Istri Kriteria Mami

Istri Kriteria Mami
kerja sama bareng bagja


__ADS_3

"kurasa cukup untuk hari ini,kita akan lanjutkan besok untuk jalan- jalan di sini" ucap Bagja


"iya besok cari tempat rekreasi yang bisa kita liput lagi lumayan lah,bisa sambil menyelam minum air" jawab ku


seperti nya mami dan papi senang melihatku ada kegiatan lagi seperti ini!


mereka seperti nya mendukung rencana ku untuk ikut kerja sama bareng bagja!


"bagaimana Sinta apa kamu cape" tanya Bagja


" tidak ja,justru aku senang tenyata aku bisa yah" jawab ku


"sebenarnya kamu berbakat namun masih belum ter asah saja, iya kan om,Tante " jawab Bagja dan bertanya pada mami dan papi


"'iya Bagja,sebaik nya kamu bantu Sinta untuk mengasah bakat terpendamnya jika kalian perlu tambahan laptop untuk mengedit atau apapun itu untuk sarana dan prasarana nya kamu bilang ke mami,pasti mami bantu" kata mami


seperti mendapat lampu hijau aku pun bertanya pada mami dan papi untuk kegiatan besok!


" mi, Pi besok kita jalan-jalan lagi yah dan tak apa-apa bukan jika jalan-jalan kita kemana pun itu kita liput" tanya ku


"ya tidak apa-apa dong sin,mami senang kamu dapat menemani kami liburan terus kamu bisa menghasilkan uang dari sini! itu membuktikan kamu benar-benar wanita tangguh yang tidak bergantung pada laki-laki" jawab mami


"makasih ya mi udah dukung aku" jawab ku


"menurut mami ini semua wajar ko sayang karena Adrian memberimu uang yang hanya segitu wajar jika kamu mencari penghasilan lain, maaf kan anak mami yang belum bisa membahagiakan mu sampai-sampai kamu harus tetap bekerja untuk mendapatkan uang tambahan" jawab mami


" loh kok gitu mi aku begini bukan karena uang yang di kasih mas Adrian kurang miiii ya ini lumayan saja untuk nambah-nambah tabungan mi" elak ku


" iya sayang ,iya mami ngerti kok lanjutkan usaha mu kita memang ga boleh terlalu bergantung pada laki-laki" jawab mami


"Cheer up, prove you can be more than what you see today" ucap papi


tak ku sangka mereka begitu menyemangati ku mereka saja yakin kalau aku bisa kenapa aku sendiri minder sih seharusnya aku lebih yakin lagi kalau aku bisa!!!


"makasih semua nya mohon kerja sama nya ya,untuk kedepan nya yah" ucap ku pada yang lain nya juga


"iya sudah lebih baik sekarang kita pulang saja dulu untuk para editor bisa ke rumah ku kita lembur yu malam ini" kata Bagja pada teman-teman nya!


" besok kita ketemu lagi di tempat yang berbeda nanti aku share location nya" ucap Bagja lagi


"siap" jawab kami serentak


dan setelah itu bubaran!


kami pun segera pulang untuk segera beristirahat dan mempersiapkan untuk perjalanan besok!

__ADS_1


ddrrttt suara hp ku bergetar chat dari anak ku


"mah,kapan bisa pulang atau paling tidak kirimkan aku uang jajan karena Ema sudah seperti orang gila lagi" kata anakku


"uang jajan kan sudah di titip kan di ayah" blz ku


"ayah nya juga ga ada ke sini sejak mamah pergi ayah juga pergi membawa Raina ke rumah nya! aku ga di kasih uang jajan dan uang buat bayaran sekolah aku minta ke Abah tapi Ema nya marah-marah dan ngusir aku lagi" jawab nya


seketika aku tersentak ternyata laki-laki memang tak bisa ku percaya!


"ya sudah kamu minta nomer rekening mamah nya Mira yah biar mah bisa kirim nitip ke mamahnya Mira" kata ku


"iya nanti aku minta dan langsung kirim ke mamah nomer rekening nya" jawab nya


"nanti kasih Raina juga yah kamu ajak teman kamu main ke rumah ayah untuk tengokin Raina siapa tahu dia juga di tinggal di sana tanpa di kasih uang jajan sama ayah" jawabku


"iya" jawabnya singkat


"sendi tolong berhenti di Alf*m*RT ya ada sesuatu yang ingin aku beli" kata ku


"iya,nih udah depan Alf*m*RT" katanya


"maaf yah mih pih aku turun dulu ada yang mau di beli ga mih pih biar sekalian aku beliin" tanya ku


