Istri Sang Selir

Istri Sang Selir
Epson 24


__ADS_3

Mereka berdua sudah berada di danau vina dan fenia duduk di tepi danau tersebut, tiba-tiba fenia berdiri dan mengambil batu untuk di lempar ke danau vina merasa bingung apa yang di lakukan sahabatnya itu.


"Kamu mau ngapain fen?. "Tanya vina.


"Mau lempar batu ini. "Jawab Fenia sambil melempar kan batu ke danau.


"Suapaya apa melempar batu ke danau?. "Tanya vina lagi.


"Katanya sih kalau kita lempar batu ini dengan keadaan kita yang lagi marah atau pun lagi punya masalah pasti lega. "Jawab fenia.


"Hahah ada -ada aja kamu mah fen. "Ucap vina.


"Beneran tau coba aja nih terus eluh teriak deh sekenceng-kencengnya. "Ucap Fenia sambil memeberikan batu ke vina.


"Masa sih. "Ucap vina.


"Iyah nih coba makanya. "Ucap fenia.


"Yaudah gue coba yah. "Ucap vina.


Vina mencoba apa yang di kata kan oleh sahabat nya itu ia melempar batu ke danau sambil berteriak, memang benar apa yang di ucap kan fenia tadi vina semakin lega.


"Giamana? "Tanya fenia.


"Sedikit lega."Jawab vina.


"Syukur lah, ini coba lagi. "Ucap fenia.


"Udah nanti gue dikira apaan teriak-teriak mulu."Ucap vina.


"Hahaha engga bakalan lah. "Ucap fenia.


"Udah sore nih pulang yuk. "Ucap vina.


"Ayo lagi pula ini udah mendung juga. "Ucap Fenia.


"Yaudah yuk. "Ucap vina.


Mereka berdua berjalan untuk pulang sesampai nya di depan taman Fenia sudah memesan taxi online karena ia takut pulang nya ke hujatan, Fenia menawarkan vina untuk pulang bareng saja sekalian juga kan.


"Vin bareng aja sama gue yuk. "Ucap fenia.


"Engga ah lagi pula kan rumah kita engga searah fen. "Ucap vina.


"Ya engga apa-apa lah vin sekalian aja ini gue udah pesen taxi online nya loh. "Ucap fenia.

__ADS_1


"Tapi fen. "Ucap vina.


"Engga usah tapi-tapi ayo, tuh taxi nya udah dateng. "Ucap fenia.


Dan akhirnya vina pun mau masuk ke taxi karena fenia memaksanya untuk pulang bareng, di perjalan vina dan fenia sedang asik banget mengobrol sampai-sampai mereka sudah sampai di gang rumah nya vina.


"Ini bukan Mba gang rumah nya? . "Tanya supir taxi.


"Oh iya pak ini gang nya. "jawab vina.


"Aduh gue sampai lupa kalau udah sampai. "Ucap fenia.


"Hehe keasikan ngobrol. "Ucap vina.


"Iya nih. "Ucap fenia.


"Yaudah gue turun duluan yah, mau mampir dulu engga. "Ucap vina.


"Engga deh vin lain kali aja. "Ucap fenia.


"Oh yaudah kalau gitu hati-hati ya. "Ucap vina.


"Iya vin dadah. "Ucap fenia sambil melambaykan tangan nya.


"Dadah. "Ucap vina dan melambaykan tangan nya.


"Kalau kalian tidak bisa membayar nya rumah ini akan kami sita. "Ucap seorang lalaki-laki bertubuh besar.


"Saya akan mengusahakan nya tuan. "Ucap ibu vina.


Tiba-tiba vina pun datang dan menarik lelaki itu karena ia sudah kasar terhadap ibu nya.


"Jangan kasar terhadap ibu saya. "Ucap vina menarik tangan lelaki itu.


"Siapa anda berani nya sama saya. "Ucap lelaki itu .


"Saya anak nya. "Ucap vina.


"Oh ternyata,ibu laras ini mempunyai seorang putri yang sudah dewasa ini. "Ucap lelaki itu sambil menyentuh pipi vina.


"Jangan setuh anak saya. "Ucap ibu laras.


"Oh kasar sekali anda sama saya, ingat hutang anda harus di bayar dalam 3 hari kalau tidak anak anda saya akan bawa ke tuan saya. "Ucap seorang lelaki itu.


"Bukan nya tadi anda bilang satu minggu kenapa jadi 3 hari. "Ucap ibu laras.

__ADS_1


"Karena saya berubah fikiran. "Ucap seorang lelaki itu sambil tersenyum licik.


"Saya mohon beri kami waktu lebih lama. "Ucap ibu laras yang memohon.


"Tidak bisa. "Ucap seorang lelaki itu.


"Ibu engga usah memohon sama orang kaya gitu kita bisa ko cari uang yang banyak. "Ucap vina.


"Silahkan kalau begitu saya permisi dulu."Ucap seorang lelaki itu dan meninggal kan rumah vina bersama anak buah nya.


Setelah lelaki itu meninggalkan rumah vina,vina ibu dan kedua adik nya membereskan barang yang tadi sudah di ubrak abrik oleh lelaki tadi, vina merasa kesal karena ulah lelaki tersebut namun vina pun bingung harus mencari uang ke mana sedangkan ia tidak punya izasah karena izasah nya belum turun.


"Ibu apakah rumah ini akan diambil orang itu? "Tanya zahra adik kecil vina.


"Engga bakalan ko de. "Jawab vina.


"Tapi orang tadi bilang nya gitu ."Ucap zahra.


"Kita masuk ke kamar aja ya de ada yang harus di beresin di kamar. "Ucap denis tiba -tiba karena ia melihat ibu dan kakak nya terilhat bingung dan di tambah zahra bertanya begitu.


"Oh iya ayo. "Ucap zahra.


Denis dan zahra masuk ke dalam kamar di ruang tamu tinggal dan vina dan ibu, ibu hanya diam saja ia memikir kan gimana caranya mendapatkan uang yang banyak, vina melihat ibu nya sangat kebingungan dan akhirnya vina menguatkan ibu nya.


"Ibu jangan khawatir kan masih ada vina yang bisa bantu ibu. "Ucap vina.


"Seharus nya kamu tuh fokus ke kuliah tapi malah kaya gini. "Ucap ibu menyesal.


"Engga apa-apa bu mungkin belum rezekinya nanti juga bakalan kuliah ko. "Ucap vina.


"Tapi kan ini semua gara-gara ibu dan bapak mi kalian jadi seperti ini. "Ucap ibu sambil matanya berkaca-kaca.


"Apaan sih bu ngomong kaya gitu, yang kita fikiran sekarang gimana caranya agar kita dapat uang yang banyak. "Ucap vina.


"Hmm iya vina. "Ucap ibu tersenyum.


Setelah mereka sudah mengobrol dan mencari cara untuk mendapatkan uang dalam tiga hari kemungkinan sangat sulit namun vina harus bersih keras karena kalau tidak rumah nya akan diambil kalau di ambil vina ibu dan kedua adik bingung akan tinggal di mana lagi karena itu Satu-satu nya yang mereka punya.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa vote like and comen☺🙏**


__ADS_2