Istri Sang Workaholic

Istri Sang Workaholic
Bab 5- Sabun


__ADS_3

Sreeeekkkk (bunyi pintu geser)


"Ohh. .. maaf Pak Alex membuat anda menunggu."Gilang merasa tak enak hati membuat Alex menunggu."Perkenalkan saya Gilang putra sulung Pak Samsudin."Gilang mengulurkan tangan kepada Alex.


"Tak masalah, senang berjumpa dengan anda. Perkenalkan ini asisten Saya Leo. Dan Ini istri saya Intan. Maaf saya mengajak istri saya sekalian makan siang."terang Alex


Leo dan intan pun menyalami Gilang bergantian.


"Intan."Gumam Gilang tanpa di sadari yang lainnya kecuali Alex.


Alex yang mendengarkan gumaman Gilang mengernyitkan dahi nya. Entah mengapa dia merasa tidak suka melihat tatapan Gilang kepada Intan.


"Oh baiklah mari kita pesan makanan dulu."Ucap Gilang.


"Bagaimana kalau sashimi paket spesial saja tuan, Sashimi di restoran ini sangat segar. Bagaimana dengan Tuan Alex? apakah tak masalah?"Tanya Andre memastikan.


"Tak masalah."Alex memang menyukai makanan jepang dan Leo pun juga sama.


"Baikalah kalau begitu."Andre pun mulai memesan makanan.


"Baiklah tuan, apakah sudah cukup?"Tanya waiters


"Sepertinya cukup."Jawab Andre.


"Kalau begitu saya per. ."


"Tunggu! Ehmm. ."Kata gilang sedikit ragu."Saya pesan takoyaki spesial dan kakigori nya satu."


"Baik tuan. Saya permisi."


"Apa anda tidak suka sashimi tuan?"Tanya Leo memberanikan diri. karena Takoyaki yang di pesen adalah takoyaki spesial yang terdiri dari 5 porsi dengan varian berbeda. Sedangkan mereka telah memesan sashimi dengan paket yang komplit.


"Oh itu, Takoyaki di sini sangat spesial dan sangat digandrungi kaum hawa. Saya melihat Karena disini ada Nyonya Graham saya rasa dia akan menyukainya."Terang Gilang.


"Lalu kakigori nya? Apakah untuk nyonya Graham juga?"Selidik Alex.


"Ehmb.. . Itu, ma maafkan saya yang telah lancang. Saya berfikir kita hanya memesan makanan yang biasa kita pesan saat berbisnis. Sementara disini ada nyonya Graham. Tanpa saya sadari saya teringat adik perempuan saya sehingga saya memesankan makanan yang dia sukai. Maafkan kelancanan saya."Jelas Alex tak enak hati.

__ADS_1


""Tak Masalah Tuan gilang. Tapi bukan kah keluarga pak samsudin tidak memiliki anak perempuan?"selidik Alex yang entah mengapa dia sangat tidak menyukai sikap Gilang.


Gilang pun tersenyum,"Anda benar tuan Alex, tapi saya memiliki adik perempuan yang tak memiliki hubungan darah dengan saya. Dia adalah gadis cantik yang selalu ceria, Dia tidak menyukai makanan mentah. Saat saya melihat nyonya Graham. Saya melihat sosoknya di diri nyonya Graham. Maaf maafkan saya Tuan dan nyonya Graham."Kata Gilang dengan wajah sendunya.


Intan yang mendengar penuturan gilang dan perubahan wajah nya yang terlihat sedih merasa iba.


"Tidak masalah tuan gilang, kebetulan saya juga sangat suka takoyaki. Bahkan saat kuliah dulu saya bisa menghabiskan takoyaki 20 porsi."Canda Intan


"Benarkah? Anda dulu Kuliah di mana nyonya?"Tanya Gilang antusias


"Apakah anda sedang wawancara Kerja tuan gilang?"Tanya Alex memotong pembicaraan antara Gilang dan Intan.


"Maaf kan saya tuan Alex."


"Sebelum makanannya datang bagaimana kalau kita bahas kerja sama kita tuang gilang. leo!"


