
Key yang masuk kerumah dan langsung menuju kamarnya. Key membuka pintu kamarnya dan masuk lalu meletakkan belanjaanya di atas sofa lalu langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri tampa dia sadari Al ada berdiri menghadap jendela besar diam tampa bersuara.
Setelah lima belas menit Key keluar dari kamar mandi dngan menggunakan baju mandinya. Key yang terlihat senang dan sambil bernyanyi dengan suara kecil meuju lamari pakaian dan membuka untuk mengambil baju tidur. Key yang belum sempat menggapai baju sudah di hentikan dengan suara seseorang .
“Begitu senangnyakah kamu yang sudah di antar pria lain” tanya Al.
Key yang terkejut mendengar kata Al langsung melihat ke arah Al yang membelakanginya.
“Al kau sudah pulang....” tanya key
Al yang berbalik melihat ke arah Key dengan mata yang di penuhi amarah yang seakan ingin meledak membuat Key ketakutan. Al yang bejalan ke arah key dengan mata yang tajam sekan siap untuk membunuh membuat Key melangkah mundur karena Al yang semakin mendekat. Saat langkah Key terhenti karena sudah menyentuh dinding membuat Key semakin takut.
“ K...kau mau apa?” tanya key dengan gugup
“Apa kau sekarang ingin berpura-pura bodoh” tanya Al dengan dinginnya dan mencengram pipi key dengan kuat sehingga Key mengiris kesakitan.
"Issttt... sa.. a..kit Al lepaskan” rintih Key
“sekang kau mulai menunjukkan siapa sebenarnya dirimu yang sesungguhnya. Wanita murahan yang gampang di peluk semua orang demi medapatka apa pun. Apa aku tidak cukup kaya untukmu hah” bentak Al
nada tinggi Key yang mendengar kata-kata Al seakan tersabar petir di siang hari bagai mana seorang suami yang merendahkan istrinya. Air mata key tak terbendung lagi dan mambasahi pipinya.
“Apa yang kau tangisi hah bukanya kau tadi begitu bahagia bersamanya” teriak Al
Key yang sudah tak tahan dengan semua ucapan Al langsung menepis tangan Al sehingg terlepas dari cengkraman Al
“Cukup kau merendahkan dan menghinaku Al. Dia adalah kakakku kenapa emang jika dia bersamaku apa salah” teriak Key
“ha ha ha kakak. Siapa yang percaya dengan ucapanmu” Al langsung meraih dagu Key dan mencengramya dengan kuat dan mendorongnya ke atas kasur dan Al menindih Key hingga tidak dapat bergerak lagi.
“Jangan mencoba untuk memebohongi ku Key” ucap Al dengan geramnya.
“Aku tidak berbohong dia kakakku dan hanya menemaniku belanja” Key.
“Belanja atu kau mencri kesenangan di luar hah” bentak Al.
__ADS_1
“Jika kau tidak mempercayaiku anggap saja aku benar-benar mencari kesenagan diluar sana” balas Key
“ Oooh jadi benar. Kau mencari kesenagan kalau begitu aku akan menyenangkanmu” kata Al dan seketika itu Al menunduk ingin mencium Key tapi denga cepat Key menghindar dengan memalingkan wajahnya. Al yang melihat Key menolaknya langsung berdiri dan turun dari kasur lalu keluar meninggalkan kamar dan menutup pintu dengan keras membuat para pelayan yang ada di bawah kagat. Al langsung keluar rumah dan masuk kemobil lalu melajukannya kejalan raya.
Di dalam kamar Key yang masih berbaring dikamar dan menangis mengingat kata-kata al yang merendahkanya sebagai wanita murahan dan tidak mempercayainya. Key terus menangis dan meringguk di atas kasur dan tertidur.
---------
Tengah malam Key tersadar dan melihat sekelilinganya tidak mendapati Al ada disana, key sudah terbiasa ada di dekat Al saat tidur dan kini lagi dan lagi Key merasa kehilangan. Key kembali mengingat kejadian yang baru saja terjadi dan lagi-lagi key tidak dapat menahan air matanya yang akan keluar dari pelupuk mata. Key terus menagis hingga tertidur lagi.
