
"iya bodoh lah kalau pintar tak akan pernah tergoda sama batu kerikil di jalan padahal sudah punya berlian di rumah" kata ku
"11 tahun belum cukup kah untuk melupakan kejadian itu sin" jawab sendi sendu
"tak kan pernah ku lupa selamanya,saat aku mencintai tapi di khianati! jawab ku lagi
"bisakah ku perbaiki hari ini da kedepan nya" tanya sendi
"maaf kita sudah punya kehidupan masing-masing sekarang" jawab ku
"kamu yakin suami mu setia" tanya sendi
"tak yakin tapi ku bertahan hanya demi anak aku ga mau mau anak ku punya banyak adik tiri nantinya" jawab ku asal
"ya ampuuun kamu bikin gemesss" sambil men cubit pipiku
"kamu cantik sin, dari dulu tetap cantik" kata sendi
"seribu kata manis tak kan membuat ku luluh,kalau mau meluluhkan ku kau harus kaya harta dulu" kata ku
"kok gitu, aku kenal kamu ini bukan sifat kamu" kata sendi
"aku yang sekarang bukan aku yang dulu aku belajar dari pengalaman saat aku mencintai mu tak memandang harta udah mah hidup pas-pas an di sakiti pula, jika aku menikah sama orang kaya walau aku di sakiti setidak nya aku di bahagia kan dengan harta! dari pada di anggap ada saat susah saja saat senang mencari yang lain untuk di ajak senang- senang! kata ku penuh dendam
"begitu besar rasa sakit dan kecewa yang ku beri untuk mu hingga membekas begitu dalam,katakan apa yang harus aku lakukan untuk menebus salah ku Sinta!"
kata sendi memelas
"penuhi kewajiban mu sebagai seorang bapa hal yang kamu tinggalkan selama 11 tahun kamu tak pernah memberikan nafkah ke anak mu" jawab ku
"jika dia memaaf kan mu in sya Allah aku akan memaafkan mu juga,tapi memaafkan mu itu tak menjamin aku mau balikan sama kamu" tegas ku
"baik aku akan buktikan aku masih sayang kalian" jawab sendi
" yang 11 tahun kamu kemana aja boss" sindir ku
" sudah lah aku akan buktikan kata-kata ku ke depan nya untuk menebus salah ku di masa lalu" jawab nya
"iya sudah,buktikanlah" jawabku
tiba-tiba hp ku kembali berdering ternyata ada pesan masuk
"Sinta,kamu selalu bercerita tentang mami tapi kamu tak pernah membahas papi apa ada masalah dengan papi?" tanya Adrian
"aku ga bisa bahasa Inggris" jawab ku
"trus papi apa gak pernah ngomong gitu" tanya nya lagi
"jarang ngomong paling hanya saling pandang Sama mami atau mami yang bicara ke aku" jawabku
__ADS_1
"aku kasihan sama papi kalau dia ga di ajak ngobrol,pasti dia merasa benar- benar jadi orang asing di sana"kata Adrian
"bagaimana kalau aku bikin challenge buat kamu,kamu harus bisa berkomunikasi sama papi bagai manapun caranya ok" tantang Adrian
"hadiah nya apa nih?" tanya ku
"aku akan bawa kamu jalan-jalan ke Bali Minggu depan,nanti aku ada kerjaan di sana tadi nya mau aku sama intan saja yang berangkat tapi setelah di pikir-pikir seperti nya seru jika aku ajak kalian biar kita sekalian liburan" jawab Adrian
"menarik,akan aku usaha kan dan aku pikirkan bagaimana caranya" jawabku
"deal yah" blz nya
"ok" jawab ku lagi
"sinta,ayo makan" mami mengajak ku makan
"sudah dulu yah mami sudah manggil ngajak makan malam" chat ku menyudahi chat kami
"iya mi,"sahut ku dan ku langsung masuk ke dapur untuk makan
"ayo sen,makan dulu" ajak ku
"iya duluan saja nyonya"jawab nya
"kamu darimana sin,"tanya mami
"dari taman belakang mi, jawab ku!
"Sinta you'r beautiful" puji papi
"thank's papi" jawab ku
"do you understand my words" kata papi
"little, aku ngerti tapi sulit untuk bicara nya" jawab ku
"no problem i understand your language but its hard to pronounce" kata papi
"iya Pi,"jawab ku
padahal aku mengerti ucapan nya karena aku pakai geogle translate mana ngerti aku bahasa Inggris!!!
"aku akan belajar bahasa Inggris nanti aku yakin bisa" pikir ku
"sendi kemana sin,ajak dia makan sekalian" ucap mami
"di kebun mi,nanti saja katanya,nanti nyusul"jawabku
"oh ya sudah,ayo makan" kata mami
__ADS_1
kita pun mulai makan
si mboke makan di dapur karena malu makan bareng kita kata ai mbok
"sintaa Adrian tadi WA ke mami dia ga pulang dulu masih sibuk di Bandung biar ga pulang pergi terus cape jadi untuk sementara dia di sana dulu" jelas mami
"iya mi,tadi ada kok nelpon ke aku" jawab ku
"besok mami mau jalan-jalan lagi ya tadi kan waktu nya habis cuma ke salon dan toko baju aja!
" mami mau kemana lagi jalan-jalan nya?? tanyaku
" ke para layang saja nanti mami dan papi mau coba itu"jawab mami
"oh ok mi,nanti aku antar" jawab ku
" nanti kalau Adrian tanya-tanya masalah hp yang di berikan mami bilang saja itu rezeki kamu,dan jangan bilang-bilang dari mami nanti Adrian marah di sangka nya kamu morotin mami, padahal intan lebih brengsek dia berani minta transfer! beda kalau kamu ga minta tapi mami yang mau beliin buat kamu!! kata mami
"iya mih, makasih yah mi" ucap ku
"sekarang ko ga di pakai hp nya"tanya mami
"di pakai mi, ini dia aku bawa" jawab ku dan ku tunjukan hp nya
"oh iya bagus," kata mami
"kamu punya aku m-banking ga sin" tanya mami
"ngga punya mi, kenapa gitu" tanya ku
"tadi mami transfer 20 juta ke rekening kamu
untuk tambahan bulanan dari Adrian
"hah 20 juta mi,ga usah mi,tadi mami kan udah beliin hp mahal masa transfer juga sih" jawab ku
"tak apa-apa yang penting kamu da Adrian bahagia" kata mami
"mami di sini aja aku sudah senang kok mih!" kata ku
"kamu memang baik sin, untung nya kamu yang jadi mantu mami bukan si intan yang ga tau diri itu" ucap mami
Ya ampuuuunn gimana kalau sampai mami tau aku bohongin mami, mantu sebenarnya adalah intan bukan aku! mati lah aku...!" kata hatiku
"mami kok benci banget kalau lihat intan??" tanya ku
"bukan benci tapi tak merestui saja, mami lihat intan hanya ingin uang Adrian saja tanpa memikirkan hati Adrian bagaimana"
kata mami
__ADS_1
**bersambung**