ada seseorang menyentuh bahu lala. Lala pun langsung menoleh ke arah belakang Dan melihat siapa orang yang menyentuh bahunya.


"Apa sudah selesai mengucapkan selamat?" kata seorang pria yang berdiri dengan setelan kemeja berwarna gelap dan lengan yang di gulung di bawah sikunya yang melekat di tubuhnya begitu pas sehingga memperlihatkan tubuhnya yang agak berotot.


Lala yang mendengar ucapan pria tersebut langsung kesal.


"Tidak kah kau bisa melihat dengan matamu sendiri.... kenapa kau masih bertanya..." lala berucap dengan kesal


“Kenapa kau begitu lama lihatlah masih banyak yang mengantri di belakang menunggu giliran" jawab pria tersebut dengan nada arogannya.


Lala pun yang kesal langsung memanggil seseorang dan meminta hadiah yang dititipkan kepada salah satu pelayan di acara itu.


Setelah mengambil kadonya Lala langsung memberikan kepada Key


"Ini untukmu.... aku akan pergi cari makan dulu, perutku jadi lapar melihat orang itu" tutur Lala ambil melirik ke arah pria yang menyentuh bahunya tadi.


Key menerima hadiah yang diberikan Lala lalu mengangguk sambil tersenyum mengiyakan perkataan sahabatnya.


Pria yang mendengar ucapan Lala mengangkat alisnya sebelah menatap dengan tatapan heran.


Setelah lala pergi kini giliran pria tersebut yang memberikan selamat kepada Key dan Al.


Pria itu langung menyalami Key dan mengucapkan selamat atas Pernkahannya.

__ADS_1


Setelah itu pria tersebut langsung menyalami Al dan memeluk sahabatnya denga gaya ala lelaki


"Selamat ya bro... akhirnya nikah juga ku kira ngak ada yang mau dengan batu es yang kejam kayak lo" turur rama sambil melepaska pelukannya dari sahabatnya itu.


Ya Rama adalah sahabat Al dari kecil sampai dewasa dan sekarang menjadi partner kerja.


"Dasar.... lo tu yang harus cari pasangan nanti keburu tua gak ada yang mau sama lo " kata Al dengan nada mengejek.


“Mentang-mentang sudah nikah berani ngejek gueee...." rama


sudah sana pergi cari makan sekalian cari pasangan usir Al


DASAR,,,, gumam rama sambil meninggalkan Al


Key yang mendengar Al dan sahabatnya hanya tersenyum kikuk.


Jam menunjukan pukul 12:00 para tamu sudah meninggalkan pesta untuk pulang dan kini hanya tersisa keuarga dari kedua mempelai.


Kedua orang tua Al dan key masih berkumpul dan membisarakan tentang anak mereka dan di selingi candaan ringan.


Al yang melihat Juga


Key sudah lelah lalu bertanya


" kau mau pergi istirahat? " tanya al kepada Key yang di anguki oleh key.


Baiklah ayo aku antar kekamar tutur Al lagi yang lagi lagi di angguki Key tanda mengiyakan.


Ketika mereka sudah sampai di kamar mereka Al memdudukan key di pinggir kasur dam membantu melepaskan sepatu key.


Key tertunduk melihat Al melepaskan sepatunya, ketika Al selesai melepas sepatu key, Al mendonggak ke arah Key dan mereka saling bertemu pandang dengan cepat key langsung mengahdap kearah lain dengan muka merah merona.


"aku akan menemui kedua orang tuaku dulu"


ucap Al yang bangkit dari jongkoknya


Key pun langsung melihat ke arah Al.


Lagi-lagi key hanya menganguk mengiyakan.


Al pun melangkah keluar kamar pergi menghampiri kedua orang tuanya dan kedua mertuanya.


Ketika Al sampai ke meja di mana kedua orang tuanya dan mertuanya berkumpul Mama Al langsung melihat ke arah Al.


"Sini sayang" panggil mama al mengangguk kecil.


Al pun duduk di kursi di saming Mamanya


"Al sekarang kamu sudah menikah dan kamu harus bisa menjadi orang yang bisa melindungi Key yang sekarang sudah menjadi istrimu mama harap kamu bisa memulai hidup baru dengan istrimu" nasehat Mama Al


"Iya benar kata mamamu kamu harus bisa menjadi suami yang bertanggung jawab bagi istrimu" timpal Papa Al.


"Iya Al tau itu" jawab Al

__ADS_1


"o iya ada yang Al mau omongin sama Mama, papa, om dan tante" Al melanjut bicara.


"Kok tante sih sayang panggil Mama donk" sela mama Key pada Al


"Iya Ma.... " kata Al


"Ma... Pa... Al mau bilang kalo Al mau tinggal di rumah sendiri, Al sudah beli rumah sendiri minggu lalu jadi Al mau minta izin sama Mama dan Papa kalo Al sama key akan pindah mulai besok" kata Al minta izin sama mertuanya.


" Ya boleh donk sayang kan kamu sekarang sudah menjadi suami key jadi kamu berhak atas Key" tutur Mama Key" dengan senyum lebar.


"Iya Al papa juga setuju kalo kamu tinggal berdua saja dan itu baik utuk hubunganmu dengan Key" kata Wijaya Papa Key


"Al Mama minta tolong ya sama kamu agar lebih sabar dengan sikap key dia anak yang manja Mama harap dengan kamu tinggal berdua key akan lebih dewasa" ucap Ayu Mama Key


"Iya Ma.... AL tau itu" ucap AL pada mama Key


Setelah AL selesai bicara tentang ke inginannya untuk tinggal berdua sama key papa. Mama dan mertua AL pum pamit pulang. AL pun pergi kembali kekamarnya.


Di tempat lain key yang di tinggal Al langsung pergi membersihkan diri ke kamar mandi setelag 15 menit key keluar dengan mengguanakan baju mandi berwarna putih.


Saat keluar dari kamar mandi mata key langsung tertuju ke sebuah kado yang di berikan oleh lala sahabatnya.


Key pun pergi mengambilnya lalu duduk di tepi kasur lalu membuka kado itu.


Kado itu berisi kotak perhiasan kecil dan key membukanya dan di lihatnya sebuah kalung berlian yang sangat cantik.


wahhh cantik sekali kalungnya gumam key


Key pun langsung memakai kalung pemberian dari sahabatnya itu.


Setelah memakai kalung key melihat lagi kotak kado ternyata ada sebuah surat dan sebuah baju tudur tembus pandang .


Mata key langsung terbelalak saat menganggkat baju itu tepat di mukanya dan langsung membaca isi surat dari sahabatnya.


Isi surat


Harus di pakai..... ok.


Itulah isi surat kecil tersebut debgan emot ketawa.


Key yang membaca isi surat tersebut langsung berteriak


"Lalaaaaaaa....." teriak lala dan langsung melempar kotak kado dan baju tidur beserta suratnya di atas sofa.


Key pun merebahkan tubuhnya di atas kasur dengan kakinya masih menjuntai kebawah Key yang merasa lelah langsung memejamkan matanya dan tertidur.


Tak berselang lama Al masuk kekamar dan matanya langsung tertuju pada seseorang di atas kasur.


+++++++++++++++++++++++++++++++++


Terima kasih sudah mampir di novelku😘😊😊😊


jangan lupa kasi aku like yaaa.... ☺☺

__ADS_1


__ADS_2