Istri Reinkarnasi Presdir Kejam

Istri Reinkarnasi Presdir Kejam
Aku Kembalikan Daddy Pada Mommy


__ADS_3

Gege tersadar, ia mendorong Elmer dan memalingkan wajahnya. "Elmer, kau ...."


Elmer tertawa kecil, apa lagi yang bisa ia lakukan kalau bukan menggoda Gege. Tapi manisnya rasa di bibir Gege membuatnya ketagihan.


Elmer membaringkan tubuhnya di samping Gege. Kini ia menyadari, masih ada rasa cinta di hati Gege.


"Mom, Dad, kalian ngapain? Tidak mau bersiap-siap? Katanya mau ke keluar makan malam? Is, kalian ini. Kalau sudah berdua lupa dengan segalanya." Omel Krystal. Dia menepuk jidatnya, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. "Ya ampun."


"Oh, baik Mommy akan berganti pakaian," ujarnya. Sialnya ia malah ketagihan dengan ciuman Elmer sampai lupa waktu.


Krystal bersendekap dan memperhatikan wajah sang mommy. Wajahya memerah, gugup dan salah tingkah. Kalau seperti ini ia sudah tau siapa yang melakukannya. "Pasti Daddy yang menggoda Mommy?" 


Seperti biasa Elmer tersenyum. "Daddy mau bersiap-siap dulu."


Elmer pun turun, dia mengambil beberapa pakaian di lemari Krystal. Dengan alasan yang mudah di terima ia meminta pakaiannya di berada di kamar Krystal.


"Mata ku ternodai," ucap Krystal melihat punggung Elmer yang lebar, otot di lengannya menonjol. 


"Apanya yang ternodai?" Tanya Elmer. Ia terpancing dengan ucapan putrinya. Dia menoleh, seketika kedua mata Krystal membulat melihat perut Daddnya yang sexy.


Krystal memejamkan kedua matanya dan sebelah tangannya menyetop Elmer. Dia menghentikan Elmer yang mendekatinya. 


Elmer di buat bingung dengan tingkah putrinya. "Hey, aku ini ayah mu." Apa salahnya dia membuka pakaiannya di depan putrinya.


Sedangkan Krystal, dia teringat seorang kakak laki-laki yang selalu menghampirinya saat pulang sekolah.


Setelah dewasa aku akan menjadi seperti ini.


Kedua mata Krystal membulat, dia melihat sebuah foto yang di berikan kakak laki-laki itu. Sangat tampan dan gagah.


Daddy tidak bisa di biarkan di sini batin Krystal. 


Dia pun melewati Elmer dan mengambil beberapa pakaian Elmer. 


"Eh Kry, kau mau apakan baju Daddy?" Tanya Elmer bingung. Krystal menurunkan pakaiannya dan memasukkannya ke dalam koper. "Apa salah Daddy?"


Krystal tak menjawab, dia menarik lengan Daddnya. Elmer tanpa memakai atasan dan menyisakan celana saja. Dia di seret ke salah satu pintu.

__ADS_1


"Mommy,"


Gege yang telah selesai memolesi wajahnya dan hanya memolesi lipstik saja menghentikan aktivitasnya. Dia membuka pintu kamarnya mendengarkan suara putrinya itu.


"Iya sayang ap …." Ucapan Gege berhenti ketika melihat Elmer tanpa memakai atasannya. "Elmer apa yang kau lakukan? Kenapa tidak memakai baju?"


Krytal mendorng tubuh Elmer, karena tidak menjaga keseimbangan. Tubuhnya terdorong ke arah Gege. Reflek Gege menerima tubuh Elmer.


"Mom, aku kembalikan Daddy pada mu. Orang dewasa harus bersama dengan orang dewasa."


Krystal langsung pergi meninggalkan Elmer dan Gege yang mematung. Mereka tidak mengerti apa yang di maksud oleh Krystal.


"Apa salah ku?" tanya Elmer. Namun kemudian ia tersenyum, karena Gege memeluknya. Ia pun memeluk leher Gege dan kepalanya di sandarkan ke bahu Gege. "Aku di usir oleh putri ku sendiri. Apa salah ku?" Elmer berpura-pura sedih.


"Sudahlah, kau cuman ganti pakaian saja. Masuklah,"


Gege mengambil koper Elmer dan menyeretnya. Elmer tersenyum, walaupun ia tidak mengerti maksud putrinya, tapi karena putrinya ia mendapatkan jackpat.


Elmer masuk, ia menyapu kamar Gege. Rasanya ia seperti berada di sebuah taman. Segar, sejuk dan harum.