-----------
Pagi hari matahari menembus jendela kaca menerpa Key yang meringguk seperti bayi di dalam kandungan menyilaukan mata Key. dengan berat Key mencoba membuka matanya dan turun dari tempat tidur dan kelantai bawah. Di bawah Key di sambut oleh para pelayan.
“Nyonya sarapan anda sudah siap” kata salah satu pelayan
“Apa Al ada bi?” tanya key yang tak mengubris perkataan pelayan
“Tuan dari malam tadi belum kembali sampai sekarang Nyonya” tutur pelayan menerangkan
Key yang mendengar pernyataan para pelayannya ekspresinya langsung berubah menjadi sedih dan memeutuskan untuk kembali kekamarnya. Di kamar key langsung masuk kekamar mandi lalu membersihkan diri dan bersiap untuk pergi kuliah.
“Nyonya, Nyonya harus makan sebelum pergi” kata salah satu pelayan.
“Saya tidah lapar” kata Key.
“Tapi nyonya tidak bisa pergi sebelum selesai sarapan” pelayan
“Aku bilang tidak mau ya tidak mau” teriak Key yang terbawa emosi karena selalu dipaksa untuk sarapan.
“Tapi nyoynya, Tuan tidak mengizinkan Nyonya keluar jika Nyonya belum sarapan” pelayan
“apa pedulinya dia” terial Key yang melangkah kan kakinya keluar rumah. Di depan pintu utama saat Key mau keluar terlihat ada beberapa orang lelaki yang membawa begitu banyak belanjaan. Saat tepat di depan Key laki-laki tersebut berhenti.
“Nyonya ini mau diletakkan dimana?” tanya salah satu lelaki tersebut
“Memangnya apa itu?” tanya key penasaran
“ini adalah baju,sepatu alat make up dan perhiasan yang dikirim Tuan Muda untuk anda” kata lelaki tersebut tak lain adalah orang suruhan Al.
__ADS_1
Key terkejut dengan apa yang dikatakan oleh orang suruhan Al. Key tak percaya ternyata Al memeperlakukannya seperti wanita matre yang tergila-gila dengan barang mewah. Seketika itu matanya berkaca-kaca Key benar-benar tak menyangka suaminya yang menganggap rendah dirinya. Tapi Key berusaha bersikap biasa dan berusaha menahan air matanya agar tidak menagis. Key sangat terluka dengan semua perlakuan Al.
“Apa begitu randahnya kah aku di matamu sehingga aku kau perlakukan seperti ini” batih key
“Byonya barang ini mau disimpan dimana” tanya leleki itu membuyarkan lamunan Key
“Simpan semua di dalam kamarku nanti suruh pelayan yang yang menatanya” kata Key dan langsung melangkah keluar menuju mobil lalu masuk kedalam mobil untuk pergi ke kampus.
Sesampainya di kampus Key turun dari mobil dan pergi menuju kelasnya dan Lala sudah ada di sana. Key yang baru sampai sudah di panggil Lala.
“Key sini....” terika lala sambil melambaikan tangannya ke arah Key
“ya ya....” kata Key
“kenapa mukamu murung gitu jelek tau” canda Lala
Mendengar kata Lala membuat Key menrik nafas panjang an menghebuskanya dengan kasar.
“ Tidak apa-apa aku hanya bad mood saja” Key
“Yakinnnn.... kalau ada masalah aku siap mendengarkan ceritamu” tawar Lala
“ tidak aku baik-baik saja” tutur Key
Mendengar kata Key membuat Lala menyipitkan matanya mencurigai Key yang bertingkah tidak seprti biasanya
“ Kenapa kau melihat ku seperti itu?” tanya Key
“Sepetrinya kau menyembunyikan sesuatu dari ku” tutur Lala
“Kau tidak percaya ya sudah tu sudah ada dosen” kata Key
Dosen pun masuk kekelas dan memulai mata pelajaran.
----------------------------------------------------------------------
Jangan lupa beri aku like ya 😊
dan tangan lupa komen juga😊.
__ADS_1