Istri Kriteria Mami

Istri Kriteria Mami
perubahan tampilan sinta


__ADS_3

besok pagi nya ku mandi dan ku bangunkan Adrian untuk mengajak nya shalat subuh berjama'ah!


setelah itu aku langsung menuju dapur untuk membantu si mbok sedangkan Adrian segera bersiap untuk pulang waktu malam adrian ke sini saat intan sudah tidur dan jam segini intan belum bangun jadi ada waktu untuk nya pulang tanpa sepengetahuan intan kalau dia ke sini


saat aku keluar kamar hendak ke dapur membantu si mbok masak di ruang tengah tampak mami yang seperti habis shalat di sana


"mami kok sudah bangun"tanya ku


"iya mami habis shubuh"katanya


aku pikir mami ga shalat ternyata shalat juga


"Adrian sudah bangun sin" tanya mami


"sudah mih tadi habis shalat berjama'ah sekarang sedang bersiap mau langsung ke Bandung katanya" jawab ku


mami tersenyum


"nanti antar mami ke salon yah sin"kata mami


"oh iya mih,nanti aku antar" jawab ku


"kamu mau kemana sin" tanya mami


"kedapur mau bantuin si mbok masak"jawab ku


mami tersenyum lagi dan kembali ke kamar nya


"Sinta aku pergi dulu yah" ucap Adrian


menghampiri ku untuk pamitan


"iya hati-hati di jalan yah,jangan lupa pamit ke mami juga yah" jawab ku


"memang nya mami sudah bangun" tanya Adrian


"sudah,tadi habis shalat di sini mungkin papi masih tidur"


"oh iya,mih aku mau pamit pergi dulu yah" ucap Adrian depan pintu kamar mami lalu mami keluar


"iya nak hati-hati yah,oh iya nanti mami mau ke salon dan belanja di sekitar sini" kata mami


"mami di antar Sinta dan sendi aja yah,aku sibuk soalnya,masalah uangnya sudah aku kasih ke Sinta untuk jalan-jalan mami!" kata Adrian


"ga usah kamu kasih ke Sinta saja nak mami sudah di kasih sama papi mu" jawab mami


"iya mih assalamualaikum" kata Adrian


dan aku mengantarkan nya ke luar rumah


"oh iya sin,masalah kartu kredit dan ATM itu jangan sampai intan tau yah,itu simpanan ku intan ga tau aku punya kartu kredit dan ATM ini! yang lain di kuasai intan sampai-sampai aku ga boleh pegang uang"kata Adrian


"oh iya,kamu tenang saja trus sekarang kamu yang ga punya pegangan dong kalau ini di kasih ke aku" jawab ku


"ga apa-apa ini kan sementara selama mami ada di sini saja" jawab Adrian


"iya juga sih" kata ku

__ADS_1


"nanti kamu ajak sendi aja yah jalan-jalan nya jangan lupa isi solar pake uang kamu saja dulu biar nanti intan ganti kalau pakai uang yang di ATM ga akan di ganti sama intan,itu untuk belanja mami dan kamu jika mendesak saja karena uang nya kurang misal nya!


"oh gitu,ok aku ngerti bozz" jawabku


"aku pergi yah,cup Adrian mencium kening ku dan berbisik mami lihatin di jendela" bisik nya


"oh iya aku ngerti" jawab ku


"daaaaahh" kulambaikan tangan pada adrian lalu masuk lagi ke rumah melanjutkan memasak bersama si mbok!


ddrrrttt ddddrrrttt panggilan masuk di hp ku "ya ampun aku lupa belum bayar tagihan"kata hati ku kemarin aku sibuk banget jadi ga sempat top up e wallet ku!


sambil nunggu mami dan papi untuk sarapan ku buka hp ku aku masih pakai hp yang sudah di perbaiki rasanya sayang di pakai hp yang Apple mah takut rusak!


tak ku sangka mami ternyata sedang memperhatikan hp ku!


