Istri Sang Selir

Istri Sang Selir
Epson 37


__ADS_3

Hari kepulangan ibu di rumah sakit.


Ibu laras sudah mulai pulih dari sakit nya dokter pun mengizinkan ibu laras untuk pulang ke rumah, vina sangat senang mendengar ucapan dokter karena ibunya sudah membaik.


"Selamat pagi ibu. "Ucap dokter.


"Pagi dok. "Jawab ibu laras.


"Gimana ibu sudah membaikan?"Tanya dokter.


"Alhamdulillah. "Jawab ibu laras.


"Oh ya dok kapan ya saya pulang?. "Tanya ibu laras.


"Sekarang ibu juga boleh ko bu, tapi sehabis infusan nya habis ya bu. "Jawab dokter.


"Yang bener dok. "Ucap ibu laras.


"Iya bu. "Ucap dokter.


"Alhamdulillah dok kalau sudah di bolehkan pulang soal nya saya sudah engga betah di sini. "Ucap ibu laras.


"hehe iya ibu, saya permisi duluan ya bu. "Ucap dokter.


"Iya dok terimakasih. "Ucap vina.


Dokter keluar dari kamar ibu laras, vina melihat ibunya sangat gembira sekali karena ia akan pulang.


"Akhirnya vin, ibu pulang juga. "Ucap ibu.


"Iya bu, aku beresin baju ibu dulu yah. "Ucap vina.


Vina merapihkan beberapa baju ibu nya dan memasukannya ke dalam tas, setelah vina membereskan baju ibunya ia pun keluar dari kamar ibu nya dan menuju ke ruangan administrasi karena ada beberapa yang harus di tanda tangani karena akan keluar dari rumah sakit tersebut.


"Mba saya mau nanya?"Tanya ke bagian administrasi.


"Iya mba mau nanya apa. "Jawab mba perawat.


"Di mana bagian administrasi. "Ucap vina.


"Di sini mba, nama pasien nya siapa? "Tanya mba tersebut.


"Ibu laras. "Jawab vina.


"Oh iya sebentar yah mba. "Ucap mba admin.


Mba tersebut mencari dokumen tentang ibu laras ia pun sudah menemukan nya dan memberikan dokumen tersebut.


"Ini mba, tapi ini harus di tanda tangani dulu yah mba. "Ucap mba admin.


"Iya mba. "Ucap vina.


Mba admin pun membuka satu persatu berkas nya dan mana saja yang harus di tanda tangani, setelah semua nya selesai vina kembali lagi ke kamar ibu nya ternyata infusan ibu laras sudah di copot oleh suster.


"Ibu itu infusan nya ke mana? "Tanya vina ke ibu nya.


"Sudah di copot sama suster. "Jawab ibu.


"Oh gitu, vina udah ngurus semuanya tinggal kita pulang bu. "Ucap vina.


"Yaudah ayo sekarang saja kita pulang. "Ucap ibu.


"Bentar bu aku mau ngambil kursi roda dulu. "Ucap vina.

__ADS_1


Saat vina akan keluar dan akan mengambil kursi roda, datang perawat lelaki yang membawa kursi roda.


"Mba biar saya bantu ya ibu nya. "Ucap perawatan tersebut.


"Oh iya mas. "Ucap vina.


"Sudah mau pulang ya bu?"Tanya perawat tersebut.


"Iya mas. "Jawab ibu.


"Sini bu saya bantu untuk duduk. "Ucap perawat tersebut.


Perawat membantu ibu laras untuk duduk, vina membawa tas dan beberapa barang yang lain nya, untung vina sudah memesan taxi online lewat aplikasi ponsel nya.Vina ,ibu dan perawat sudah berada di dalam lift tak lama kemudian mereka sudah berada di bawah, perawat mengantarkan ibu laras dan vina ke parkiran.


"Cepat sembuh yah bu. "Ucap perawatan ke ibu laras.


"Iya mas makasih yah udah nganterin sampai sini."Ucap ibu laras.


"Iya bu sama-sama."Ucap perawatan sambil tersenyum.


Vina hanya tersenyum saja vina dan ibu masuk ke dalam taxi mereka berdua pun menuju rumah, kedua adik vina tidak tau kalau ibu nya akan pulang sekarang. Tak lama kemudian mereka berdua sudah berada di rumah nya.


"Assalamualaikum. "Ucap vina.


"Walaikum salam. "Jawab zahra dan denis berbarengan.


"Eh ka vina ko pulang sih?"Tanya zahra karena ia tidak melihat ibu.


"Ya pulang lah masa mau di sana terus. "Jawab ibu.


