
Pagi hari di sebuah kamar yang bernuansa berwarna putih seorang wanita dibaluti selimut tebal berwarna putih masih memejamkan mata seakan menuggu datanganya seorang pengeran yang menciumnya agar terbangun dari tidurnya yang panjang.
Sesekali Key mengerjapkan matanya karena silau akibat sinar mata hari yang masuk melalui jendela kaca besar. Key engan untuk membuka matanya apa lagi hari libur kuliah seperti hari ini. Key yang mengeliat dan perlahan-lahan membuka matanya yang yang hitam dan terlihat membengkak akibat menangis dan susah tidur. Key yang membuka matanya dan melihat langit-lagit kamar yang berwarna putih itulah yang dilihat key setiap pagi yang selalu mengharap wajah suaminyalah yang iya lihat. Key mengalihkan pandangannya kearah nakas dan mengambil hp diatasnya lalu menghidupkanya dan melihat tanggal yang sudah berubah menjadi tanggal satu dan itu berarti bulan baru saja berganti.
Key kembali meraih sebuh bingkai foto yang terletak di atas nakas dan memperhatikan foto tersebut lalu tersenyum. Ya foto itu adalah foto pernikannya.
“Tak terasa sudah sebulan kau tak pulang dan meninggalkanku sendiri, apakah kau tak merindukan ku? Apa hanya aku yang selalu merindukan mu?” kata Key yang mengusap wajah suaminya di foto tersebut.
Key tetap memperhatikan wajah suaminya di foto tersebut dan tak terasa air matanya jatuh di pipi mulusnya. Sesekali ia mengusap air matanya yang jatuh di pipinya. Ntah mengapa ia sangat meindukan sosok suaminya.
Key manaruh kembali bingkai foto tersebut diatas nakas dan meraih hpnya mencoba untuk menghubungi Al tapi lagi-lagi Al tak menganggkat panggilannya seperti biasa Key hanya bisa menelan pahitnya kekecewaan.
Key mencoba megirim pesan kepada Al
“Al apa kau masih marah kepadaku?
Maafkan aku Al...
Aku sangat merindukanmu kumohon kembalilah.... aku benar- benar merindukanmu.”.
Itu lah isi pesan yang selau Key krim untuk Al. Setiap hari key mengirim pesan kepada Al namun tak pernah mendapat balasan. Key merebahkan tubuhnya kembali dan menghadap kearah jendela yang memancarkan sinarnya dan berharap dapat menghangatka suasanan hatinya yang begitu sedih.
Tok tok tok
Bunyi pintu kamar key di ketuk seorang orang pelayan
“Masuk” jawab key dengan suara lemah
“Nyonya sarapan anda sudah siap” kata pelayan tersebut
__ADS_1
“Aku tidak lapar” jawab Key dengan pelan
“Tapi Nyonya... nyonya belum makan dari kemarin kalau anda tidak makan nanti Nyonya akan sakit” kata pelayan yang membujuk Key untuk makan karena dari kemarin belum menyetuh makanan sedikitpun.
Key pun berbalik kearah pelayan tersebut dan beranjak duduk dan bersandar di sandaran kasur lalu mendonggakkan kepalanya melihat pelayan
“Apa Al ada menelfon lewat telfon rumah?” tanya Key dengan sedih dan dengan mata yang berkaca-kaca.
“Tidak nyonya tuan belum ada menelfon” jawab pelayan
Mendengar kata pelayan membuat Key semakin sedih
“Apa mungkin hanya aku yang merindukannya?” tanya Key pada pelayan lagi
“Tidak nyonya. mungin tuan juga merindukan nyonya, maka dari itu Nyonya harus makan jika Nyonya sakit tuan akan marah” kata pelayan yang mencoba membujuk Key supaya makan
“Tidak Nyonya Tuan sangat peduli kepada Nyonya mungkin tuan punya urusan yang penting makanya tuan belum bisa kembali” pelayan yang mencoba menenangkan Key supaya tidak berpikir yang tidak-tidak.
