
Sesampainya di mall fenia mengajak vina mengilingi mall, Fenia mengajak vina ngobrol di tempat seperti cafe kaya gitu di dalam.
"Vin kita ke sana yuk. "Ajak fenia.
"Engga ah fen mending kita keluar aja deh. "Ucap vina yang malah ngajak fenia keluar dari mall.
"Ayo ah ke sana tenang aja eluh engga usah mikirin bayar nya nanti gue tlaktir. "Ucap Fenia.
"Tapi fen. "Ucap vina yang engga enak.
"Ayo lah. "Ucap fenia dan menarik vina.
Mereka berjalan ke salah satu tempat kaya untuk sekedar ngopi-ngopi gitu, sesampainya di tempat itu fenia memesan minuman vina dan fenia pun duduk sambil menunggu minuman nya datang.
"Oh ya ko eluh ada di daerah sini lagi ngapain?. "Tanya fenia.
"Gue lagi nyari kerjaan fen. "Jawab vina.
"Eluh mau nyari kerjaan apaan kan izasah aja belum ada. "Ucap fenia.
"Ya apa aja sih fen yang penting dapat uang dan halal. "Ucap vina.
"Eluh kenapa sih sampai bersih keras kaya gini cari kerjaan?. "Tanya Fenia.
"Kalau gue engga cari kerjaan gimana mau banyar hutang nya fen kalau ibu gue yang kerja doang mah. "Ucap vina.
"Iya sih, tapi masih lama kan itu waktu pembayaran nya. "Ucap fenia.
"Di kasih waktu hanya satu minggu fen. "Ucap vina.
"Apa! gila kali ya tuh orang dapat dari mana uang segitu dalam waktu seminggu. "Ucap fenia.
"Entah lah gue juga bingung fen. "Ucap vina.
saat fenia akan berbicara datang seorang barista yang mengatarkan minuman ke Fenia dan vina.
"Ini kak pesanan nya. "Ucap mas tersebut.
"Makasih mas. "Ucap fenia.
Mas barista kembali lagi ke dalam, setelah minuman mereka udah ada fenia pun masih penasaran kenapa di kasih waktu sebentar itu.
"Terus eluh dalam satu minggu itu emang sudah ada uang nya?. "Tanya fenia.
"Belum ada fen boro-boro buat ngumpulin kadang buat makan juga ya begitu lah. "Ucap vina dengan lesu.
"Hmmm nanti gue bantu deh. "Ucap fenia yang merasa kasihan kepada teman nya itu.
"Engga usah fen ngerepotin terus, gue bisa ko usaha sendiri. "Ucap vina.
__ADS_1
"Engga ngerepotin ko santai aja sama gue mah nanti kita cari jalan keluarnya okeh. "Ucap Fenia.
"Hmm iya makasih yah fen eluh selalu ada saat gue suka mau pun duka. "Ucap vina.
"Iya sama-sama, kita kan sahabat jadi harus gitu lah. "Ucap fenia.
"Bersyukur banget gue punya sahabat kaya eluh. "Ucap vina sambil mata nya berkaca -kaca.
"Udah ah ko jadi melow gini, kita ke mana lagi nih?"Tanya fenia.
"Kita pulang aja yuk. "ajak vina.
"Yaudah ayo. "Ucap fenia.
Dan mereka pun pulang mereka berdua sudah berada di depan mall, Fenia dan vina sedang menunggu taxi online nya padahal vina mau naik angkutan umum saja namun fenia melarang nya ia akan mengantarkan vina pulang.
"Gue naik angkot aja ya fen. "Ucap vina.
"Ishh apaan sih bareng aja kali sama gue sekalian lah. "Ucap Fenia.
"Tapi. "Ucap vina.
"Engga usah tapi-tapi tuh taxi nya udah datang. "Ucap fenia.
Taxi online mengahampiri fenia dan ia pun bertanya.
"Mba fenia yah? "Tanya supir taxi.
Fenia dan vina masuk ke dalam taxi di sepanjang jalan mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol dan bercerita saat sekolah dan sekarang akhirnya bisa lulus juga, saat bercerita tentang sekolah fenia baru ke fikiran tentang beasiswa mereka.
"Oh ya vin tentang beasiswa itu eluh mau diambil engga?. "Tanya fenia.
"Kurang tau deh fen gue belum memutuskan kan. "Jawab vina.
"Yaudah fikir-fikir dulu aja. "Ucap fenia.
"Iya fen. "Ucap vina.
Dan tak lama kemudian mereka telah sampai di gang rumah nya vina tak terasa mereka sudah sampai saja.
"Mampir dulu. "Ucap vina ke fenia.
"Lain kali aja vin udah sore soal nya. "Ucap fenia.
"Oh yaudah hati-hati yah. "Ucap vina.
"Iyah dahh dahh. "Ucap fenia dan melambaykan tangan nya.
Setelah mobil fenia sudah berjalan vina pun berjalan ke arah rumah nya, saat tiba sudah bentar lagi sampai vina melihat kekacauan lagi di rumah nya mereka di datangi seseorang yang waktu kemarin dan mengacak-ngacak lagi rumah vina dan ada beberapa barang yang sudah ada di luar.
__ADS_1
"Ada apa lagi ini? "Tanya vina ke salah seorang lelaki.
"Kau pake nanya lagi ya mau nagih uang lah. "Ucap lelaki tersebut dan melemparkan piring plastik.
"Bukan nya minggu depan seharus nya kamu datang, ini baru saja 2 hari. "Ucap vina.
"Bos kami yang menyuruh nyah, dan kamu sama kedua adik mu dan ibu mu harus membayar hutang sekarang. "Ucap lelaki tersebut.
"Kita sudah sepakat akan mengembalikan minggu depan. "Ucap vina.
"Kami bilang waktu kemarin sekarang beda lagi. "Ucap lelaki tersebut.
"Saya mohon untuk sekarang uang kami belum cukup."Ucap vina yang memohon kepada lelaki itu.
"Jangan memohon ke saya memohon saja sama bos kami. "Ujar lelaki tersebut.
"Mana bos anda. "Ucap vina yang menantang lelaki itu.
"Hahaha anda siapa berani nya pengen ketemu sama bos kami yang super sibuk ."Ucap lelaki tersebut.
"Saya mau memohon untuk meringankan hutang saya. "Ucap vina.
"Halah mana bisa. "Ucap lelaki itu.
"Gimana apa ada barang yang bisa kita angkut. "Ucap lelaki itu ke anak buah nya.
"Tidak ada bos. "Ucap anak buah nyah.
"Yaelah masa tidak ada satu pun baranh yang bisa kita bawa atau pun engga ada barang berharga gitu. "Ucap lelaki itu.
"Tidak ada bos. "Ucap anak buah.
"Ternyata kau sangat miskin sekali. "Ucap lelaki itu di hadapan vina.
Vina hanya bisa terdiam dengan segala hinaan dari lelaki tersebut mau vina membukam juga emang kenyataan nya seperti itu.
"Karena rumah mu tidak mempunyai barang yang berharga jadi kemungkinan kamu nanti langsung berurusan langsung sama bos saya. "Ucap lelaki tersebut.
Lelaki yang arogan itu dan anak buah nya meninggal kan rumah vina yang sudah di berantakin sama lelaki tersebut, zahra adik vina hanya menangis sejak tadi karena ia pas dari pulang sekolah lelaki tersebut sudah berada di rumah nya.
.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**