Istri Sang Selir

Istri Sang Selir
Epson 27


__ADS_3

Zahra adik vina masih nangis dan vina pun berusaha menenangkan adik nya tersebut.


"Udah jangan nangis terus, kan di sini udah ada kakak. "Ucap vina sambil mengelus kepala zahra.


"Tapi kak,zahra masih takut dengan orang itu. "Ucap zahra sambil nangis.


"Engga bakalan datang lagi ko de orang itu nya ke sini. "Ucap vina meyakinkan zahra.


"Bener kak engga bakalan datang. "Ucap zahra.


"Iya engga bakalan datang lagi kan nanti ada kakak yang selalu jagain kamu. "Ucap vina.


"Bener ya kakak. "Ucap zahra.


"Iya bener makanya jangan nangis lagi yah. "Ucap vina.


"Iya kakak,engga ko. "Ucap zahra.


"Yaudah kita beresin yuk barang-barang nya nanti ke buru ibu pulang. "Ucap vina .


"Iya kakak. "Ucap zahra.


Vina dan zahra membereskan barang -barang yang tadi habis di berantakin sama seorang lelaki engga jelas, saat vina dan zahra sedang membereskan adi vina yang cowok pun datang ia langsung kaget meliat rumah nya berantakan sekali barang-barang pada ada di luar rumah.


"Ada apa ini ko berantakan sekali rumah ini. "Ucap denis yang masih scok melihat rumah nya berantakan.


"Eh abang udah pulang?. "Tanya zahra sambil mengambil barang yang ada di luar.


"Iya de, ini kenapa ko barang-barang kita ada di luar kaya gini?."Tanya denis.


"Biasa kakak tadi ada seorang lelaki engga tau siapa tiba-tiba masuk aja ke rumah kita. "Ucap zahra.


"Hah ko bisa tapi kamu engga di apa-apain kan?. "Tanya denis yang khawatir ade nya takut kenapa-kenapa.


"Zahra engga kenapa-kenapa ko bang. "Ucap zahra.


Vina keluar ia akan mengambil barang dan saat akan mengambil barang denis bertanya kepada kakak nya itu apa yang terjadi dengan rumah mereka.


"Kakak ini kenapa ko bisa kaya gini rumah kita? "Tanya denis.


"Nanti kakak ceritain sekarang bantu kakak dan adik mu ini membereskan barang-barang ini. "Ucap vina.


"Iya kakak aku taro tas dulu. "Ucap denis.

__ADS_1


Denis menaruh tas nya setelah menaruh tas nya denis pun membantu kakak dan adik nya membereskan rumah mereka yang berantakkan, denis sempat berfikir ada apa dengan rumah mereka baru saja kemarin sudah di berantakin sekarang udah kaya gini lagi, setelah selesai semuanya rumah mereka pun rapih seperti semula tidak seperti tadi kaya kapal pecah.Zahra pergi ke dapur ia akan membuatkan minuman untuk kedua kakak nya pasti mereka ke hausan, vina duduk di bangku bersama denis dan denis bertanya lagi perihal tadi.


"Tadi kakak belum menjawab pertanyaan denis. "Ucap denis ke vina.


"Pertanyaan yang mana?. "Tanya vina.


"Tadi kata zahra ada seorang lelaki yang membuat rumah kita kaya kapal pecah gini. "Ucap denis.


"Iya memang benar tapi kalian berdua engga usah khawatir orang itu engga bakalan datang lagi ko. "Ucap vina.


"Yang benar kakak orang itu engga bakalan datang lagi. "Ucap zahra sambil membawa minuman.


"Iya de jadi kalian engga usah khawatir yah. "Ucap vina.


"Apakah ibu tau kakak?"Tanya denis.


"Engga tau abang kan ibu belum pulang. "Jawab zahra.


"Kita harus bilang ke ibu biar ibu tau semuanya. "Ucap denis.


"Jangan kalian berdua jangan kasih tau ibu kalau har ini ada orang ke sini. "Ucap vina.


"Kenapa kakak?. "Tanya zahra dan denis berbarengan.


"Tapi kakak kalau ibu engga di kasih tau gimana nanti kalau suatu saat mereka datang lagi, kalau yang di rumah denis sih engga apa-apa masalah nya takut nya zahra yang ada di rumah seperti tadi. "Ucap denis yang khawatir dengan adik bungsu nya itu.


"Kakak akan menjamin nya de, jadi kalian jangan bilang masalah ini. "Ucap vina.


"Baiklah kalau kakak mau nya gitu. "Ucap denis.


Setelah mereka menbahas tenang tadi, denis beranjak dari duduk nya ia akan mandi karena sudah gerah tadi habis membereskan barang dan menaruh nya di tempat semula, ibu pulang dari tempat kerjanya vina yang tadi sedang duduk sambil melamun.


"Assalamualaikum. "Ucap ibu namun engga ada yang menjawab nya.


ibu langsung masuk ke dalam ibu melihat vina sedang duduk sambil melamun dan ibu pun duduk di sebelah vina.


"Eh ibu udah pulang. "Ucap zahra yang keluar dari kamar nya.


"Iya nak. "Ucap ibu sambil tersenyum.


Vina membuyarkan lamunan nya karena mendengar suara zahra, vina terkejut di dekat dia ada ibu.


"Ibu sejak kapan di duduk di sebelah aku? "Tanya vina.

__ADS_1


"Baru saja, padahal tadi ibu mengucap salam namun tidak ada yang mendengar nya. "Ucap ibu.


"Maaf bu engga kedengaran tadi. "Ucap vina dan menyalami ibu nya.


"Iya engga kenapa -kenapa ko."Ucap ibu.


"Ibu pasti cape yah hari ini. "Ucap zahra kepada ibu nya.


"Lumayan lah,Ibu mau mandi dulu yah badan ibu pada lengket. "Ucap ibu.


"Iya bu. "Ucap zahra.


Ibu beranjak dari duduknya dan pergi ke kamar mandi, ibu berjalan sambil melihat vina bengong mulu ibu aga cemas kepada vina namun ibu akan mandi setelah mandi ibu akan mengobrol dengan vina.


Tak lama kemudian ibu sudah selesai mandi ibu mengajak ketiga anak nya untuk makan malam bersama.


"Zahra panggil abang mu kita makan bareng ayo. "Ucap ibu kepada zahra yang sedang duduk sambil nonton televisi.


"Iya bu. "Ucap zahra.


Zahra datang ke kamar denis ia mengajak abang nya untuk makan.


"Abang ayo makan bareng. "Ucap zahra.


"Iya de. "Ucap denis.


Setelah zahra sudah memanggil abang nya zahra kembai lagi ke meja makan.


"Gimana de,abang sudah di panggil?. "Tanya ibu.


"Sudah bu, itu abang. "Ucap zahra.


"Ayo kita makan. "Ucap ibu.


Setelah ketiga anak nya sudah berkumpul mereka pun makan bersama, mereka makan dengan menu seadanya namun sangat nikmat di nikmati kalau makan bersama, Setelah selesai makan seperti biasa vina akan memberes kan piring kotor nya. Ibu melihat ketiga anak nya sangat murung apa lagi zahra ia dari tadi lesu sekali kelihatan nya.


.


.


.


**Happy ReadingšŸ¤—šŸ¤—

__ADS_1


Jangan lupa vote like and comenā˜ŗšŸ™**


__ADS_2