
" Sudahlah bunda dan ayah sudah tidak menyayangiku! " ketus Alexa yang langsung beranjak dari tempat duduknya.
" Hufthhhh.. anak itu" gumam Dirga lalu menggelengkan kepalanya.
"Maafkan Alexa ya galien dia memang sangat keras kepala! " ucap Nia yang tak enak hati pada galien karena kelakuan putrinya.
"tidak mengapa bun galien sudah memakluminya" jawab galien galien yang langsung mendapatkan senyum manis dari mertuanya.
" Oh ya mas kamu sudah menelfon Alvin??. kenapa dia belum pulang juga " tanya nia pada Dirga.
" sudah sayang katanya dia tidak akan pulang malam ini karena ada acara dengan teman-temannya." jawab Dirga
" hemm yasudah kalo begitu." ucap Nia yang merasa lega
"Oh ya Bunda, ayah galien pamit ke kamar ya " pamit galien yang langsung di angguki oleh kedua mertuanya.
"Cklekkkk ...
galien pun masuk ke dalam kamar dan melihat Alexa yang berbaring membelakanginya.
galien yang tau Alexa kesal dengan nya karena tidak meminta persetujuan lebih dulu atas kepindahan rumah baru mereka.
" Apa kau marah dengan ku?? " tanya galien yang sudah duduk di pinggir ranjang sekat Alexa.
Namun Alexa menghiraukan pertanyaan galien dan semakin memejamkan matanya.
"Hufthh... baiklah kau istirahat saja besok kita akan langsung bersiap untuk kepindahan kerumah yang sudah aku persiapkan untuk kita tempati." ucap galien yang langsung merebahkan tubuhnya di sebelah Alexa.
memang galien juga sangat lelah seharian ini karena selain ada masalah kantor ia juga harus mengurus pemindahan tadi siang bersamaan Leo itu mengapa ia memiilih tertidur di Banding harus berdebat dengan Alexa.
***
Pagi menyapa kini di kediaman Jordan dan sonia sedang menikmati sarapann di meja makannya.
"Sayang bagaimana kabar anak dan menantu kita " tanya Sonia pada suaminya.
" Kemarin aku sudah bertemu dengan galien di kantor sayang dan dia baik baik saja jadi kau tak perlu khawatir ." jawab Jordan
" hemm sudah hampir dua bulan mereka menikah, apa cucuku sudah dalam perut mamanya?..ah rasanya aku sudah tak sabar untuk menunggu kedatangan cucuku itu" ucap Sonia yang langsung membuat Jordan tersedak.
__ADS_1
" Eh papa kenapa..?? makan hati-hati loh pa mikirin apasih..? " tanya Sonia tanpa dosa yang langsung menyodorkan segelas air putih pada suaminya.
" Ya ampun sayang apa kau sudah tak sabar untuk menimang cucu??.."
" tentu!, bahkan aku berdoa agar mereka melakukannya setiap hari agar cepat membuahkan hasil " jawab Sonia yang sontak membuat Jordan tertawa terbahak-bahak karena gemas dengan ucapan istrinya itu.
" kenapa papa tertawa! apa papa menertawai mama!!..? "ketus Sonia yang kesal dengan suaminya.
"Hahaha maaf sayang habisnya kau ini ada-ada saja, bagaimana galien akan melakukan setiap hari , bisa-bisa Alexa tidak bisa jalan di buatnya .. bagaimana kalo kita saja yang setiap hari! .." goda Jordan yang sembari menaik turunkan alisnya.
"Plaaakkkk...
dengan keras Sonia memukul tangan suami yang sedang menggodanya itu.
"Aww!! sakit sayang.." ucap Jordan yang memasang wajah sedih.
" Ingat umur pa! kau sudah kepala lima sekarang, bisa-bisa pinggangmu encok jika melakukan itu setiap hari!.."
" Becandaa sayangg..tapi jika mama memang mau papa bisa meminum obat penguat ko sayang " ujar Jordan yang semakin menggoda istrinya.
"PAPA!!! .." teriak Sonia yang sudah menahan malu dari tadi.