"roti di rumah sudah habis sin," kata mami


"tak ada sudah cukup sin" jawab mami


aku keluar dan ku ambil roti da makanan ringan lain nya setelah itu baru aku kasir untuk bayar dan sekaligus untuk transfer ke mamahnya Mira untuk uang jajan anak-anakku!!


ingin rasanya aku tetap tenang tapi hati tak bisa di bohongi pikiranku pun melayang di pakai untuk apa uang yang aku kasih untuk uang jajan anak-anak,kenapa Raisa ga di kasih uang jajan? kenapa Raina seakan di jauhkan dari keluarga ku? banyak tanya dalam hati dan pikiran ku, namun ku coba untuk mengontrol emosi ku!


coba tetap tenang,fokus untuk bikin konten agar bisa dapat penghasilan karena uang dari Adrian sudah ku pakai untuk bayar hutang dan sisanya aku pakai untuk keperluan ku ada kemungkinan aku hanya mendapatkan beberapa juta saja atau bahkan tidak dapat apa-apa setelah kontrak berakhir karena sudah habis di pakai belanja dan jalan-jalan seperti ini!


untuk sementara diam dulu rasanya lebih baik untuk sekarang menunggu waktu yang tepat untuk membawa kedua anakku jika benar mereka mendapat perlakuan tak baik dari setiap nenek dan kakek nya aku tak akan tinggal diam!


"sabar Sinta,sabar hatiku coba menengkan pikiran ku sudah mulai panas dengan pikiran-pikiran negative dari masa lalu hinaan,cacian,bahkan pukulan itu tak akan bisa aku lupakan!


ingin rasa nya ku jebloskan dia ke penjara namun bagaimana pun dia ibu ku!


tak mau berlarut sedih depan orang banyak aku segera keluar dari sana da ku masuk ke mobil!


sesampai nya di rumah


"mih pih aku cape boleh kah aku langsung ke kamar?" tanyaku

__ADS_1


"tentu saja sayang pergilah bersih kan badan ku agar segar lagi, istirahat yah nanti jangan lupa makan malam" kata mami


tanpa banyak bicara aku segera masuk ke dalam kamar!


mami seperti nya merasakan ada yang aneh dari ku seperti ada masalah yang aku tutupi!


"sendi coba kamu cari tau apa sebenarnya Sinta sedang ada masalah sekarang" perintah mami


"iya nanti saya selidiki tapi untuk sekarang biarkan saja dulu siapa tahu memang lagi cape" kata sendi tenang


padahal dalam hatinya juga melihat sesuatu yang beda dari sikap ku yang tadinya senang dan semangat berubah sedih setelah melihat hp!


"Sinta, sin waktunya makan malam sin ucap mami sambil mengetuk pintu kamar!


"iya mih" jawab ku yang baru selesai mandi


"Adrian ga pulang lagi yah sin?" tanya mami


"kurang tau mih hp nya ga aktif dari tadi siang" jawab ku


"iya tadi mami juga coba telpon dia tapi nomernya gak aktif" kata mami


"mungkin dia sibuk mih" jawab ku


"mungkin" kata mami mengangkat kedua bahunya


kita pun makan malam bersama untung nya si mbok ga ikut jadi kita datang masakan sudah matang sebagian jadi tak butuh waktu lama lagi untuk makan!!!


setelah itu aku kembali pamit ke kamar lagi dengan alasan cape!


di kamar aku kirimkan sedikit uang untuk uang jajan dan bayar sekolah Raisa!


"ingat yah itu untuk bayar buku, baju dan bayar untuk kemah! jangan lupa juga tengokin adik kamu,mamah Khawatir setelah mamah coba hubungi ayah gak bisa di hubungi apa ayah ganti nomer atau hp untuk Raina nya di jual lagi sama ayah???" ku perjelas apa yang harus dia lakukan


"iya nanti besok aku akan ajak Mira ke rumah ayah nengokin Raina kalau bisa kamu belikan dia susu bubuk nya kirim ke sana yah takut nya dia di kasih susu kental manis,biasanya itu bikin dia me*cr*t" kataku


"iya aku beli susu nya sekarang biar sekalian ngambil uang nya ke warung nya!" jawab anak ku


"iya sok" kata ku


untungnya jarak antara anak pertama dan kedua ku 10 tahun jadi dia sudah bisa aku andalkan untuk menjaga adik nya?


"mamah mau tidur dulu cape seharian kerja" kataku


padahal seharian ini aku yang banyak aktifitas rasanya tak seberapa cape di banding saat aku buka chat dari anak ku padahal aku hanya membaca sambil duduk tapi rasa seperti sudah lari maraton 2000 km cape banget dengan berbagai tanya dalam otak dan hatiku!!

__ADS_1


*bersambung***


__ADS_2