“Ya kamu benar mungkin dia memang mempunyai urusan penting makanya dia belum kembali dan aku tidak cukup penting untuk menjadi alasan dia untuk kembali bukan begitu?” tanya key sembari mengusap air matanya dan kembali merebahkan tubuhnya dan membelakangi pelayan dan menghadap arah jendela kaca dan kata-kata key membuat pelayang tersebut merasa bersalah mungkin kerena salah mengeluarkan kata-katanya.
“Pergilah. Jika aku lapar aku akan memanggilmu” kata Key yang mengusir pelayan agar meninggalkannya sendiri.
“Baiklah kalau begitu saya permisi” pamit pelayan
_________
Di halaman rumah ada sebuah mobil yang baru saja sampai dan berhenti tepat di depan rumah. Seorang laki-laki turun dari mobil tersebut dan melangkahkan kakinya masuk ke rumah. Di depan pintu para pelayan berbaris menyambut kedatangan Tuannya. Ya laki-laki itu adalah Al.
“Selamat datang Tuan” suara pelayan yang menyambut secara kompak
__ADS_1
Al yang terus masuk dan tidak memperdulikan para pelayan yang menyambutnya. Al terus berjalan ke arah Ruangan kerjanya dan mengambil sesuatu. Selesai dia keluar dan ingin beranjak pergi tapi salah satu dari pelayan menghentikan langkahnya
“Tuan Muda apakah anda tidak mau menemui Nyonya terlebih dahulu? Nyonya sedang tidak enak badan dan juga tidak mau makan Tuan” pelayan yang menghentikan langkah Al
Key yang di dalam kamar mendengar ada keramaian di luar kamar langsung bangun dari tudurnya dan turun dari kasur lalu keluar dari kamar. Key berjalan menuju tangga dan melihat kebawah ke arah Al yang saat itu berbalik melangkah pergi saat itu pula air mata Key tumpah kep pipi yang kini terlihat kurus.
“Al...” teriak Key dengan suara lemah tapi masih dapat di dengar Al dengan jelas
Al yang mendengar teriakan Key menghentikan langkahnya sejenak dan kemudian malanjutkan jalanya kembali untuk keluar dari rumah.
Key berlari menuruni tangga mengejar Al sambil berteriak “ Al kau mau pergi kemana?” tapi Al tetap tak memperdulikannya dan terus berjalan keluar rumah tampa melihat Key. Key yang terus mengejar Al sampai akhirnya dia meraih tangan Al
“Al tunggu kau mau pergi kemana ...” tanya Key
“Bukan urusanmu” jawab Al dengan nada emosi dan berteriak pada Key sambil menghempas kan tangan key yang tengah memegangnya hingga key terpental ke lantai akibat dorongan dari Al yang sangat kuat. Al melangkahkan kakinya keluar rumah tampa memperdulikaan Key.
Key yang jatuh terduduk dengan mata berckaca-kaca air mata yang seakan akan meronta ingin keluar dari pelupuk mata. Key yang memegang dada yang sakit bagai di usuk-tusuk jarum karena di perlakun seperti yang orang yang tak diinginkan.
Al yang terus berjalan menuju mobil yang di sambut oleh supirnya dengan di bukakan pintu mobil dengan segera Al masuk kedam mobil tersebut. Al yang di dalam mobil menoleh kearah Key yang masih duduk di lantai dengan tak peduli dan memerintahkan supirnya untuk jalan.
Key yang melihat mobil Al bergerak melaju langsung bangun untuk mengejar mobil Al dan berlari mengejar Al dengan berlari sekuat tenaga.
------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa kasi aku like ya....☺
Dan jangan lupa komen bagi yang suka dan yang ngak suka tetap harus komen juga....😉
bagi yang punya masukan buat aku jangan ragu buat nulis di kolom komen terimakasih buat yang sudah mampir.
__ADS_1