"Sinta hp mu kok hp abal-abal sih kelihatan nya sudah rusak,nanti kita sekalian ke counter yah untuk beli hp baru untuk mu"kata mami mengejutkan ku dari belakangku


"hhhhmmm mami,gak usah mih ini juga masih bisa di pakai kok" jawab ku gugup


"udah ga apa-apa nanti Mami yang bayarin" kata mami mendekat dan duduk di kursi meja makan berdampingan dengan papi


"sebenarnya berapa nafkah yang di beri Adrian untuk mu"tanya mami


"20 juta sebulan" jawab ku dengan percaya diri pasti mami bangga sama anak nya bila tau anak nya mampu ngasih nafkah begitu besar bagi ku setiap bulan nya pikir ku


"hah 20 juta sebulan, dasar anak ini di ajarin sama siapa sih kok pelit banget"kata mami kaget melirik ke papi


papi hanya mengangkat tangan dan bahu nya tanda tidak tahu


"kamu punya rekening" tanya mami


"punya mih,kenapa gitu" jawab ku


"kirim nomer rekening nya ke Wa mami" jawab mami


"nomer WA mami berapa" tanya ku


"kamu ga punya nomer WA mami,trus yang kemarin WA an sama mami siapa dong ngaku nya istri nya Adrian" kata mami marah


"nomer ujung nya berapa mih" tanya ku


"yang ini" mami menunjukan layar hp nya pada ku


"ouh itu nomer nya intan mih" jawab ku polos


"apa-apa an intan mengaku dia istrinya Adrian dan chat mami minta uang mengatas nama kan kamu!" ,kata mami semakin marah


"sudah mi iseng kali dia tuh, mending kita sarapan yuk terus kita otw ke salon" ajak ku dan mami langsung teringat akan rencana nya make over aku!


"sen, bangun!


Ku ketuk pintu kamar sendi namun tak ada jawaban kucoba buka ternyata pintunya tak di kunci! ku masuk ke kamar nya ku bangun kan dia!


"sendi,,,sendi,,,bangun ku goyang goyang badan sendi!


"kenapa sayang" jawab sendi

__ADS_1


"sayang pala mu peang" jawab ku


"galak banget sih,ntar cantik nya hilang loh! kata sendi menggoda ku


"ayo bangun antar aku dan mami jalan-jalan, mami mau ke salon katanya"kataku


"iya nanti sebentar lagi yah" jawab sendi


"iiiiihhhh sekarang sudah siang tahu, kamu dari sore sudah tepar juga ga kenyang-kenyang tidur aja!


"sini dulu,aku mau ngomong sama kamu" pinta sendi


"ngomong apa sih" aku duduk di tepi kasur nya


"aku masih sayang sama kamu,cinta ku tak kan pernah berubah untuk kamu"rayu nya


"Aduuuuuhh pagi-pagi sudah ngegombal kamu ini sen,sen! kataku


"cepat mandi aku tunggu di depan, mami juga sedang siap-siap" kataku lagi


"iya,,iya aku mandi dulu yah" katanya sambil cengengesan


"sendi kamu tau ga salon yang bagus di daerah sini" tanya mami setelah kami keluar dari kamar sendi


"tau mih tenang aku punya pacar yang kerja di salon"ucap nya sambil melihat ekspresi ku palingan dia mau manas-manasin aku mau lihat aku cemburu atau tidak!!


"apaan Ini mah salon abal-abal sendi!!"kata mami


"yang benar dong sen,yang bagus dan terkenal gitu sen!" kata ku


" ya udah ke yang di sana aja yah yang sudah terkenal bagus" kata sendi


"Selamat datang di salon kami mau ngambil paket apa,yah?" tanya nya


"tolong ajarin mantu saya ini dandan tapi jangan menor-menor yang simple tapi terlihat tetap elegan" pinta mami


"baik mari mbak ikut saya" ucap nya


loh bukan nya mami yang mau nyalon yah"kataku


"iya mami juga mau crembath nih!"kata mami


"nanti rambut nya juga di rombak yah kalau perlu di warnai seperti yang lagi viral" kata mami


aku pikir mami gaul banget mau di warnai segala


tapi ternyata itu di pinta mami untukku rambutku di smoothing sambil nunggu pas sudah di olesin obat pelurus rambut aku di ajarin caranya dandan yang minimalis


setelah selesai ku berkaca


"waw...ini beneran aku" kata ku,


aku terpana melihat diri ku sendiri"


mami pun puas dengan hasil nya!


**bersambung**

__ADS_1


__ADS_2