
Hari terus berganti key mulai bosan dan lelah denga keadaan yang sekarang, ini sudah hampir seminggu Al belum juga kembali dari perjalanan bisnisnya.
Setiap pagi pelayan harus membangunkan Key untuk pergi magang karena Key sesalu bangu siang dan Key sesalalu berpesan kepada salah satu pelayannya untuk membangunkannya.
Tok tok tok,,,,,
“Nyonya apa nyonya sudah bangun” kata pelayan dari luar.
Pelayang yang tidak mendengar balasan dari Key membuka pintu dan masuk melihat key yang masih memejamkan matanya dengan damai.
“Nyonya bangun.... hari sudah siang” pelayan menyentuh bahu Key supaya Key sadar dari tidurnya"
Key yang merasa ada yang menyentuhnya pun langsung membuka mata
“Emmm iya” Key beranjak bangun.
“Sarapan nyonya sudah siap” ucap pelayan dan beranjak ingin meninggalkan Key.
“Apa Al sudah kembali?” ucap yang menghentikan langkah pelayan.
“Tuan belum kembali” ucap pelayan yang menambah kekecewaan Key.
Pelayan melangkah pergi meninggalkan kamar key dan key beranjak kekamar mandi dengan langkah malas dan tak semangat. Setelah mandi dan berpakaian lengkap Key turun kebawah untuk sarapan dan selesai sarapan Key langsung beranggkat ke kantor.
-----------
Tak terasa jam pulangpun sudah tiba key yang membereskan semua yang ada dimejanya dan meraih hapi menberi kabar ke supinya agar tidak menjemputnya karena Key ingk pulang kerumah orang tuanya.
Krek... pintu ruangan Key terbuka.
“Key ayo pulang” ajak Lala dengan semangatnya.
“Iya ayo” ajak key yang berdiri dan ikut meninggalkan mejanya.
“La kamu antar aku pulang kerumah mamaku ya” ucap Key
“ oh ok” kata Lala
Diperjalanan key hanya memperhatikan hpnya denga sedih. Key selalu menunggu seseorang menghubunginya dan lagi-lagi key harus menelan kekecewaan. Semua kelakuan Key tidak luput darri perhatian LaLa.
“Key" kamu kenapa sih? Kamu ada masalah?” tanya lala yamh melihat kearah key
“ngak kok” ucap key yang kaget dengan pertanyaan lala
“ tapi kenapa kamu beberapa hari ini ngak semangat dan sering melamun mulu?” tanya lala
“ ngak apa-apa kok aku cuman rindu Al aja” ucap lala
__ADS_1
“kalo kamu rindu kenapa ngak telfon aja” ucap lala memmberi saran
“aku taku kalo nelfonnya nanti ganggu dia” ucap lal seih
“ kamu itu istrinya ya ngak nganggulah key” ucap lala
“iya nanti di rumah aja aku menelfonya” ucap lala
“udah sana turun itu udah nyampe” ucap lala
“ ya ampun gue ngak nyadar udah sampe” ucap lala
“mana mau nyadar lo ngelamun mulu” timpal lala
“ iya gue turun.... makasih udah mau ngantar gue” ucapa key
“ iiiih kayak dengan siapa aja dah gue balik dulu” ucap lala dan melajukan mobilnya meningglakan key
Key pun berjalan menuju pintu dan mengetuk pintu dan tak lama seseorang keluar dan membukankan pintu untuknya.
“ eh non key.... masuk non” ucap bibi mempersilahkan
“ mama mana bik” tanya lala yang mengawasi isi rumah yang terlihat sepi
“ oh nyonya ikut tuan ke luar kota untuk perjalanan bisnis” ucap bibi menerangkan
“dua hari lagi non” jawab bibi
“ bail aku ke atas dulu bik” ucap key
“iya non” bibi
“ oh iya bi kalo ada yang mengantarkan berkas tolong di antar keatas ya bik” ucap key
“ baik non” bibi
Key masuk kekamar dan membersihkan diri dikamar mandi dan keluar dengan memggunakan pakaian santai. Key yang merasa tidak enak badan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur untuk istirahat. Keu meraih hpnya di atas meja dan memperhatikan layar hp tampa adanya panggilan atau pun pesan masuk dan key pun memberanikan untuk menghubungi al.
