Istri CEO Yang Ingin Disayang

Istri CEO Yang Ingin Disayang
BAB 8 Hadiah Pernikahan


__ADS_3

" Kak Devan.... " kata Key dan langsung berhamburan ke pelukan kaki-laki itu.


Ya laki-laki itu Devan. Devan teman masa kecil Keysa dan sudah dianggap adik oleh Devan karena Devan tidak memiliki adik. begitu pula Key yang tak punya kakak dan menganggap Devan sebgai kakaknya. mereka saling menyayangi layaknya adik kaka.


"Kak Devan kapan kakak balik ke Indonesia? " kata Key sambil melepas pelukannya.


"Baru saja nyampenya kamu ngapain ke sini?" kata Devan sambil mengusap kepala Key dengan sayang


"Ooh gitu kalian lupain Lala...” kata Lala dengan judes kepada dua manusia tersebut yang melepas rindu.


Seketika Devan dan Key melihat ke arah Lala


“ Oh kakak lupa kalau kakak punya dua adik, sini kakak peluk” kata Deva sambil merentangkan tangannya ke arah Lala pun berhabur memeluk Devan dengan erat.


“Sudah aku bilang aku bukan adik mu aku calon istrimu” kata Lala menyangkal kata-kata Devan membuat Devan hanya menarik nafas dengan kasar.


“Hei jangan lama- lama kau berpelukan perutku ini sudah sangat lapar” kata Key sambil menarik LaLa dari pelukan Devan yang membuat keduanya terpisah.


“Iiissss key kenapasi akukan masi rindu sama calon suamiku” cetus Lala


“Suami,,,, hei ingat kaka devan itu sudah punya kekasih” kata Key sambil menoyor kepala Lala.


“Kan sebelum janur kuning melengkung masih milik besama” timpal Lala


“Lebih baik kau mundur dari pada kau nanti kecewa” kata Key


“Hhhem kak Devan itu milikku” klaim Lala.


“Anak ini iiisss....” kata Key dengan geramnya.


“Sudah – sudah... kalian ini selalu saja begini kalian pasti mau makan kan kesini ayo kakak teraktir” kata Devan menengahi kedua wanita yang sedang adu mulut itu


“Itu harussss...” jawa Key dan Lala yang serempak dan langsung mengandeng tangan Devan dan masuk ke Cafe


Merekapun duduk di salah satu meja yang tersedia dan melihat daftar menu makanan yang ada.


“Ok aku akan memesankan makana untuk Lala” kata Key dengan bahagianya


“Ok aku juga akan pesankan buatmu” kata Lala


Ya mereka kalau makan bertiga ya seperti itu Lala yang akan memesan makanan untuk Key dan sebaliknya Key yang memesankan makanan untuk Lala dan terkadang mereka saling mengerjai satu mama lainnya.


Devan yang melihat mereka hanya mengelengkan kepala melihat tingkah kedua wanita yang tak pernah diam jika bertemu itu.


“Mbak...” key memanggil pelayan

__ADS_1


“Mbak saya mau mie goreng satu, pastanya satu sama ayam cabe ijo dengan cabenya di tambah dua kali lipat sama fruit teanya satu” kata Key dengan cepat.


“Heiiii.... kau mau membunuhku dengan makan cabe sebanyak itu” teriak Lala pada Key.


“Biasanya juga gitu...” kata Key dengan senyum yang merekah di bibirnya karena berhasil membuat LaLa kesal.


“Pesanan saya samain aja sama dia tapi ayam cabe ijonya cabenya tiga kali lipat ya... “ kata lala kepada pelayan


“Kok sama sih...” tanya Key.


“Biarin....” kata Lala sambil menjulurkan lidahnya ke Key yang terlihat agak kesal sedangkan Devan hanya senyum-senyum dan geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua wanita di depannya.


“Makanan kak Devan aku yang pesanin ya...” kata Lala


“Kakak mau makan apa” tanya Lala.


“Terserah kamu saja” jawab Devan.


“Kalu gitu Lala pesenin kakak nasi goreng telur sama pasta” kata Lala


“Minumanya es capucino” kata Key dengan cepat kepada pelayan


“Hei kenapa kau jadi yang pesankan minumannya” cetus Lala pada Key.


