
pagi nya aku segera mencuci baju dan mandi sebelum anakku bangun dan berdandan hanya sekedar memakai bedak dan lipstik setelah selesai baru lah anak ku pun ikut bangun ku beri kan dia susu coklat kesukaan nya baru setelah itu ku mandikan dan ku dandani ku kepang rambutnya,dan karena dia melihatku pakai lipstik dia pun meminta ku untuk memberi lipstik untuk nya akhirnya kupakai kan dia liptine yang beraroma buah dan manis jika termakan in sya Allah aman!
ku memasak yang simple aja membuat nasi goreng toping sosis dan naget yang di potong-potong dan telur yang di ceplok! kami sarapan bersama sambil pamitan sama anak pertama ku siapa tahu aku berangkat sebelum dia datang sekolah!
"Raisa mamah mau kerja dan karena terikat kontrak mamah ga bisa pulang untuk sebulan pertama jadi nanti jangan nakal yah sama Ema dan Abah,masalah uang jajan nanti mamah titip ke ayah" kata ku
"mamah mau kerja dimana Raina di bawa gak" tanya nya
"di Cirebon Raina gak di bawalah kan nama nya juga kerja mana boleh bawa anak" kataku
"tapi tetap di sini kan yah atau nanti Raina di bawa kerumah Ema dan aki?" tanya nya pada ayah sambung nya
"yah kalau anteng di sini ya di sini kalau nakal ya di bawa kemana biar ada teman main nya sama anak bibi!" jawab ayah nya
"hhhmmm kasihan mamah jangan lama-lama Raina masih kecil kecil,kalau aku sih udah biasa di tinggalkan" ucapnya seakan menyindirku
"mamah sudah pesan kan hp nanti jam 08.00 akan diantar ke sini kamu 1 Raina 1" ucapku yang di sambut dengan bahagia
"asyiiiik hp apa mah?" tanya nya
"hp v*v*" jawab ku
"yeeeey hp baru yang ini sudah rusak mah kemarin aja tiba-tiba mati lagi ujian online" untung ngerjain nya bareng-bareng jadi pas mati nebeng aja sama teman" cerita nya
"iya nanti mamah langsung cas ya tapi ingat jangan dulu di cabut sebelum penuh yah!
"kalau jam 08.00 mah pas aku pulang sekolah sudah penuh lah kan pulangnya jam 13.00" katanya mulai menghitung
"ayah gak di beliin" tanya Rendi
"berdua aja sama Raina kan biasa nya juga gitu!!" jawabku
ga apa-apa lah nanti aku beli sendiri" jawab nya sambil marah dan mulai diam seperti biasanya
ya ampuuuun suami ku gak pernah berubah semua sifat cewek ada di dia! sampai-sampai saat hamil jika aku lihat dia yang lagi marah selalu ku usap perut sambil bilang "amit-amit jabang bayi" dengan harapan semoga tidak nurun ke anakku
Dan itu sampai sekarangpun seperti itu jadi kebiasaan kalau aku liha dia marah aku selalu bilang amit-amit jabang bayi sambil mengelus perut!
jijik aku lihat nya dulu juga saat Abah mau belikan hp yang sekarang rusak buat anakku dia pun marah lebih tepat nya IRI melihat itu!
siapa suruh udah punya hp malah di jual dengan alasan benerin motor padahal motornya tetap aja bobrok!! kalau benar di service pasti benar lah gak mungkin mogok terus,dia juga pernah minta di bayarin pas dia pesan online sperpart yang sepaket seharga 400 rb an tapi setelah datang dia gak pake tuh karena katanya salah yang rusak bagian depan yang datang bagian belakang!!!
"kan aku sudah bilang bawa saja dulu ke bengkel di cek apa saja yang harus di ganti nanti kalau sudah pasti apa yang harus di ganti baru beli" kataku
"Ya lama lah kan kalo sudah ada mah tinggal pasangin aja da udah pasti yang ini bagian yang harus di ganti aku tau" Solot nya
"kalau ga mau bayarin ya sudah ga apa-apa aku juga bisa kerja sendiri tapi ga akan kasih kamu uang dulu" katanya
__ADS_1
padahal kemarin-kemarin juga uang jajan anakku dari hasil jualan baju,itupun yang aku beli pakai payletter!
hhhmmm sebenarnya aku sudah muak dengan sikap nya dugaan ku semakin kuat dia nikah sama aku karena aku kerja dan selama ini dia nyuruh aku kerja lagi tapi karena kesehatan ku menurun aku ga bisa bertahan lama sekarang asma ku sering kambuh bahkan setiap malam minum obat sesak dan hampir setiap bulan bahkan setiap Minggu aku di nebu sejak aku nikah sama dia asma ku seperti tak pernah sembuh-sembuh sampai-sampai aku beli mesin nebu agar gak bolak balik rumah sakit!!!
anakku pun pergi sekolah
jam 08.06 via datang membawa kaan hp yang ku pesan
"teh aku bantu pengaturan email nya yah ini kartunya ada kuotanya ga teh" tanya via
"ada WiFi ko" kata ku
"ouh iya, lupa ini teh masukin password nya" katanya sambi menyerah kan hp nya
ku ambil hp nya dan ku hubungkan ke WiFi di rumah ku
"nanti yang ini untuk Raina dan yang ini untuk Raisa!"sambil ku tunjukan hp yang warna biru untuk Raisa dan warna hitam untuk Raina!
