
Setelah membakar ketiga gadis itu sesuai permintaan galien leo dan erlano segera membersihkan tempat kejadian dan mengubur mayat mereka beserta semua barang bukti dengan semen agar tidak meninggal jejak.
Galien pun segera pergi ke apartemen miliknya untuk membersihkan diri, agar keluarganya tidak mengetahui apa yang sudah ia lakukan.
Setelah beberapa menit galien pun sudah berpakaian rapih kembali ,ia memutuskan untuk tidak dulu pulang kerumah karena akan menemui Alexa di rumah sakit.
[ GALIEN : hallo ma ]
[MONICA : hallo galien kamu di mana kenapa kau belum pulang mama menunggumu dari tadi ]
[ GALIEN : maaf ma sepertinya malam ini aku tidak pulang , karena aku akan kerumah sakit untuk melihat kondisi Alexa. ]
[ MONICA : hah apa memang apa yang terjadi pada Alexa!? ]
[ GALIEN : cerita nya panjang ma,aku akan menceritakan nya setelah di rumah .]
[ MONICA :yasudah sayang hati-hatilah dan salam kan kepada orang tua Alexa ,besok mama dan papa akan menjenguk Alexa kerumah sakit. ]
[ GALIEN : baiklah ma aku tutup dulu telfon nya. ]
Setelah mematikan telfonnya galien pun segeraa mengendarai mobilnya untuk menuju kerumah sakit.
___ _
"Ada apa ma kenapa mama terlihat khawatir seperti itu,apa galien baik-baik saja" tanya Jordan kepada istrinya.
"Galien baik-baik saja pa ."
"Lalu kenapa mama terlihat khawatir seperti itu?"
"Galien tadi menelfon mama untuk memberi tahu tidak pulang malam ini karena menemani Alexa di rumah sakit."
"Apa! memang apa yang terjadi pada Alexa."
"Mama juga tidak tau pa , dia hanya bicara akan menjelaskan nya besok."
"Yasudah sebaiknya kita beristirahat ,besok papa akan tanya pada galien rumah sakit mana tempat Alexa di rawat ,agar bisa menjenguk nya.'' ujar Jordan menenangkan istrinya.
Jordan dan Monica memang sangat menginginkan anak perempuan tapi mereka harus menerima kenyataan bahwa Monica sudah tidak bisa mempunyai anak kembali ,sehingga akhirnya Dirga dan Nia yang melahirkan Alexa Membuat Jordan dan Monica sangat menyayangi Putri Sahabatnya itu, itu lah mengahapa Tuan Jordan Meminta Dirga menikahkan Alexa Dengan putranya.
______ _ _
Setelah sampai memakai waktu 43 menit galien pun sampai di rumah sakit, ia masuk dan menuju ruang rawat Alexa.
__ADS_1
"Om "
"Galien kenapa kamu kesini bukankah ini sudah malam" tanya Dirga yang bingung padahal waktu sudah menunjukkan pukul 1 malam .
"Ya saya ingin melihat kondisi Alex,apa Alexa sudah sadar?"
" Alexa sudah sadar , setelah mengisi perutnya tak lama ia langsung tertidur kembali karena di berikan obat oleh dokter"
Galian yang mendengar jawaban dari surga pun hanya mengangguk paham.
"Sebaiknya om tidur saja biar saya yang akan menjaga Alexa"
"Apa kau yakin? Om takut merepotkan mu" ujar Dirga yang merasa tidak enak.
"Om tidak perlu khawatir saya juga tidak merasa keberatan ,dan sebaiknya om istirahat lah"
Dirga mendengar jawaban galien pun mengangguk,memang tak bisa di pungkiri ia sangat ngantuk aapa lagi pekerjaan kantor tadi siang membuat nya sangat lelah.
Dirga pun segera tertidur di sofa dekat istrinya , karena Dirga memang menyuruh Nia untuk beristirahat ia takut jika istrinya kelelahan dan jatuh sakit.
