
aku segera keluar dari kamar menuju ruang makan
"bagaimana sin,Adrian baik-baik saja kan" tanya mami cemas
"mas Adrian kecapean mih tadi aku ke sana dia ketiduran aku bangunin sekarang baru selesai mandi" kata ku
"kalau memang sedang tidur harus nya tadi kamu biarkan saja ga usah di bangunin" kata mami
"tadi kan mas Adrian bilang mau ke pesta temannya kasihan kalau sampai ga datang nanti teman nya marah mih" jawab ku
"intan mana" tanya ku melihat sekeliling tak ku lihat intan
"lagi numpang mandi tuh di sana katanya nanti mau berangkat ke pesta" jawab mami
"hallo mih,maaf yah tadi aku kecapean dan pusing ada masalah di kantor jadi tak bisa kontrol emosi" kata Adrian
"i'm so sorry papi!" katanya
"no problem! jawab papi nya
"mami kasihan lihat Sinta saat kamu bentak seperti tadi itu ga baik sayang,ga boleh di ulangi lagi yah,mau bagaimana pun Sinta istri kamu,jadi kamu harus hormati dan sayangi dia yah nak" kata mami menasehati Adrian
"iya mih aku janji ga akan ngulangin lagi, maaf yah sayang untung nya sih kamu orang nya pengertian jadi aku ga larut dalam emosi" kata Adrian memeluk dan mencium pipi ku
dia lihat sekeliling Tak ada intan
"Intan mana" tanya nya
"dia sedang mandi" jawab mami
"sayang aku mau makan tapi suapin yah lagi males nih" rengek Adrian pada ku
aku ambilkan nasi dan lauk pauk nya lalu ku suapin Adrian raut wajah mami dan papi pun berubah bahagia tak seperti tadi yang sedih,cemas dan merasa bersalah! beberapa kali Adrian mencium pipi ku seperti mengambil kesempatan dalam kesempitan mumpung intan tak ada dan aku pun tak mungkin melarangnya karena di depan mami dan papi yang kata nya ingin melihat anak nya mesra dan bahagia!
"sayang nanti lingerie yang warna merah di kamar di pakai yah nanti malam aku akan pulang setelah pestanya selesai biar nanti pagi-pagi baru aku pergi ke bandungnya" kata Adrian sengaja depan mami nya agar aku mau pake nantinya
__ADS_1
"apaan sih mas jangan di depan mami dong nanti aja di kamar buat berduaan" kataku malu-malu
mami dan papi senyum semakin lebar seperti nya mereka berpikir kami habis mesra-mesraan di kamar tadi!!!
"ya ampuuun kalau ingat kejadian tadi aku malu stengah mati aku sendiri tak tahu apa yang ku lakukan tadi yah?? ya ampuuun kenapa Adrian jadi begini mesra sama aku??" hatiku terus berkata-kata
setelah intan selesai mandi dan berganti pakaian Adrian pun selesai makan karena hanya sedikit makan nya!
"intan nanti kamu dandan di mobil saja yah saya takut kita terlambat" kata Adrian pada intan
"baik pak" jawab intan
mereka pun pergi
" kamu tunggu di mobil yah mulai dandan di sana" kata adrian
intan pun langsung menuju mobil, Adrian pun pamit salam pada mami papi nya dan sama aku juga dan ga lupa dia cium pipi ku kanan kiri dan berbisik nanti baju nya ganti yah membuat mami sama papi tersenyum lagi!
aku hanya terdiam dan tersenyum malu!
jam 22.00 mami dan papi belum tidur seperti nya lagi nungguin Adrian sementara si mbok sudah tidur dari tadi begitu pun dengan sendi dia sudah masuk kamar dari tadi sore!
saat terdengar suara mobil Adrian mami dan papi langsung menuju pintu dan bergegas membuka kan pintu gerbang,Adrian pun masuk di ikuti papi yang sudah mengunci gerbang!
"mami papi kok belum tidur sih"
tanya Adrian
"sengaja nungguin kamu karena si mbok dan sendi sudah tidur mami khawatir nanti kalau kamu pulang tak ada yang membuka kan pintu gerbang" jawab mami
" kan ada Sinta aku yakin kok Sinta belum tidur" jawab Adrian percakapan mereka terdengar sampai kamar karena mereka berbincang di depan pintu kamar ku!
"entahlah sudah tidur atau belum tapi dari tadi sudah masuk kamar" jawab mami
"ya sudah sekarang kamu tidur yah istirahat besok kamu kerja lagi kan" kata Mami
__ADS_1
" iya mih,mami papi juga tidur yah besok jalan-jalan minta temenin sama Sinta saja yah" jawab Adrian dan lalu masuk kamar
"aku yakin kamu belum tidur sin, kenapa kamu ga pakai lingerie nya?" Adrian berbicara sendiri
Aku pura-pura tidur
Adrian membuka sepatu,jasa,kemeja,dan celana panjang nya hingga hanya memakai celana boxer saja kemudian dia pergi ke kamar mandi yang ada di kamar kita!
dan kembali mendekati ku
"masih mau pura-pura tidur yah" kata Adrian wajah nya di dekat kan ke wajah ku hingga saat aku hendak mengintip ku buka sedikit mataku
"astagfirullah" aku kaget melihat wajah nya yang begitu dekat dengan wajahku
dia pun tersenyum
"ah kamu mas bikin kaget saja" ucapku pelan seakan baru bangun
"kenapa lingerie nya ga di pakai" tanya nya
"aku malu ah ga biasa pakai begituan" jawabku
"iya sudah ga apa-apa tanpa lingerie pun tetap bisa kok" katanya sambil tersenyum
"maksud kamu apa mas,ingat kita cuma pura-pura" kata ku mengingatkan
"ini salah,ini ga boleh" kata hatiku
"mas aku cape ,ngantuk juga aku mau tidur nih! besok mau ngajak mami jalan-jalan" kata ku
"iya tak apa aku ngerti"jawab nya
"oh iya nanti besok kalau mami mau belanja kamu pakai kartu ini untuk belanja yah pin nya triple3triple4" kata Adrian tersenyum dan kemudian membalikan tubuh nya! kami pun berusaha tidur membelakangi namun rasa nya gimana gitu ada yang aneh hingga akhirnya kita saling balik badan hingga bertatapan Adrian tertawa sudah lah kalau cuma peluk ga apa-apa kan di buang nya guling yang menghalangi dan dia memelukku lalu tertidur!
secepat itu dia tertidur tapi tidak dengan ku bagaimana mungkin bisa tidur dengan posisi ini,apa tidak bahaya,tapi kalau di rasakan sambil pejamkan mata rasanya nyaman tidur dalam pelukan nya! dan akhirnya aku pun tertidur di pelukkan nya!!!
__ADS_1
"Aku gak boleh bawa perasaan ini hanya sementara dia berubah baik hanya karena orang tua nya saja gak mungkin dia suka beneran sama kamu Sinta, lagi pula kamu sudah punya suami dan anak" batin ku
*bersambung***