Ia menoleh pada Gege yang siap memolesi bibirnya. Ia pun mendekat dan mengambil lipstiknya. "Biar aku saja,"


Elmer ingin menyantapnya lagi dan lagi, namun ia segera membelah pikiran mesumnya.


"El, biar aku saja kau tidak tau urusan wanita." Gege ingin mengambil lipstiknya kembali. Namun Elmer menjauhkan lipstik itu.


"Aku tau lebih siapa pun urusan mu. Jadi biar aku saja yang melakukannya, anggap saja sebagai rasa terimakasih ku." Elmer menarik dagu Gege. Ia memolesi lipstik itu. Elmer melakukannya dengan lembut. Dadanya bergetar saat menyentuh bibir itu.


"Aku perbaiki, di sini berantakan," ucapnya menunjuk sudut bibir Gege. Dia pun mengecup mengecup singkat bibir Gege dan membuatnya tersenyum. Seandianya tak ia polesi dengan lipstik, sudah pasti ia mencium bibir Gege dengan rakus.


"Selesai."


Gege di buat mematung, tangan Elmer yang menyetuh pipinya membuatnya tersadar.


"Elmer kau,"


Elmer menutup pintu kamar Gege dan membuat Gege yang ingin mengomelinya merapatkan kembali bibirnya. Ia pun mengambil gaun berwarna biru yang pas dengan tubuhnya yang ramping.

__ADS_1


Elmer tersenyum, dia bersandar di kosen pintu. Setelan jas sudah melekat di tububnya. Ia melihat wanita di dean cermin yang kesulitan menaiki resleting gaunnya. Ia pun menghampirinya dan menngambil alih resleting itu.


"Biar aku saja," ucapnya dengan nada serak. Bahu mulus Gege membangkitkan kejiwaan kelakiannya itu. Ia menatap sayu bahu mulus itu dan mengecupnya.


Gege menggigit bibir bawahnya. Ia merasa gelenjar hangat menarik urat tubuhnya.


Elemer memeluk Gege dari belakang. Dagunya ia sandarkan ke bahu Gege. "Kau cantik sekali, malam ini kau mengalahkan sinar bulan purnama Ge. Kau wanita yang paling cantik yang pernah aku temui. Rasanya aku tidak rela membuat mu keluar, aku ingin mengurung mu saja. Kau milik ku Ge, selamanya milik ku dan milk Krystal."


"El, apa maksud mu,"


Elmer memutar tubuh Gege menghadapnya. "Aku mencintai mu Ge," Elmer menaruh salah satu tangan Gege ke dadanya. Hingga Gege merasakan detak jantung Elmer. "Detakan ini menyebutkan nama mu. Nafas ini mengelurkan nama mu. Maafkan aku di masa lalu Ge, aku pria bodoh yang tak menyadari cinta ku. Aku tidak bisa kehilangan mu Ge, maukah kau kembali pada ku Ge?"


Gege menatap dalam kedua netra milik Elmer. Ia mencari kebohongan dan kergauan di matanya. Tetapi ia tak menemukan apa pun. Benarkah pria di depannya masih mencintainya?


"Tidak perlu menjawab sekarang, ayo kita keluar. Krystal pasti menunggu kita."


Gege tersenyum, hatinya merasa senang. Ia pun mengikuti langkah Elmer.


"Wow Mommy dan Daddy," Krystal yakin, pasangan serasi di dunia ini hanyalah kedua orang tuanya.


"Kalian akan berangkat, hati-hati di jalan." Tuwn Hardiand tersenyum. Sedangkan tuan Arthur dan Mommy Becca telah pulang.


"Iya Dad, jangan khawatir. Aku akan menjaganya dengan baik."


Elmer membukakan pintu untuk Gege dan Krystal, kemudian menuju kesalah satu Restaurant.


Seperti hal romantis yang di lakukan oleh pasangan. Menarik kursi untuk tuan putrinya dan calon istri masa depannya itu. Ia memesan beberapa makanan mewah, lalu memotongkan steak untuk Krystal dan setelahnya untuk Gege.


"Terimakasih Dad,"


"Terimakasih El,"


Ketiganya pun makan dengan nikmat, kecanggungan tidak ada lagi di antara mereka, seperti keluarga yang harmonis dan saling mencintainya membuat semua orang iri pada keluarga itu.


"Rara," gumam Gege melihat seseorang keluar dari Restaurant itu.


Elmer menoleh, tapi tak melihat siapa pun. "Kau mungkin salah lihat," ujar Elmer. "Makanlah," ucapnya. Namun ia merasa gelisah. Ia harus mencari tau, apa Rara sudah kembali atau tidak karena selama ini ia tidak pernah mengorek informasi tentang kakak iparnya itu.

__ADS_1


"Hay Krystal," sapa seorang anak lak-laki tersenyum.


__ADS_2