Dreeeet dreeet... tak ada jawaban key memutuskan untuk tidur dengan membawa kekecewaannya.
Kini hari menunjukan jan 22:00 key yang kebablasan tidur sampai malam. Sedangkan di tempat lain Al baru keluar dari bandara menuju kerum. Sesampainya di rimah Al disambat beberapa pelayan yang mengucapkan kata selamat datang tapi tak di gubris oleh Al yang trus berjalam meniju kamarnya.
Sesampainya di depan kamar dan membuka pintu matanya pada kasur yang kosong. Al langsung menuju kekamar mandi namun tidak juga menemukan key. al yang tak menemukan key di kamar langsung turun ke bawah.
__ADS_1
“Pelayan....” teriak Al
“iya tuan ada yang saya bisa bantu” jawab pelayan yang menghampirinya dengan terburu-buru
“ dimana key?” tanya Al dengan tidak sabaran
“nyonya pulang kerumah orang tuanya” ucap pelayan
Mendengar jawaban pelayan Al langsung keluar meningalkanrumah dan mengendarai mobilnya dengan kecepan sedang.
Sesampainya di rumah mertunya Al memarkirkan mobilnya dan keluar lalu mengetuk pintu ruma mertuanya.
Tok tok ,,,, krekk bunyi pintu dikrtu dan di buka oleh seorang paruh baya
“ oh tuan muda silahkan masuk” ucap bibi mempesilahkan Al masuk
“ apa key ada disini bik?” tanya Al
“ iya tuan non key ada dikamarnya sedang tidur, non key tidur dari sore samapai sekarang belum bangau” ucap bibi
“ apa dia sakit?” tanya Al tanya Al dengan kawatir
“ sepertinya non key agak ngak enak badan soalnya saya bangunin buat makan malam tapi non ngak mau bangun dan bibi membiarkan dia tetap istirakahat karena non key kelihannya kelelahan” ucap bibi panjang lebar.
“ baiklah bi kalo gitu saya kekamar key dulu” ucap key dan melangkah pergi
Sedangkan dikamar key baru membuka matanya dan merasa haus key bangun dan mengambil air minum diatas meja dan meneguknya hingga habis dan meletakkan gelasnya kembali.
Saat key mau kembali tudur mata key terruju kearah sebuah amplom coklat di atas meja dan key bangki mengambil amplop itu dan membuka amplop dan mengeluarkan beberapa lembar kertas yang ada di amplop itu. Key duduk di tepi kasur membaca kata demi kata surat itu dengan teliti.
“ mungkin ini yang terbaik untuk kita aku pun sudah lelah menunggu kamu membalas perasaan ku, aku juga lelah merindukan orang yang belum tentu merindukan ku” batih key dan tampa sadar air matanya jatuh membasahi pipinya.
Key meraih pulpen di atas meja dan mau menandatangani surat tersebut. Sebelum pulpen menyentuh surat tersebur terdengar suara orang membuka pintu seketika itu pula mata mengarah pintu yang terbuka.
"Al.... " ucap key dengan mata yang sembab
Al berjalan mendekati key dan berdiri tepat di depan key duduk. key pun melihat Al dengan muka mengarah keatas.
-------------------------------------------------------------
Ini adalah novel pertamaku jadi aku benar-benar ngak punya pengalaman dalam manulis untuk itu mohon pengertiannya jika ceritanya masih simpang siur. Untuk itu jangan sungkan memberikan kritik dan saran buat aku.
Jangan lupa kasi aku like ya.....
Dan jangan lupa tinggali aku komen kalian.....
Terima kasih
__ADS_1