Istri CEO Yang Ingin Disayang

Istri CEO Yang Ingin Disayang
pBAB 16 Wanita Bar Bar


__ADS_3

Al yang keluar dari kamar mandi menggunakan baju santai melihat Key yang tidur membelakanginya. Al menghampiri Key yang sedang tidur memperhatikan wajah istrinya yang sembab akibat menangis. Dengan sayang Al membelai rambut Key yang panjang dan ikut merebahkan tubuhnya di samping istrinya.


Al yang yang hampir memejamkan matanya tiba-tiba hpnya berbunyi dengan cepat Al mengambil dan mengangkat hpnya.


“Hallo Ram...”


“Hallo Al... kau lagi di mana aku ke kantormu tapi kau tidak ada”


“Aku di rumah.... ada apa mencariku”


“Ada yang harus kaubicaran mengenai proyek yang beru kita kerjakan bisakah kau menemuiku sekarang?” tanya Rama


“Aku tidak bisa pergi menemuimu istriku sedang sakit aku tidak bisa meninggalkannya. Bagai mana jika kau saja yang pergi kerumah ku kita bicarakan disini” terang Al


“Baiklah aku akan kesana nanti” kata Rama


“ ok aku tunggu” Al memtuskan panggilanya dan melanjutkan tidurnya dan melingkarkan tangannya di pinggang memeluk Key.


---------


Ditempat lain Lala yang berbaring di Kamarnya selalu menggerutu tak jelas entah apa yang membuatnya begitu kesal.


“ Haiiissss dimana sih anak itu ngak ada masuk kuliah di telfon juga ngak aktif” gerutu Lala yang melihat hpnya yang sudah berkali-kali menelfon Key tapi tak aktif.


“Aaaaa... aku bosan ngak ada temen” teriak Lala yang prustasi


“Sudahlah aku kerumah key saja” putus Lala dan bangikit dari duduknya dan menggati pakaiannya dan mengambil hpnya dan memasukkan kedalam tasnya lalu kelur dari rumah dan masuk kemobilnya. tak butuh waktu lama mobil Lala sudah melesat jauh meninggalkan rumahnya.


Di tengah jalan lala mampir di salah satu mini market tang tidak jauh dari rumah Key. Lala memarkirkan mobilnya lalu masuk kemini market tersebut dan mengambil troli lalu mendorong ke arah tempat cemilan. Lala mengambil berbagai jenis cemilan untuknya dan Key sahabatnya.


Tak terasa troli lalau sudah banyak di penuhi barbagai macam cemilan. Lala yang merasa sudah cukup cemilan langsung ke tempat frizer ice kream untuk membeli ice kream kesukaan Key. setelah selesai Lala langsung kekasir untuk memebayar belanjaanya.


Lala yang beru keluar dari mini market langsung menuju mobilnya dan melanjutkan perjalannya ke rumah Key. tak lama lala pun sampai di rumah key sam memarkirkan mobilnya di depan rumah key. Lala pun keluar dari mobilnya dan mengambil dua kantong besar belanjaanya di bagasi mobinya. Saat Lala ingin melangkahkan kakinya ke arah rumah key tiba-tiba datang sebuah mobil mewah dan Lala mengira itu adalah mobil Al suaminya Key. mobil mewah tersebut parkir di sebelah mobilnya Lala. Seorang laki laki yang keluar dari mobil mewah dan Lala kaget melihatnya laki-laki itu bukanlah Al melainkan Rama laki-laki yang membuatnya kesal saat acara pernikahan Key sahabatnya.


Rama berjalan menuju rumah Al dan saat di depan Lala langkah kakinya terhenti dan memperhatikan Lala.


“Lo mgapain kesini?” tanya lala dengan nada tidak suka


“Lo ngapain juga ada di sini?” tanya Rama balik tampa menjawab pertanyaan Lala

__ADS_1


“Aku nanya kamu kenapa kamu naya balik” cetus lala dengan nada sinisnya


“Aku kesini bukan urasan kamu” tukas rama dan barjalam menuju pintu masuk


Lala yang mendengar perkataa rama merasa kesal dan mengikuti rama menuju pintu masuk. Rama yang ada di depan pintu langsung mengetuk pintu, tak lama seorang pelayan membukakan pintu untuk mereka.