“Kan kamu sudah pesan makanan buak kak Devan jadi minuman aku yang pesankan biar adil” kata Key


Tak lama makanan yang mereka pesan pun datang dan merekan menikmati pesanan yang mereka pesan.


“ Aaaaa..... pedaaaas.....” kata Lala ketika


memcoba ayam cabe ijo yang dipasankan key untuknya


“Gitu doank kepedasan ngak seru” kata Key


“Apa kalian masi ada kelas setelah ini?” tanya Devan


“Tidak kak kami hanya satu kelas hari ini” jawab Lala


“Selesai makan kalian mau kemana?” tanya Devan.


“Key mau jalan-jalan dan kakak harus temani kami berdua” kata Key.


“Setuju aku juga mau jalan-jalan kan sudah lama kita bertiga ngak keluar bareng” kata Lala


“Ok kakak akan temani kalain kemanapun kalian pergi” kata Dev

__ADS_1


------


Selesai makan merekapu pergi ke mall dan dev haya menjdi bodigard mereka berdua yang mengikuti kemana mereka pergi. Selesai mereka belanja mereka pun pergi mencari makan karena hari pun sudah malam. Selesai makan dan Devan mengantarkan Key pulang dan Lala pulang sendiri dengan menggunakan mobilnya.


Mobil Devan pun sampai kedepan rumah key dan memarkirkan mobilnya. Key pun keluar dari mobil dan di ikuti devan yang juga keluar dari mobil dan membantu Key mengeluarkan belanjaan Key dari bagasi dan memeberikan belanjaannya kepada Key.


“Kakak mau masuk dulu” tawar Key.


“Ngak kakak langsung pulang saja” tolak Devan.


“Kalau gitu kaka hati-hati di jalan” kata Key.


“Masuklah” perintah Dev


“Iya da...” kata Key yang langsung


melangkahkan kakinya ke arah pintu rumah namun langkahnya terhenti oleh teriakan Dev.


“Key....” teriak Dev pun menghentikan langkah kakinya dan menoleh ke arah Dev


“Iya kak ... ada apa?” tanya Key dan Dev pun melangkah ke arah Key dan berhenti tepat di depan Key. Dev pun mengambil sesuatu dalam saku celananya dan mengeluarkan sebuah kalung nan indah dengan permata berwarna merah muda lalu memakaikan kalung tersebut di leher Key.


“Ini adalah hadiah pernikahanmu, maafkan kakak yang tak bisa hadir di pernikahan kamu waktu itu, dan selamat untukmu yang menempuh hidup yang baru” tutur Dev


“Wahhh... kalungnya indah” tutur Key yang memegangi kalung yang melingkar di lehernya


“Syukurlah kau menyukainya” kata Dev dengan tersenyum


“terima kasih kak” ucap Key yang berhamburan memeluk dev dengan erat


“sekarang kau bukan lagi adik kecilku kau sudah dewasa dan menjadi istri orang lain. Kakak berharap kau bahagia dengan pernikahanmu” tutur Dev dengan tulus


“Walau pun Key sudah menikah Key tetap menjdi adiknya kak Devan” tutur Key sambil melepskan pelukannya


“Iya...iya kamu tetep jadi adik kesayangan kakak” ucap Dev dan mengecup puncak kepala Key dengan sayang.


“Sudah sana masuk ini sudah larut malam” kata dev.


“Iya key masuk kakak hati-hati dijalan” pamit key


Key pun masuk ke dalam rumah sedang kan Dev masu kemobil dan melajukan mobilnya meningglkan tempat kediaman Key.


Tampa mereka sadari ada seseorang memperhatikan keduanya dari atas balkon kamar dengan raut wajah merah padam manahan amarah sambil menggenggam tanganya dengan kuat sampai jari tanganya terkepal sempurna dan kukunya memutih melihat Key dan Devan yang sangat akrab. Ya dia adalah Al yang memperharikan mereka berdua.


-----------------------------------------

__ADS_1


Jangan lupa kasi aku like dan komen beri masukan ya😉😉


__ADS_2