Istri Sang Selir

Istri Sang Selir
Epson 43


__ADS_3

Sang mentari telah menyinari kamarnya vina ia pun terbangun dari tidurnya pas vina bangun ia merasa aga sakit di area sensitif nya, ia melihat ke sisi nya namun simon sudah tidak ada di kamar vina merasa lega karena simon sudah tidak ada di kamar tersebut.


"Ke mana dia? "Tanya vina dalam fikirannya.


"Bagus deh kalau dia tidak ada di sini kalau masih di sini pasti habis saya. "Batin vina.


Vina sedikit demi sedikit berjalan ke kamar mandi ia ingin mandi karena ia semalaman habis tempur, setelah di kamar mandi vina berendam di bat up ia ingin merilexkan tubuh nya dengan cara berendam. Setelah berlama-lama di dalam kamar mandi vina sudah selesai mandi ia pun keluar dari kamar mandi, namun perut vina sudah mulai berbunyi ia merasa lapar dan vina pun turun ke bawah untuk mencari makanan.


"Selamat pagi non. "Sapa bi inah ke vina.


"Pagi bi. "Jawab vina.


"Non mau sarapan? "Tanya bi inah.


"Iya bi, oh iya pak simon ke mana ya bi? "Tanya vina.


"Tuan kaya nya lagi keluar non. "Jawab bi inah.


"Oh keluar. Ucap vina ia pun tidak memperdulikan simon mau ke mana.


"Non bibi permisis kebelakang dulu yah. "Ucap bibi.


"Oh iya bi silahkan. "Ucap vina.


Bi inah pergi meninggal kan vina yang sedang sarapan vina sarapan begitu lahap mungkin efek kecapean kali yah sampe segitu nya ia sarapan, setelah vina sarapan vina pun membereskan meja makan dan menyimpan piring kotor ke dapur.


"Non mau ngapain ke dapur haduh. "Ucap bi inah.


"Ya mau naro ini doang bi ke sini. "Ucap vina.


"Engga usah non biar bibi aja non engga usah bawa piring kotor kaya gini ke dapur. "Ucap bibi.


"Ya engga apa -apa bi sudah biasa ko aku juga. "Ucap vina.


"Jangan ya non nanti saya di marahin sama tuan. "Ucap bi inah.


"Iya bi engga bakalan lagi ko, yaudah jangan kaya gini yah."Ucap vina yang tidak enak karena bi inah memomohon sampe segitu nya.


"Iya non makasih, non tinggal duduk aja engga usah ngapa-apain. "Ucap bi inah.


"Iya bi kalau gitu aku ke kamar dulu yah. "Ucap vina.


"Iya non. "Ucap bibi.

__ADS_1


Vina memutuskan untuk pergi ke kamar nya setelah vina menaiki anak tangg vina membukakan pintu kamar nya, ia terkejut melihat kamar nya sudah rapih padahal tadi ia meninggalkan kamar nya berantakan seperti kapal pecah namun saat vina kembali lagi ke kamar nya sudah rapih.


.


.


.


Keesokan harinya.


Vina sudah mulai masuk ke kampus vina ke kampus menaiki taxi karena vina belum di kasih kendaraan oleh simon dan ia pun mau engga mau harus memakai taxi online, karena di daerah tempat tinggal vina sekarang jarang ada angkutan umum. Vina sudah berada di kampus nya saat vina akan memasuki gerbang kampus fenia pun datang dan menarik tangan vina.


"Siapa sih maen narik-narik aja tangan engga sopan. "Ucap vina karena ia tidak tau yang narik siapa.


"Uluh masih pagi neng udah esmosi aja. "Ucap fenia.


"Kebiasaan loh suka narik kirain gue siapa kan takutnya orang jail. "Ucap vina.


"Mana aja ada pagi-pagi gini ada orang jail vin. "Ucap fenia.


"Ya mungkin aja kan, mana kita tau ada orang jahat. "Ucap vina.


"Iyah sih, yaudah deh kita masuk aja ."Ucap fenia.


Mereka pun berjalan ke salah satu gedung di kampus saat vina dan fenia berjalan tiba-tiba ada dirga dan ia the geng nya, mereka bertiga pun lewat dan seperti biasa semua wanita terpesona melihat ketampanan dirga dan kedua sahabat nya namun dirga selalu menghiraukan cewek -cewek tersebut berbeda dengan alex yang selalu genit ke semua cewek.


"Selalu deh heboh kalau ada kakak kelas itu heran gue. "Ucap fenia karena tidak suka melihat kakak senior nya itu.


"Udah lah bukan urusan kita juga. "Ucap vina.


"Iyah sih, tapi para cewek -cewek itu menghalangi kita jalan vin. "Ucap fenia.


"Yaudah tinggal lewat aja kan. "Ucap vina.


"Iyah sih. "Ucap fenia.


Vina dan fenia melewati kerumuhan itu semua perempuan pada menghampiri dirga dan kedua sahabat nya, berbeda dengan vina dan fenia mereka malah melewati ketiga cowok itu tanpa merasa bersalah. Dirga semakin penasaran dengan vina dari awal ketemu sampai sekarang ia masih kagum sama vina di saat semua para perempuan pada menghampiri dia namun vina sangat berbeda .


"Wah itu cewek kaya nya mau ngedekitin kita deh, sampe nyamperin kita tuh dir. "Ucap alex.


"Salut gue baru kali ini ada yang terang-terangan mau nyamperin kita terus menerjang para cewek -cewek lain lagi. "Ucap aska.


Namun pas vina dan fenia sudah berada tepat di depan dirga dan kedua sahabat nya, vina dan fenia malah melewati karena vina dan fenia akan ke gedung tersebut namun terhalang oleh keberadaan dirga dan kedua sahabat nya.

__ADS_1


"Permisi boleh kah saya numpang lewat. "Ucap fenia dan vina.


"Apa! "Ucap alex karena kaget dengan ucapan kedua perempuan tersebut.


"Permisi kak saya dan teman saya mau lewat bisakah kalian minggir sedikit. "Ucap vina.


"Kalian berdua engga mau foto barenga sama kita. "Ucap aska.


"Hello emang situ artis apa. "Ucap fenia.


"Suutt fenia,"Ucap vina.


"Abis nya mau lewat aja susah malah di kira mau foto lagi, ke pdean banget dah. "Ucap fenia .


"Kalian berdua emang engga tau kita itu siapa. "Ucap alex.


"Intinya saya engga peduli siapa kalian saya hanya ingin lewat saja. "Ucap fenia sudah mulai kesal.


"Maaf ya kak kita cuman mau lewat aja ko, kita berdua lagi buru-buru nih. "Ucap vina dengan lembut.


"Silahkan lewat saja. "Ucap dirga.


"Mohon kasih jalan yah untuk dua wanita ini."Ucap dirga.


"Terimakasih kakak. "Ucap vina dan ia pun berjalan.


Dirga hanya membalas dengan senyuman saja semua cewek di situ cemburu melihat vina dan fenia berdekatan dengan dirga dan kedua sahabat nya, alex hanya terdiam melihat dirga begitu manis saat berbicara dengan vina padahal ia terlihat cuek saja apa lagi soal kaya gini.


Vina Andriani Umur 19 tahun dan baru masuk ke kampus bina bangsa.


Vina saat pergi ke kampus.



.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗


Jangan lupa vote like and comen☺🙏**

__ADS_1


__ADS_2