
"Nyonya di luar ada tamu, katanya tamu non Krystal," ucap Pelayan Mely.
Gege mengerutkan keningnya, baru dua hari yang lalu dia sampai, tidak mungkin putrinya memiliki seorang teman.
"Biar saya saja Nya," ucap Mely.
Gege pun memberikan nampan yang berisi dua jus jeruk itu. Niat hati dia membuatkan untuk putrinya. "Kamu temani Krystal dulu."
"Baik Nya,"
"Siapa ya?" Gege bertanya-tanya. Ia penasaran siapa teman putrinya itu. Dia pun melangkah dengan tergesa-gesa dan langkahnya berhenti ketika melihat tiga orang yang duduk di ruang tamu.
Elmer bangkit, dia tersenyum dan menghampiri Gege.
"Ge, dimana Krystal aku ingin bertemu dengannya?" Elmer melihat sekeliling ruangan, namun tidak mendapati Krystal. Ia sangat rindu pada putrinya itu. Tadi malam dia sudah bilang pada putrinya kalau hari ini dia akan datang untuk menemuinya dan mengajaknya keluar.
"Elmer," Sapa Mommy Becca. Dia tidak mengerti maksud menantunya itu. Apakah menantunya berniat untuk mencari pengganti Gege?
Gege masih terdiam dengan keterkejutannya. Ia berpikir Elmer ingin membongkar semuanya.
__ADS_1
"Mom, Mommy bertanya kabar baik bukan?"
Dada Gege naik turun, dadanya berdetak dengan cepat. Hari ini pasti terbongkar siapa dirinya yang sebenarnya.
"Dia adalah Gege, selama ini Gege masih hidup."
Hening
Tidak ada siapa pun yang angkat bicara. Tuan Arthur menggeleng, sekalipun perilaku mereka sama tapi wajah mereka berbeda. Sedangkan Mommy Becca menatap nanar ke arah Clarissa, benarkah wanita di depannya adalah Gege putrinya.
"Elmer," Tuan Arthur mendekati Elmer. Dia memegang kedua bahunya, di tatapnya menantunya dengan iba dan rasa kasihan. Mungkin karena cinta yang terlalu besar hingga membuat menantunya meyakini wanita lain adalah Gege. "Daddy tau kamu masih sedih, tapi dia Clarissa."
Tuan Arthur tidak ingin memancing keributan lagi. Sudah cukup baginya kesalahpahaman di masa lalu dan ia merasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan Clarissa.
Gege menunduk, hatinya sesak bagaikan terhimpit oleh batu.
Mommy Becca langsung memeluk Gege. Antara senang dan sedih, hatinya bercampur aduk. Gege mengigit bibir bawahnya, sejujurnya ia sangat merindukan kehangatan pelukan ibunya. Tapi ia sadar diri, ibunya tidak menginginkannya.
"Maafkan Mommy sayang." Mommy Becca memeluk Gege dengan erat. Dia mengurai pelukannya dan mencium pipi kiri Gege, kemudian memeluknya.
__ADS_1
Tuan Arthur tidak bisa membiarkannya, ia tidak ingin istrinya larut dalam bayangan Gege lagi. Saat ingin memisahkan mereka, Elmer menahan lengan tuan Arthur, kemudian menyerahkan sebuah kertas.
"Bukalah Dad, kau akan percaya. Selama ini istri ku hanya Gege."
Tuan Arthur membuka kertas itu, kedua matanya menajam melihat hasil test DNA itu, Krystal anak dari Elmer. Dadanya berdenyut nyeri.
"Clarissa adalah Gege Dad."
Tuan Arthur menatap ke arah wanita yang masih di peluk istrinya. Dia melangkah ke arah Gege. "Ge, ini kamu sayang."
Mommy Becca melepaskan pelukannya. Tuan Arthur langsung memeluk Gege. "Kamu kembali, kamu kembali, jangan meninggalkan Daddy dan Mommy Ge. Daddy tidak sanggup kehilangan mu Ge, Daddy sabgat mencintai mu. Maafkan Daddy menyakiti mu, maafkan Daddy yang egois, maafkan Daddy Ge."
Gege tak bisa menahan tangannya untuk tidak membelas pelukan tuan Arthur. Dia menangis dan terisak dalam pelukan tuan Arthur. "Dad, maafkan Gege."
Elmer tersenyum di sela-sela tangisnya, kedua netranya beralih pada Krystal. Dia berjongkok dan mengulurkan kedua tangannya. Krystal pun berlari memeluk ayahnya. Ia begitu bahagia dengan kedatangan Elmer. Ternyata pria yang dekat dengannya adalah ayahnya.
"Daddy."
Deg
__ADS_1
Elmer melepaskan pelukannya dan menatap dalam ke arah Krystal. "Sayang kau memanggil ku Daddy?"
Krystal memejamkan kedua matanya dan air matanya pun mengalir. Ia mengangguk, dan Elmer kembali memeluk Krystal. "Sayang, maafkan Daddy, Nak. Daddy berjanji akan menemani Krystal dan menyayangi Krystal."