"oh ok teh"jawab nya
aku pergi ke dapur untuk membuatkan via kopi setelah itu aku menghampiri orang tua ku yang saat itu sedang nonton tv Abah sedang libur rupanya!
"mah,pa Sinta mau pamit mau kerja di Cirebon di rumahan dan gak bisa pulang dalam waktu sebulan pertama aku titip Raina dan Raisa yah, kalau uang jajan dan uang makan nya nanti aku kasih" kata ku berpamitan
"kerja apa,mending jualan saja di rumah jangan jauh-jauh" kata bapa
"nanti siang Sinta di jemput sama teman yang memberi pekerjaan, sambil nanti dia ngasih uang jajan buat anak-anak" ucap ku lagi
"ya sudah kalau memang sudah pasti berangkat yang penting hati-hati di sana jaga kesehatan jauh dari rumah harus lebih hati-hati,mesinnya di bawa biar ga repot kalau kambuh,obat nya jangan sampai kosong" kata bapak ku yang terlihat lebih khawatir di banding mamah yang tak banyak bicara hanya sekedar mengiya iya kan dan mengulang perkataan bapa!
setelah itu ku kembali ke depan menghampiri via
"ini teh yang ini sudah selesai tinggal di cass aja dulu" katanya sambil memberikan hp yang biru
langsung saja ku cass
"teteh mau kerja di mana,maaf tadi suara teteh terdengar ke sini," tanya via
"di Cirebon" kataku
padahal kerjanya di jati wangi tapi jika ku bilang di sana pasti aku di suruh PP
"Kerja apa teh aku ikut dong,kerja seles gajinya kecil"ucap via
"tapi kalau dapat target dapat bonus kan?" kata ku
"iya sih tapi kadang suka ingin mencoba yang baru teh" jelas nya lagi
__ADS_1
"bisa di bilang jadi tour guide sih soalnya aku nganterin turis jalan-jalan" jelas ku
aaahhhh males juga kalau jelasin pekerjaan ku yang sebenarnya konyol jadi mantu boongan,jadi istri boongan "Ya Allah ampuni dosa ku membohongi semuanya akan pekerjaan ku ini" bathinku
setelah selesai juga yang satunya via pun pamit mau ke counter lagi!
"teh sudah selesai nih" kata nya
"ouh iya jadi berapa yah?" tanyaku
"18×2+6\=42 jadi 4 juta 200 rb sama angsuran hp yang mau di lunasin teh" jawab via
"oh iya ini uang nya" kata ku sambil ku sodorkan uang nya
"makasih teh pamit ya" pamit nya
"iya makasih yah dan hati-hati di jalannya" kata ku dan ku lambaikan tangan pada via
ku cas hp nya si tempat yang sama dengan yang satunya!
setelah itu Rendi mengajakku untuk pamitan juga ke orang tuanya dan nitipin anakku akhirnya kita pun berangkat menuju rumah mertua rumah nya sudah reot kalau aku punya uang rasanya ingin ku rehab dan aku tinggal di sana sebenarnya lebih damai tinggal di sana kalau di banding dengan rumah mamah yang riweh sama bank keliling!
"Mak aku mau pamit kerja dalam sebulan ini gak bisa pulang aku titip raina kalau Raina anteng di sana ya biar dia di sana tapi kalau betah di sini biar saja di sini dulu, masalah uang jajan nanti di titip ke ayah nya" kata ku
"kalau Raina di sini Ema minta saja uang jajan nya sama ayah nya jangan segan maa" sambungku karna biasa nya Rendi kalau nitipin anak cuma nitip anaknya doang uang jajan nya gak pernah di kasih malah di pake sendiri sedangkan anak nya jajan ngandelin dari Ema dan aki nya!!
"nanti juga di kasih ga percayaan banget sama aku mentang-mentang aku belum naik haji" katanya marah-marah
"kan emang biasanya ga di kasih uang jajan nya cuma nitipin anak aja bisanya" kata ku
"ga apa-apa kalau ada mah di aki bakal di kasih yang penting aki na sehat bisa kerja,ada pemasukan" kata aku nya karena ga mau kita ributin masalah jajan nya!
mertua ku memang sayang banget sama anakku cucu tersayang nya apapun yang di minta pasti di beliin asal jangan yang mahal-mahal
jam 10.00
"teh Sinta di mana? bisa sharelok ga? aku mau otw jemput nih"
"di rumah mertua" jawab ku dan ku share lokasi ku
jam 11.00 tibalah mobil hitam di depan rumah mertuaku mobil yang menjemput ku suruhan intan
"maaf telat teh aku ngambil dulu mobil ini" kata intan yang berjalan dari belakang mobil hitam ternyata dia bawa 2 mobil
"kamu bawa 2 mobil Tan" tanya ku bingung
"iya sengaja,mas Adrian dan aku nanti ada urusan di Jakarta jadi mau langsung berangkat,teteh langsung ke rumah kontrakan yang kemarin saja yah" jawab intan
__ADS_1
*bersambung**