
ku ambil hp dan ku telpon Adrian masih tak aktif,lalu ku telpon nomer nya intan aktif ternyata tapi telpon tak di angkat-angkat ku coba terus telpon sampai 5 kali namun tetap tak ada jawaban. karena tak ada jawaban aku alih kan ke chat:
" intan sebenarnya di mana Adrian?"
"apa benar dulu juga pernah seperti ini,menghilang tanpa jejak?"
"dan katanya Adrian menghilang karena kamu sembunyikan"
"mami akan melaporkan kamu ke polisi jika sampai malam nanti tak ada kabar dari Adrian!"
chat aku kirim spam biar dia cepat membacanya dan tak lama ddddrrrttttt hp ku berbunyi ternyata intan nelpon
"ssssttt" ku kasih kode pada Bagja agar tak bersuara
"hallo Tan kamu dimana sebenarnya Tan?"percakapan aku loudspeaker dan aku rekam
"di rumah ku Adrian ada di rumah ku jangan khawatir dia suami ku tak mungkin aku jahat padanya,aku hanya menutup akses komunikasi ke keluarga nya itu saja" kata intan
"tapi ini sudah 3 hari dia menghilang ga ada kabar dan mami papi ada di sini bukan di luar negri tak ada alasan sinyal jelek,mami bilang jika malam ini tak ada kabar dari Adrian dia akan melaporkan kamu ke polisi, karena mami yg tau nya aku istri nya Adrian dan kamu hanya asisten nya dan inipun kamu yang merencanakan jangan salahkan aku jika mami menyuruh orang untuk mencari keberadaan Adrian atau bahkan sampai melaporkan kamu ke polisi" kata ku
"biarkan saja kalau semua nya terbongkar bukan cuma aku yang di penjara tapi kamu dan semua yang tahu dengan istri boongan ini juga akan di penjara" jawab nya santai
"jangan gila kamu Tan aku mana mungkin di tahan aku hanya menjalankan challenge mu dan aku punya bukti-bukti kontrak nya dan aku juga tidak tahu menahu dengan masa lalu mu yang pernah menyembunyikan Adrian" kata ku
"apa hubungannya dengan masa lalu b*d*h" jawab intan
"astaga intan kamu belum ngerti juga dulu saat kamu menutup akses komunikasi nya Adrian dan orang tua nya, mereka menyangka Oh mungkin adrian sibuk
Oh mungkin sinyal di sana jelek
dan mereka sedang di luar negri tak mungkin pulang hanya untuk memastikan kabar Adrian sementara sekarang mereka ada di sini intan dengan kasus yang dulu mereka berpikir pasti kamu yang melakukan ini lagi,di tambah mami tahu yang ngechat minta uang 200 juta ke mami itu kamu bukan aku!
kamu akan kena pasal pemerasan juga Tan!
akan gawat kalau kamu di laporkan ke polisi!
" kamu juga akan aku sered walau kamu cuma jalankan challenge ku tapi bagaimana pun juga kamu tetap menipu" jawab intan
" iya ok walaupun aku ikut di penjara setidak nya hanya satu pasal yang akan di kena kan pada ku hanya penipuan! itu saja lagi pula kalau aku mau aku tinggal ngomong ke mami Yaang sebenarnya terjadi dan minta maaf aku yakin mami akan memaafkan ku! sedangkan kamu udah mah mami tuh ga suka sama kamu sekarang di tambah penipuan,pemerasan,pemalsuan surat nikah berat tahu intan,aku kasihan sama kamu!" kata ku
" kamu benar sin,nanti sore mas Adrian akan nelpon mami" jawab nya
"nah gitu dong Tan,kamu harus nya baik-baikin mami kalau kamu mau di terima sebagai menantunya bukan seperti ini,ok!" kataku
"iya nanti akan ku suruh mas Adrian telpon mami" jawab nya
" ya sudah kalau begitu udah dulu yah bye" kata ku dan menutup telpon nya dan ku matikan rekamannya juga
" tak ku sangka segampang itu menakuti intan sampai bilang pasal-pasal yang sebenarnya aku pun gak ngerti!" kata ku ke Bagja
" iya ampuuun kamu pintar banget sih sintaa, kadang kita juga perlu sok pintar agar tidak di injak-injak" kata Bagja
"tapi memang benar ada kan pasal-pasal yang aku sebutkan tadi" tanyaku ke Bagja
__ADS_1
"ada kok semua nya benar" jawab Bagja
"kalau untuk yang selingkuh ada pasal nya juga sih" tanyaku
" apaan sih kamu sin ko malah membahas perselingkuhan sekarang tuh yang penting Adrian akan di keluarkan dari tempat persembunyian yang di sediakan intan untuk nya,aku hanya membantu mu bukan selingkuh!" jawab Bagja
"ya ampuuun dia tersinggung dengan kata selingkuh pada hal aku bertanya ingin tau kalau suami ku selingkuh lagi akan aku laporkan juga" kata hati ku
Aku hanya bisa tertawa melihat ekspresi Bagja yang salah tingkah!!
"kamu kenapa sih ja siapa juga yang bilang kita selingkuh?" kata ku sambil tertawa
"iya gimana pun kamu punya suami dan aku punya calon istri bisa saja di bilang selingkuh karena kita berduaan seperti ini bagi mereka yang tak tahu apa yang kita kerjakan mereka bisa menilai kita selingkuh!"