Suasana pun terasa sangat tegang. Leo dan Andere pun memulai menjelaskan pasal pasal kerja sama mereka sesuai permintaan tuan mereka masing masing. Hingga menemukan kesepakatan.


Sementara Intan hanya mendengarkan sambil menundukkan kepalanya memainkan kuku kuku jarinya di atas meja.


Tingkah laku intan tak luput dari pandangan gilang. Sesekali ketika intan menengadahkan kepalanya pandangan mereka bertemu. Intan mengangguk dan tersenyum langsung buru-buru menunduk. Entah mengapa ia merasa tak enak hati.


Kesepakatan kerja sama mereka pun menemukan titik terang yang menguntungkan ke dua belah pihak. Hidangan pun telah tersedia mereka semua memulai menyantap makanan masing-masing. Tetapi suasana terasa canggung.


Andre dan Leo yang memiliki ke pekaan terhadap kecanggungan antara tuan mereka mencoba untuk mencairkan suasana. Tetapi malah terkesan garing dan semakin canggung.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah selesai makan siang Alex menyuruh Leo kembali ke kantor sementara Alex sesuai janjinya tadi menemani Intan berbelanja.


Alex dengan sabar menemani intan. Menemani intan membeli barang yang biasa saja sampai yang unik. Alex pun kadang geleng-geleng kepala melihat beberapa barang barang unik jaman sekarang.


Selanjutnya Mereka berdua akan belanja ke hipermart. Tapi sebelum mereka sampai ke hipermart yang berada di lantai bawah langkah intan terhenti.


"Wah."Beo intan lirih namum saking tajam nya pendengaran Alex ia mampu mendengar.


Alex pun terhenti. Ia mulai mencari cari arah pandang Intan. Hingga dia menyadari arah pandang Intan, Alex mengernyitkan dahinya.

__ADS_1


Kembali menatap Intan,"Kenapa berhenti?"tanya Alex pura pura tidak tahu.


"Eh, anu kak gak papa ayo kita beli sayur dan buah-buahan untuk stok di rumah."


Intan Jalan mendahului Alex. Di sana ia mengambil hampir semua jenis buah, sayuran dan daging. Belanjaan intan hampir mencapai 4 troli.


"Astaga, kenapa aku belanja banyak sekali. serta habis ketemu MR. Money."ucap intan sambil cengar cengir sendiri.


"Ada apa?"Alex yang dari tadi melihat intan cengar cengir merasa penasaran.


"Eh. . hhehehhe. . gak papa kok kak. Oh iya kak. Jagain dulu ya kak. Aku lupa membeli sesuatu."Intan sedikit berlari tanpa mendengar jawaban alex yang memang sudah mengantri di kasir.


"Dasar bocah, langsung ngacir aja. gak sopan."Gerutu Alex


Tak sampai 10 menit intan telah datang. Di memegang bungkusan sebanyak 5 buah yang di iket dengan lakban.


"Apa itu?"tanya Alex penasaran.


"Ini sabun kak, kalau beli satu harganya 3 ribu. Kalau beli 5 harganya 10 ribu."


"Sabun?"


"Iya kak, ini sabun mandi ku."


"Apa?"Alex terkejut.


"Coba deh kak cium (menyodorkan sabun kemasan) harum kan? sesuai merek nya kak. Ini aroma stroberi." crocos Intan


Alex melongo seperti orang bodoh. Dia baru tahu kalau ternyata ada sabun mandi yang harganya cuman 2 ribu tapi wangi nya enak dan tanpa membuka kemasan aromanya tercium.


Bahkan Alex juga heran, padahal kalau intan mandi aroma sabun nya sampai menyebar satu kamar mandi. Dan harganya cuman 2 ribu.


Alex mengambil sabun yang di pegang intan. Melihat kemawan yang berwarna merah bergambar stroberi dan membaca bagian belakangnya.


"ternyata memang benar sabun ya." batin Alex


Hai teman teman kalau kalian tim mana? tim nya Alex yang pake sabun mahal, atau tim nya intan yang sabunya cukup 2 ribuan aja???

__ADS_1


Kalau kak oce mah jangan di tanya sudah pasti tim sabun 2 ribuan. Hemat dan ngirittt 🤣🤣🤣🤣🤣


__ADS_2