“Ya... Tuan dan Nona mencari siapa?” tanya pelayan kepada rama dan Lala


"saya temannya Alvaro. Apakah Al nya ada?” tanya Rama


“Saya temannya Key” tutur Lala


“Ohh silahkan masuk” pelayan mempersilahkan Rama dan Lala mauk kedalam rumah.


“Silahkan duduk dan tunggu sebentar saya akan memanggilkan Tuan dan Nyonya” kata pelayan dan beranjak pergi kelantai dua di mana kamar Tuannya berada.


Pelayan yang sampai di depan kamar Al dan Key pun mengetuk pintu kamar.


Tok tok tok


“di luar ada tuan Rama dan Nona Lala di luar” kata pelayan di luar kamar


Al yang endengar suara pelayan pun bergegas bangun dengan perlahan agar tak membangunkan Key yang sedang tertidur. Al pun keluar kamar membuka pintu kamar menemui pelayan.


“ bilang padanya tunggulah sebentar, nanti aku akan turun” kata Al dan menutup kenbali pintu kamarnya dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka.


-------


Di ruang tamu Lala duduk bersebelahan dengan Rama. Lala yang meletakkan belanjanya di atas meja. Lala membongar isi kantong belanjaanya untuk mencari ice cream yang di belinya tadi.


“Hei apakah kau ingin pergi piknik memebeli banyak cemilan” tanya Rama pada lala yang melihat lala mengeluarkan satu persatu cemilannya


Lala yang mendengar perkataan Rama langsung melihat ke arahnya dengan tatapan sisnisnya


“Apa kau bicara denganku?” tanya Lala


“Bukan aku bicara dengan wanita bar-bar” jawab Rama yang sedikit kesal


“Hei apa kamu bilang” kata Lala dengan nada sedikit meninggi

__ADS_1


“Ya emang aku bilang apa tadi?” tanya balik Rama


“Dasar pria tua, pikun lagi” kata Lala yang melanjutkan membongkar kantong belanjaannya.


“Mbak,,,, tolong masukkan ini ke dalam kulkas” panggil lala pada salah satu pelayan untuk menyimpan ice cream yang di belinya tadi kedalam kulkas


“Baik nona” jawab pelayan dan membawa kotak ice kream ke dapur Lala pun memasukan lagi cemilannya semula ke dalam kantong belanjaannya.


Tak Lama Al pun turun kebawah menemui Rama


“Rama, udal lama kamu nunggu” kata Al yang baru saja sampai di ruang tamu.


“Ngak kok” ucap Rama


“Oh kamu temanya Key ya” tanya Al saat melihat Lala


“Apa aku bisa menemuinya” tanya Lala dengan hati-hati


“oh tentu kau bisa menemuinya di kamar karena dia sedang sakit” kata Al


“Ha Key sakit? Sakit apa dia?” tanya Lala dengan perasaan kuatir


“Dia deman sudah beberapa hari ini?” kata Al menjelaskan


“Baiklah aku akan menemuinya” kata lala sambil mengambil kantontong belanjaannya di atas meja membawanya dikamar setelah Al memberitahunya dimana kamar key berada.


Mata Rama tak henti memperhatikan Lala yang naik ke tangga menuju kamar Key.


“ehem,,, ehem,,, deheman Al berhasil mengalihkan perhatian Rama pada Lala. Rama yang mengdengar deheman Rama langsung melihat ke arah Al yang memperhatikannya dengan tersenyum.


“Kau tertarik padanya” tanya Al dengan senyum jahilnya melihat sahatnya itu


“Mana mungkin aku tertarik pada wanita bar-bar sepertinya” ucap Rama


“ ha ha ha ya ya tidak mungkin” ejek Rama


“ Sudahlah ada yang mau aku bahas” ucap rama yang mengetarakan tujuannya dan mereka pun membicarakan tengtang pekerjaan mereka.


------------------------------------------------------------------------------------

__ADS_1


Haiiiii...terimakasi yang sudah mampir di novel ku semoga kalian suka yang suka tolong beri aku likenya dan komen kalian yang ngak suka juga komen ya,,,, 😉😘


Terima kasih😘😘


__ADS_2