"oh gitu,berarti apa yang kita lihat belum tentu seperti yang kita pikirkan gitu?"
"iyaaap" kata Bagja mengacungkan jempol nya
" aku antar kamu pulang yah nanti kalau intan ingkar janji malam ini Adrian tak menghubungi mami kamu kabarin aku lagi yah,siapa tahu mau melanjutkan pencarian nya" kata Bagja
" iya kita pulang saja dulu nunggu Adrian menghubungi mami,jika tidak nanti kita atur siasat lagi!" kata ku
"ok,!" jawab Bagja
Bagja pun mengantar kan aku pulang
"makasih ya ja,mampir dulu yuk" ajak ku basa basi
"ok deh hati-hati yah" kata ku dan melambaikan tangan Bagja pun pergi
sendi yang mmbuka pintu pagar!
"kamu lagi apa sen di luar? tanya ku
" nunggu kamu lah" jawabnya
"gimana ada hasil nya mencari Adrian" tanya nya
" nanti Adrian nelpon dia ada sama intan" jawab ku
"intan seperti orang g*la yah rencana-rencana nya aneh-aneh!" kata sendi
" saking banyak duit atau saking kurang duit kali ya, banyak duit jadi di hambur-hamburin kurang duit jadi menipu sana sini, hmmmm terlalu pintar dan terlalu berani" kata ku
kami pun masuk ke rumah mencari mami dan ku sampai kan keadaan Adrian tak apa-apa
"mi,tadi aku bicara sama intan katanya dia akan suruh mas Adrian telpon mami nanti malam sekarang dia masih sibuk" jawab ku sedikit berbohong
"Alhamdulillah jadi benar intan yang melakukan ini??" kata mami
"ntah lah mi,aku tak mengerti dengan semua ini yang penting mas Adrian tak apa-apa" jawab ku
"kok kamu bicara seperti Sinta,ada apa sebenarnya" tanya mami
__ADS_1
"sebenarnya kenapa mami tak merestui mereka?" tanya ku
" Sinta kamu lihat sekarang intan bukan siapa-siapa saja dia berani bersikap seperti itu dia ingin menguasai Adrian sepenuhnya padahal mami hanya ingin waktu untuk bersama dengan nya tak akan meminta uangnya" jawab mami menangis
" mungkin mas Adrian hanya cinta sama intan maka nya dia nurut sama intan dari pada memaksa kan mending restui saja mereka mi,mami bilang ke intan apa yang mami inginkan jadi tak perlu ada yang tersakiti" jawab ku
"mami minta maaf Sinta semua karena mami kamu jadi tersakiti kamu istri nya tak pernah Adrian anggap! kata mami
" bukan aku mi yang tersakiti tapi mas Adrian di pasti dilema jika harus memilih salah satu yang dia cintai antara orang tua dan kekasih hati nya!" jawab ku
"trus mami harus bagaimana?" tanya mami
"tanyakan itu pada mas Adrian jika dia menghubungi mami malam ini" jawab ku
"aku ke kamar dulu yah mi mau mandi" kata ku dan berlalu ke kamar!
mami terdiam nampak rasa salah di raut wajah nya!
tak lama berselang hp mami pun berdering ternyata panggilan dari Adrian
"hallo nak kamu di mana,gimana keadaan mu?" tanya mami
"aku baik-baik saja mi,bagai mana jalan-jalan nya mami sama Sinta menyenangkan gak mih?" tanya Adrian
" mami akan sangat senang jika ada kamu di sini nak,mami jauh-jauh ke sini ingin berlibur bersama kamu dan istri mu bahkan mami menginginkan cucu sayang" kata mami
"Adrian pun menangis,maaf kan aku mi
maafkan aku yang terlalu lemah" jawab nya
"lemah kenapa,apa maksud mu nak?" tanya mami
"tak apa-apa mih aku akan pulang nanti larut malam suruh sendi untuk menjemput ku" jawab nya
"dimana sendi harus menjemput mu"tanya mami nanti aku sendiri yang share location ke sendi kata Adrian dan memutus sambungan telpon nya!
"sendi,,sendi,,"suara mami bergema dalam keheningan aku yang baru selesai mandi pun keluar dari kamar,si mbok yang baru selesai shalat pun segera lari menghampiri walau pun bukan namanya yang di panggil namun tak biasa nya mami berteriak seperti itu kami semua pun jadi kaget
sendi pun berlari dari kamarnya
"ada apa mih" tanya sendi
"hp kamu stand bay,kamu juga siap-siap nanti Adrian akan share location ke kamu dan kamu jemput dia!"
"teh Sinta boleh ikut dengan ku gak mih,soal nya saya tak mengerti cara pakai share location itu gimana" jawab sendi
sebaik nya jangan nanti intan tau bahaya itu" jawab mami
"ga usah khawatir mih aku bisa sembunyi di kursi bagian belakang agar tak terlihat atau kalau perlu nanti aku pakai topi dan jaket agar tak di kenali" jawab ku
"baik lah" kalian hati-hati,mami yakin ada sesuatu yang di sembunyikan" jawab mami
***bersambung**
__ADS_1