"Ibu ko udah pulang? "Tanya zahra.


"Kan ibu sudah sembuh ya harus pulang lah. "Jawab ibu.


"Iya nih masa engga di kasih masuk sih. "Ucap vina.


"Hehe iya lupa ayo bu masuk. "Ucap zahra.


Ibu dan vina masuk ke dalam rumah nya, ibu duduk di sofa sedangkan vina langsung menaruh tas yang berisi baju ke dapur, zahra pun bertanya kenapa mereka tidak di kasih tau kalau ibu akan pulang.


"Kak vina kenapa zahra engga di kasih tau kalau ibu sudah boleh pulang sekarang. "Ucap zahra.


"Biar survei kan. "Jawab vina.


"Lagian pula kita tau juga ngapain de. "Ucap denis.


"Ya pengen nganterin gitu. "Ucap zahra.


"Sudah-sudah ko pada ribut yang penting kan ibu sudah sehat dan sudah di rumah lagi. Ucap ibu.


"Tau nih zahra bu. "Ucap denis.


"Udah-udah sekarang ibu istirahat dulu yah. "Ucap vina ke ibu nya.


"Iya vin. "Ucap ibu.


Vina mengantarkan ibu nya ke kamar untuk istirahat, setelah vina mengantarkan ibu nya untuk istirahat vina merebahkan tubuhnya di sofa saat vina akan memejamkan matanya ponsel vina berbunyi.


Drtt! suara ponsel vina.


"Gimana dengan janji anda? Bukan kah ibu anda sudah sembuh. "Pesan dari simon.


"Saya akan menepati janji nya ko, tapi saya harus melihat ibu saya sehat seperti sedia kala. "Balasan dari vina.

__ADS_1


"Okeh saya akan tunggu, dan saya akan kasih kamu waktu dua hari untuk menemui saya. "Pesan dari simon.


"Iyah. "Balasan dari vina.


Vina mulai memijat dahi nya ia harus menepati janji yang ia ucapkan kepada simon, namun ia juga harus memikir kan tentang beasiswa nya saat fikiran vina ke mana -mana tiba-tiba fenia menelepon.


"Fenia ngapain dia telepon gue. "Ucap vina dalam hati nya.


"Hallo vin. "Ucap fenia disebrang telepon.


"Iya hallo fenia ada apa? "Tanya vina.


"Gimana kabar eluh. "Ucap fenia yang tiba-tiba menanyakan kabar vina.


"Alhamdulillah baik ko fen. "Jawab vina.


"Syukur lah."Ucap fenia yang sangat lega.


"Ada apa emang nya? "Tanya vina.


"Engga kenapa-kenapa sih, gue lagi kefikiran eluh aja takutnya kenapa -kenapa gitu. "Ucap fenia.


"Kirain kenapa, gue engga kenapa-kenapa ko. "Jawab vina.


"Syukur lah kalau gitu, ngomong-ngomong gimana vina sama beasiswa eluh? "Tanya fenia.


"Kaya nya gue engga ngambil deh fen, ada beberapa faktor juga kalau gue ngambil beasiswa itu. "Ucap vina.


"Hmmm ia gue paham ko vin, engga mudah juga sih kalau gue jadi eluh. "Ucap fenia.


"Makanya itu, engga apa-apa lah gue engga kuliah juga yang penting nanti ade gue aja lah. "Ucap vina.


"Iya mudah-mudahan aja nanti ada rezekinya yah. "Ucap fenia.


"Iya aamiin, "Ucap vina.


"Oh ya eluh gimana itu mau diambil kah beasiswa nya? "Tanya vina ke fenia.


"Iya vina mau diambil ini juga gue lagi ngurus berkas -berkas nya. "Ucap fenia dengan lesu.


"Syukurlah kalau begitu semangat yah fen. "Ucap vina.


"Makasih ya vin, tapi kalau engga ada eluh gue engga ada temen lagi deh. "Ucap fenia.


"Sutt jangan ngomong kaya gitu dong masa sih nanti eluh engga ada temen di kampus kan banyak juga temen-temen kita yang masuk ke kampus itu. "Ucap vina.


"Iya sih tapi kan, gue engga kaya sama eluh. "Ucap fenia.


"Udah ah jangan sedih, oh ya fen udah dulu ya gue di panggil sama ibu. "Ucap vina.


"Oh iya vin."Ucap fenia.


"Iyah dahh. "Ucap vina.


Vina mengakhiri obrolan nya dengan vina, ia melihat ibu nya akan ke kamar mandi vina dengan sigap nya ia langsung membantu ibu nya untuk ke kamar mandi.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa vote like and comen☺🙏**


__ADS_2