" hahaha yasudah-yasudah papa berangkat ke kantor dulu ya ma.." ucap Jordan yang langsung beranjak dari tempat duduknya.
________ _
kembali pada Alexa dan galien , kini mereka sudah menyiapkan semua keperluan masing-masing untuk di bawa kerumah yang akan mereka tempati.
" apa ada lagi yang harus di bawa??" tanya galien pada Alexa.
Namun lagi-lagi Alexa tidak menjawab dan terus memainkan ponselnya.
" hufthhh... ayo sebaiknya kita segera turun ayah dan bunda mungkin sudah menunggu di bawah." ajak galien yang langsung di lakukan oleh Alexa tanpa mengatakan sepatah katapun.
" ntah sampai kapan dia akan terus seperti itu! " batin galien yang merasa tidak nyaman dengan sikap Alexaa.
,,,,,,,,,,,,
kini Alexa dan galien sudah berada di bawah dan duduk bersama dengan Nia dan juga Dirga untuk berpamitan.
__ADS_1
" ayah, bunda, galien dan Alexa akan berangkat sekarang untuk pindah kerumah kami " ucap galien kepada mertuanya.
" heem baiklah galien hati-hatilah di jalan dan ayah mohon
jaga Alexa baik-baik!, Dan kau ingat galien sekali saja kau menyakiti Alexa ayah tidak akan memaafkan mu! " ucap Dirga lembut namun penuh tekanan didalamnya.
" Saya janji, saya akan menajaga Alexa dengan baik dan ayah tidak perlu mengkhawatirkannya." jawab galien penuh keyakinan.
mendengar Jawaban galien Dirga dan Nia pun tersenyum menganggukan kepalanya, mereka tau galien adalah orang yang bertanggung jawab dan tidak pernah main-main dengan ucapannya, itu mengapa mereka tidak merasa ragu saat menjodohkan putrinya dengan anak sahabatnya itu.
sedangkan Alexa yang sedari tadi hanya menyimak dan duduk santai memainkan ponselnya, rasanya sangat malas ia mendengar ucapannya dari suami dan kedua orangtuanya itu.
"Alexa mengapa kau diam saja sayang..??" tanya nia yang bingung dengan sikap putrinya,karena memang biasanya Alexa lah biang heboh di keluarga Dirga.
" Mau bicara apa lagi bunda.. walaupun aku berbicara dan tidak setuju dengan keputusan ini pun rasanya percuma , karena sudah pasti kalian akan terus menyalahkan ku!.." jawab Alexa dengan nada ketusnya.
" Sayang cobalah mengerti kau memang seharusnya ikut suamimu "ucap Nia lembut berharap agar putrinya bisa mengerti.
" Ya terserah bunda saja! kalian memang sudah tak menyayangi ku lagi "
mendengar jawaban dari Alexa, dirga dan Nia pun hanya menggelengkan kepalanya, entah bagaimana agar bisa membuat putrinya itu mengerti.
"Baiklah ayah bunda kami berangkat sekarang " pamit galien kepada kedua orang tua Alexa.
setelah berpamitan galien dan Alexa pun memasuki mobil dan segera melajukan mobilnya meninggalkan kediaman Dirga.
,,,,,,,,,,,,,
"Apa kau sudah mencari tahu tentang Alexa! " ucap Vicky pada seseorang pesuruhnya untuk mengawasi Alexa.
" sudah bos "
" bagus! tetap pantau mereka dan bawa Alexa ketika pria sia*lan itu lengah! "
" iya bos tenang saja, saya pasti akan melakukan sesuai perintah yang bos minta "
" baiklah sekarang kau boleh pergi, dan ingat aku tidak ingin mendengar kegagalan dari mulutmu!.. jika itu sampai terjadi maka aku sendiri yang akan memenggal kepalamu itu! " ucap Vicky menatap tajam suruhannya.
" Ba-baik bos kalo begitu saya permisi " pamit pria itu yang langsung di angguki oleh Vicky
__ADS_1
" Hahaha! tunggu aku Alexa! kita pasti akan bersama-sama dan aku akan menghabisi pria yang telah merebutmu dariku !.." batin Vicky tersenyum sinis
BERSAMBUNG