Istri CEO Yang Ingin Disayang

Istri CEO Yang Ingin Disayang
waktu bersama


__ADS_3

Selesai Key berganti pakaian mereka


turun untuk makan malam yang sudah disediakan oleh pelayan merek.


Sesampai di ruang makan Al menarik meja


dan mempersilahkan key untuk duduk dan diapun menarik kursi dan duduk di


samping istrinya. Mereka duduk bersebelahan.


Dengan telaten ya Al memberikan nasi


untuk key dan melayaninya dengan baik.


"Mau lauk apa" tanya Al


" Telur ceplok" jawab key. dan


Al pun mengambilkan telur ceplok setengah matang dan letakkan di atas piring


Key.


Apa kamu mau sayur atau daging. Tawar Al


dan Key menjawab dengan menggelengkan kepalanya menandakan bahwa dia tidak mau


sayur apapun diaging dia hanya ingin makan dengan nasi hangat nya.


Setelah memberikan key nasi dengan telur


Al mengambil nasi dan lauk nya sendiri dan mereka makan dengan tenang.


Al selalu memperhatikan makanan istrinya


dan selalu menambah makan Key kitika makanan Key hampar habis. Ketika Al mau


menambah makanan Key yang ke 3 kalinya key menolak karena ia sudah kenyang.


" Key sudah kenyang" ucap Key


yang mengharukan gerakan tangan Al yang tengah mengambilkan nasi untuk Key.


" Baiklah. Ini minumlah"  Al memberikan segelas air putih dan Key


meminumnya sampai habis lalu meletakkan gelas dekat piringnya dan Al pun dengan


segera menyudahi makannya.


*****


Setelan selesai makan Al mengajak Key


kekamar mereka untuk istirahat kembali kerena Key yang masih terlihat lemah dan

__ADS_1


tidak bertenaga.


Sesampainya dikamar Al menuntun Key kearah


jendela besar yang terkenasinar matahari dan cahaya masuk melalui kaca


Al membawa Key tepat di depan jendela yang


menampilkan taman sampng rumah yg dibpenuhi tanaman hijau dan bunga mawar merah


yang indah dipandang mata.


Al memluk istrinya yang masih lemah. Key


hanya menurut dan hanya Diam dengan apa yang  dilakukan Al. Mereka sama-sama menikmati


hangatnya sinar matahari dan pemandangan.


"Apa kau tertekan dengan pernikahan


ini" tanya Al setelah beberapa menit berlalu


Mendengar pertanyaan Al membuat matanya


berkaca-kaca. Key tidak tau dengan perasaan yang merasa kacau dan sedih kerena


selama ini merasa selalu terabaikan. Air matanya tampa disadari menggenangi


wajah cantiknya. Al merasa ada tetesan air yang jatuh di lengan depan yang


Al langsung mengeratkan pelukannya sambil mencium puncak kepala istrinya dengan


sayang.


"Maafkan aku..." Ucapnya


dengan tulus "maafkan aku"


Key yang berbalik dan memeluk Al masih


dengan tagisnya.


” seharusnya aku yang minta maaf bukan


kamu aku yang terlalu memaksakan keinginanku, sampai saat ini aku juga belum


tahu bagaimana perasaanku sebenarnya yang pasti aku hanya takut kehilanganmu”


ungkap key dengan bibir yang bergetar dan tangis yang memecah.


"Apakah terpaksa menikah


denganku" tanya lagi dengan suara lembut dan hanya dijawab dengan

__ADS_1


menggelengkan kepala yang masih dalam pelukan Al.


"Awalnya aku merasa terpaksa karena


hanya menuruti keinginan orang tua, dan saat ini aku hanya ingin mempertahankan


pernikahan ini, di sisi lain aku juga tidak mau memaksakan untuk orang bertahan


di sisiku tapi aku" tutur Key masih dengan tangisannya.


"Katakan aku harus bagaimana?....


Aku ngak mau selalu Ade di situasi seperti ini. Yang tak punya kepastian. Aku


benci ini..." Tangis key semakin menjadi


"Aku takut.... Aku takut..."


Racau Key


"Stttttt... Tidak ada yang harus


kamu takuti" ucap Al menenangkan key sambil mengusap punggung Key


Perkataan Al hanya membuat Key semakin


sedih.bkey mengharukan Al juga mengatakan apa yang seharusnya di perjelas.


Kalimat yang di ungkapkan tidak mampu membuat Key menyakini lalu Al juga mencintainya.


Key yang selalu merasa nyaman berada di


dekapan suaminya dan berharap waktu ber henti dan Engan melewatkan waktu


bersama.


 


 


..............


kita yang memupuk harapan


mereka yang meracuni


aku yang berjuan


kamu yang lelah


 


salam manis untuk kalian semua.....

__ADS_1


happy reading


__ADS_2