
Selesai Key berganti pakaian mereka
turun untuk makan malam yang sudah disediakan oleh pelayan merek.
Sesampai di ruang makan Al menarik meja
dan mempersilahkan key untuk duduk dan diapun menarik kursi dan duduk di
samping istrinya. Mereka duduk bersebelahan.
Dengan telaten ya Al memberikan nasi
untuk key dan melayaninya dengan baik.
"Mau lauk apa" tanya Al
" Telur ceplok" jawab key. dan
Al pun mengambilkan telur ceplok setengah matang dan letakkan di atas piring
Key.
Apa kamu mau sayur atau daging. Tawar Al
dan Key menjawab dengan menggelengkan kepalanya menandakan bahwa dia tidak mau
sayur apapun diaging dia hanya ingin makan dengan nasi hangat nya.
Setelah memberikan key nasi dengan telur
Al mengambil nasi dan lauk nya sendiri dan mereka makan dengan tenang.
Al selalu memperhatikan makanan istrinya
dan selalu menambah makan Key kitika makanan Key hampar habis. Ketika Al mau
menambah makanan Key yang ke 3 kalinya key menolak karena ia sudah kenyang.
" Key sudah kenyang" ucap Key
yang mengharukan gerakan tangan Al yang tengah mengambilkan nasi untuk Key.
" Baiklah. Ini minumlah" Al memberikan segelas air putih dan Key
meminumnya sampai habis lalu meletakkan gelas dekat piringnya dan Al pun dengan
segera menyudahi makannya.
*****
Setelan selesai makan Al mengajak Key
kekamar mereka untuk istirahat kembali kerena Key yang masih terlihat lemah dan
__ADS_1
tidak bertenaga.
Sesampainya dikamar Al menuntun Key kearah
jendela besar yang terkenasinar matahari dan cahaya masuk melalui kaca
Al membawa Key tepat di depan jendela yang
menampilkan taman sampng rumah yg dibpenuhi tanaman hijau dan bunga mawar merah
yang indah dipandang mata.
Al memluk istrinya yang masih lemah. Key
hanya menurut dan hanya Diam dengan apa yang dilakukan Al. Mereka sama-sama menikmati
hangatnya sinar matahari dan pemandangan.
"Apa kau tertekan dengan pernikahan
ini" tanya Al setelah beberapa menit berlalu
Mendengar pertanyaan Al membuat matanya
berkaca-kaca. Key tidak tau dengan perasaan yang merasa kacau dan sedih kerena
selama ini merasa selalu terabaikan. Air matanya tampa disadari menggenangi
wajah cantiknya. Al merasa ada tetesan air yang jatuh di lengan depan yang
Al langsung mengeratkan pelukannya sambil mencium puncak kepala istrinya dengan
sayang.
"Maafkan aku..." Ucapnya
dengan tulus "maafkan aku"
Key yang berbalik dan memeluk Al masih
dengan tagisnya.
” seharusnya aku yang minta maaf bukan
kamu aku yang terlalu memaksakan keinginanku, sampai saat ini aku juga belum
tahu bagaimana perasaanku sebenarnya yang pasti aku hanya takut kehilanganmu”
ungkap key dengan bibir yang bergetar dan tangis yang memecah.
"Apakah terpaksa menikah
denganku" tanya lagi dengan suara lembut dan hanya dijawab dengan
__ADS_1
menggelengkan kepala yang masih dalam pelukan Al.
"Awalnya aku merasa terpaksa karena
hanya menuruti keinginan orang tua, dan saat ini aku hanya ingin mempertahankan
pernikahan ini, di sisi lain aku juga tidak mau memaksakan untuk orang bertahan
di sisiku tapi aku" tutur Key masih dengan tangisannya.
"Katakan aku harus bagaimana?....
Aku ngak mau selalu Ade di situasi seperti ini. Yang tak punya kepastian. Aku
benci ini..." Tangis key semakin menjadi
"Aku takut.... Aku takut..."
Racau Key
"Stttttt... Tidak ada yang harus
kamu takuti" ucap Al menenangkan key sambil mengusap punggung Key
Perkataan Al hanya membuat Key semakin
sedih.bkey mengharukan Al juga mengatakan apa yang seharusnya di perjelas.
Kalimat yang di ungkapkan tidak mampu membuat Key menyakini lalu Al juga mencintainya.
Key yang selalu merasa nyaman berada di
dekapan suaminya dan berharap waktu ber henti dan Engan melewatkan waktu
bersama.
..............
kita yang memupuk harapan
mereka yang meracuni
aku yang berjuan
kamu yang lelah
salam manis untuk kalian semua.....
__ADS_1
happy reading