Istri Sang Selir

Istri Sang Selir
Epson 28


__ADS_3

Setelah semua selesai makan ibu menyuruh ketiga anak nya untuk diam dulu di ruang tv jangan ada yang ke kamar dulu, vina yang sudah selesai membereskan piring kotor dan saat vina akan pergi ke kamar ibu memanggil nya.


"Vina sini dulu. "Panggil ibu.


"Iya bu ada apa. "Ucap vina.


"Duduk dulu sinih. "Ucap ibu.


Vina duduk di sebelah ibu, ibu memperhatikan anak-anak nya dan ibu merasa heran kepada zahra anak bungsu nya itu dari tadi ia hanya diam saja.


"Ibu mau tanya sama kalian bertiga. "Ucap ibu.


"Mau tanya apa bu. "Jawab vina.


"Ada masalah apa sama kalian bertiga? "Tanya ibu.


"Kita engga ada masalah apa-apa bu. "Jawab denis.


"Iya bu kita baik-baik saja ko. "Ucap vina.


"Zahra kamu kenapa dari tadi diam saja terus kaya yang ketakutan gitu? "Tanya ibu.


"Engga kenapa -kenapa ko bu. "Jawab zahra.


"Sejak kapan zahra pintar bohong. "Ucap ibu.


"Beneran bu,zahra engga kenapa-kenapa mungkin perasaan ibu aja kali. "Ucap zahra.


"Baik kalau gitu, kalian bertiga jangan berbohong ya kepada ibu. "Ucap ibu.


"Iya bu engga bakalan ko. "Ucap vina.


"Yasudah kalian istirahat gih. "Ucap ibu.


"Iya bu. "Ucap vina, denis dan zahra.


Mereka bertiga berjalan ke kamar nya masing-masing denis ke kamar nya sedang kan zahra pergi ke kamar vina, vina sangat lega karena zahra tidak ngasih tau ibu nya bahwa tadi ada seorang lelaki yang mengacak-acak rumah nya,setelah masuk kamar vina memeluk adik nya itu.


"Untung kamu bisa menutupi nya zahra. "Ucap vina.


"Sebenarnya zahra takut kakak berbohong sama ibu tapi zahra juga engga mau kalau sampai ibu ke fikiran. "Ucap zahra.


"Tenang aja zahra engga usah takut kan ada kakak, kakak janji bakalan nyari jalan untuk semua ini. "Ucap vina.

__ADS_1


"Iya kakak, zahra selalu doain ko supaya keluarga kita aman dan tidak ada lagi orang jahat. "Ucap zahra.


"Aamiin, sudah kita tidur aja yuk besok kan kamu sekolah. "Ucap vina.


"Iya kakak. "Ucap zahra.


Vina mengajak zahra untuk tidur, zahra sudah tertidur dengan lelap namun ia belum saja biasa tidur karena masih memikirkan hal yang tadi siang terjadi.


"Gimana caranya biar gue dapat uang sebanyak itu dalam 3 hari saja mana mungkin. "Ucap cina sambil menatap langit-langkit kamar nya.


"Apa gue temui aja yah bos nya."Ucap vina dalam fikiranya.


"Tapi kalau gue nyamperin bos nya gue mau bilang apa. "Ucapan vina lagi yang bertanya-tanya hal itu.


"Ah sudah lan mending gue tidur aja. "Ucap vina.


Vina menyelimuti tubuhnya ia pun tertidur saat tadi fikiran nya mulai ke mana -mana, Sang mentari telah terbit zahra sudah terbangun dari tidur nya namun saat zahra akan membangun kakak nya namun ia tidak tega membangun kan nya ia pun mengurungkan niat nya untuk membangunkan kakak nya itu, zahra keluar dari kamar ia melihat ibu nya sedang menyiap kan sarapan.


"Eh anak ibu udah bangun. "Ucap ibu.


"Iya bu. "Ucap zahra yang masih mengenakan baju tidur.


"Mandi dulu de habis mandi nanti kita sarapan. "Ucap ibu.


"Iya nak. "Ucap ibu.


Zahra pergi ke kamar mandi saat zahra berada di kamar mandi, denis juga baru bangun dari tidurnya ia keluar dari kamar sambil membawa handuk nya,denis langsung bergegas ke kamar mandi namun di kamar mandi ada zahra.


"Ko pintunya engga bisa di buka sih. "Ucap denis.


"Siapa di dalam. "Ucap denis.


"Ada sih denis pagi-pagi udah teriak-teriak aja. "Ucap ibu.


"Ini bu siapa di kamar mandi mana engga nyaut lagi di panggil nya. "Ucap denis.


"Zahra tadi katanya mau mandi. "Ucap ibu.


"Oh pantesan dia engga nyaut. "Ucap denis sambil duduk di meja makan.


"Tumben kamu juga udah bangun,biasanya kan harus di bangunin sama ibu. "Ucap ibu.


"Hmmm lagi engga mau ngerepotin ibu aja. "Ucap denis.

__ADS_1


Saat ibu akan berbicara kepada denis, Zahra keluar dari kamar mandi dan denia pun langsung ke kamar mandi karena takut di langkah lagi nanti sama kakak nya.


"Lama bener loh di kamar mandi ngapain aja. "Ucap denis kepada zahra.


"Ya mandi lah apa lagi coba kalau di kamar mandi. "Ucap zahra.


"Lama bener biasa juga engga lama. "Ucap denis.


"Ya terserah aku dong. "Ucap zahra.


Namun denis tidak menjawan ucapan adik nya tersebut ia langsung masuk ke kamar mandi, zahra sudah mandi ia masuk ke kamar untuk siap -siap pake seragam sekolahnya.


"Zahra bangun kan kak vina yah. "Ucap ibu.


"Iya bu. "Jawab zahra.


Setelah di kamar zahra membangunkan kakak nya itu karena vina masih di tempat tidur ia masih di alam mimpi nya.


"Kakak bangun udah siang. "Ucap Zahra.


"Hmmm iya. "Jawab vina yang masih belum melek.


"Kakak bangun ikhhh. "Ucap zahra sambil mengoyahkan tubuh vina.


"Iya tangan kamu dingin banget sih. "Ucap vina langsung bangun dari tidurnya nya.


"Heheh kan aku baru aja udah mandi jadi tangan masih dingin. "Ucap zahra.


"Yaudah cepetan pakai seragam nya. "Ucap vina.


"Iya ini juga mau. "Ucap zahra.


Zahra memakai seragam nya namun vina masih saja di tempat tidur nya ia sangat enggan sekali untuk beranjak dari tempat tidur, zahra meminta tolong kepada vina untuk mengikat kan rambut nya supaya tidak berantakan vina pun mengia kan dan merapihakan rambut adik nya itu.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗


Jangan lupa vote like and comen☺🙏**

__ADS_1


__ADS_2