
Simon sedang berjalan ke arah meja makan dan ia pun di sapa oleh putrinya yang manja itu.
"Selamat pagi dady. "Ucap Dea putri manja nya itu.
"Pagi putri ke sayangan dady. "Ucap simon.
"Ayo mas kita sarapan. "Ucap istri simon.
"Iya. "Ucap simon.
"Mau sarapan roti apa mau yang lain mas? "Tanya istri simon.
"Roti aja deh. "Jawab simon.
"Gimana dirga dengan kuliah kamu? "Tanya simon ke anak pertama nya.
"Baik-baik aja ko dady. "Jawab dirga.
"Syukurlah kalau baik mah. "Ucap simon.
"Ini rotinya. "Ucap istri simon.
"Oh iya. "Ucap simon.
Baru saja simon sarapan dirga sudah akan berpamitan makanya ia sarapan sangat terburu-buru kareh ia harus ke kampus pagi-pagi sekali karena ada tugas.
"Mami, dady aku pamit duluan yah ke kampus. "Ucap dirga ke dua orang tua nya.
"Itu sarapan kamu belum habis loh dirga. "Ucap mami nya.
"Ini juga di habis kan ko mih. "Ucap dirga.
"Santai aja kali dir udah kaya apaan tau kamu itu makan. "Ucap simon.
"Buru-buru dady soal nya. "Ucap dirga.
"Kakak kaya anak kecil deh makan nya. "Ucap dea.
"Bodo amat ,dady, mamih aku berangkat yah dahh. "Ucap dirga sambil pamit dan keluar dari rumah nya.
"Kebiasaan tuh anak suka kaya gitu. "Ucap mamih nya.
Dirga keluar dari rumah nya ia membawa motor sport nya keluar dari kompleks perumahannya,
Sedang kan simon,istri dan putri nya melanjutkan sarapan nya tak lama kemudian putri nya pun berangkat sekolah ia berangkat di antarkan oleh supir pribadi nya.
"Dady, momi aku berangkat yah. "Ucap dea kepada orang tua.
"Iya nak hati-hati di jalan. "Ucap istri simon dan tidak mencium anak nya.
"Hati-hati yah anak kesayangan dady. "Ucap simon dan mencium anak nya.
__ADS_1
"Siap dady. "Ucap dea.
Dea pergi ke sekolah, di rumah tinggal nada istri simon dan simon tak lama kemudian simon akan pamit untuk pergi keluar karena ada hal yang harus ia pantau.
"Saya berangkat dulu yah. "Ucap simon.
"Iya hati-hati ya mas. "Ucap nadia.
Simon sudah berpamitan kepada istri nya ia pun keluar dari rumah nya yang megah itu, supir pribadinya sudah membukakan pintu mobil nya ia pun meninggal kan kediaman nya.
Di Rumah Vina.
Kedua adik nya sedang sarapan begitupun dengan ibu nya, mereka sarapan sangat hikmat tak lama kemudian ibu nya vina pamit ia akan pergi berkerja.
"Nak ibu pergi kerja dulu yah. "Ucap ibu sambil batuk.
"Ibu yakin mau kerja sedangkan ibu lagi sakit loh. "Ucap cina yang khawatir.
"Ibu engga apa-apa ko ini mah cuman batuk biasa saja. "Ucap ibu.
"Iya bu engga usah kerja dulu aja nanti yang ada makin parah. "Ucap denis.
"Iya tuh bu bener kata denis. "Ucap vina.
"Engga apa-apa ko ibu kuat, yaudah ibu pergi dulu yah. "Ucap ibu.
"Tapi bu. "Ucap vina.
"Yaudah deh terserah ibu aja. "Ucap vina.
"Ibu pamit tah doain supaya kerjaan ibu lancar. "Ucap ibu.
"Aamiin. "Ucap ketiga anak nya.
Ibu pun berangkat kerja meskipun ia sedang sakit, vina pun merasa kasiahan melihat ibu nya harus banting tulang sendirian tapi ia pun sudah berusaha mencari kerjaan namun hasil nya masih nihil, belum lagi hutang mereka harus di bayar secepat ini.
"Kakak. "Ucap zahra sambil mengoyah kan tangan vina.
"Iya de apa. "Ucap vina ia pun membuyarkan fikiran nya.
"Tadi kak denis ngomong engga di dengerin. "Ucap zahra.
"Ngomong apa emang. "Ucap vina.
"Kita berangkat sekolah dulu ya kak. "Ucap denis.
"Oh iya, jaga adik mu ini yah. "Ucap vina.
"Siap kak, ayo zah kita berangkat nanti kesiangan loh. "Ucap denis.
"Iya ayo. "Ucap zahra.
__ADS_1
"Kita berangkat dulu ya kak. "Ucap zahra.
"Ia kalian berdua hati -hati yah. "Ucap vina.
"Iya kak. "Ucap kedua adik nya.
Denis dan zahra pergi ke sekolah di rumah tinggal ada vina seorang ia langsung membereskan piring kotor dan membawa nya ke dapur, ia membereskan rumah nya. Setelah vina selesai membereskan rumah nya ia rehat sebentar tak lama kemudian ponsel vina pun berbunyi.
Tink. bunyi chat masuk.
"Bos saya ingin betemu dengan anda hari ini. "Isi pesan dari nomor yang tidak di kenal.
"Siapa ini. "Balasan dari vina.
"Saya anak buah nya bos simon."Balasan dari anak buah simon.
"Okeh nanti saya akan ke sana serlok aja lokasi nya. "Balasan dari vina.
"Okeh nanti saya serlok. "Ucap anak buah simon.
Setelah vina membalas pesan dari anak buah nya simon ia meletakkan ponsel nya di meja lalu ia pergi mandi, tak lama kemudian gita sudah selesai mandi ia memakai pakaian seperti biasa vina memakai celana jeas dan kaos warna putih tak lupa ia memakai make up tipis tak lupa ia pun membawa tas kecil, vina sudah selesai semua ia pun pergi ke tempat tujuan.
Vina sudah berada di jalan ia pun sudah membuka serlok nya, ia sudah berada di tempat tersebut ia pun masuk ke dalam restoran sebelum masuk ke dalam ia menghelaskan nafas nya dengan kasar vina masuk ke dalam dan mencari meja nomor 20 vina melihat di sekeliling nya dan ia pun sudah menemukan meja nomor 20 dan di sana sudah ada dua orang yang sedang duduk.
"Permisi selamat siang. "Ucap vina.
"Ya selamat siang."Ucap kedua lelaki tersebut.
"Perkenalkan nama saya vina. "Ucap vina sambil meyulurkan tangan nya.
"Oh silahkan duduk. "Ucap lelaki tersebut.
"☺ "Vina hanya tersenyum dan langsung duduk.
"Mau pesan apa? "Tanya lelaki tersebut.
"Apa aja. "Jawab vina dengan datar karena ia tidak mau bertele-tele.
"Okeh. "Ucap lelaki tersebut.
Lelaki tersebut memesan makan dan minuman namun vina masih bingung mana yang namanya simon apakah lelaki di sebelah dia apa di samping dia, namun ia pun tidak memikir nya karena kedua lelaki tersebut sudah keliahatan bapak -bapak sekali, vina mengira pasti simon itu badan gendut sudah tua karena ia fikir jalan fikiran simon sangat arogan.
Beberapa jam ia sudah menunggu akhirnya makanan sudah datang dan saat makanan sudah datang simon pun datang,saat simon datang kedua lelaki tersebut berdiri dan mendokok kan tubuh nya ia memberikan rasa hormat kepada simon seketika vina pun terkejut melihat kedua lelaki tersebut seperti itu, ia kira dua lelaki tersebut salah satu nya simon ternyata bukan.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**