Setelah tuan Dirga tertidur galien melangkahkan kakinya untuk mendekati Alexa.
"Aku berjanji akan selalu menjaga mu gadis kecill,e ntah mengapa kau selalu ada dalam pikiran ku" gumam nya lirih sembari membenarkan anak rambut Alexa
Sudah 4 jam galien menjaga Alexa kini ia pun tertidur karena sudah tak tahan dengan ngantukk nya dan lagi pun sudah jm 4 pagi .
______ _ _
Saat nyonya Nia memandangi galien dengan tatapan bingung dia di kagetkan dengan Dirga yang keluar dari kamar mandi, sepertinya peria stengah baya itu baru saja mandi karena rambut yang masih basah dan mengeluarkan air , ya walaupun usianya sudah menginjak kepala lima tapi tidak membuat ketampanan nya berkurang.
"Eh bunda udah bangun". tanya dirga yang heran dengan Nia karena sangat memperhatikan galien.
Namun nyonya Nia tidak menyahut dan kembali memperhatikan Alexa dan galien yang masih terlelap tidur.
" Ya ampun jangan sampai istriku terpesona pada bocah itu,ahhhhhhh tidak bisa aku harus berbuat sesuatu." gumamnya Dirga prustasi dengan kelakuan istrinya.
Dirga yang mempunyai ide pun segera melanjutkan misinya ,ia segera mengacak rambut basahnya dan membuka dua kancing kemeja yang menampakkan dada bidang miliknya, setelah siap Dirga gegas menghampiri istri yang membuat perustasi itu
Nia yang masih setia memperhatikan galien dan anaknya pun di kaget kan oleh seseorang menepuk pelan pundaknya.
"astaga mas Bikin kaget saja!! kalo bunda sampai jantungan bagaimana! " Ucap Nia penuh tekanan agar bisa menahan dirinya untuk tidak berteriak.
Cup
__ADS_1
Dirga yang gemas dengan celotehan istrinya pun langsung mengecup singkat bibir merah milik Nia.
"Mass!!!"
Plakkkkkk
Dengan keras Nia memukul lengan Dirga yang melingkar di pinggang nya .
"awww! mengapa kau sangat kasar pada suamimu ini" goda Dirga sembari terkekeh kecil karena melihat wajah merah istrinya
"Biarin!"
"duh istriku ngambek rupanya" kini mencolek dagu istrinya itu.
Namun Nia tidak menjawab dan mencoba berpura-pura marah, padahal ia hanya ingin menutupi rasa malunya.
"Yaudah mas minta maaf ,jangn diam kan diriku seperti ini atau aku akan menderita jika di diamkan olehmu." Ucap Dirga manja dan langsung membenamkan kepalanya di pundak istrinya.
Nia mengusap lembut kepala Dirga dan tersenyum,ia sangat beruntung mendapatkan laki-laki yang tulus mencintai nya.
"sudahlah mas aku sudah memaafkan mu sekarang lepaskan diriku ,aku akan membeli Makan untuk kita sarapan" ujar Nia yang langsung membalikkan tubuhnya dan menatap suami tercinta nya itu
" yasudah tapi aku meminta kau untuk jangan terlalu menatap calon menantu mu itu ,apa kau tau aku sangat cemburu melihatnya".
" astaga mengapa kau berpikiran seperti itu aku hanya bingung mengapa galien berada di sini, ,dan apa kau bilang cemburu! dia itu calon menantumu !."Ucap Nia lalu menggelengkan kepalanya,ia tidak habis pikir dengan pikiran suaminya itu.
"aku tidak peduli Nia aku tidak mau kau terlalu menatap orang lain selain diriku,dan masalah galien dia memang datang semalam untuk menjaga Alexa ."
Mendengar jawaban suaminya terlihat senyum tipis dari sudut bibir Nia dan kembali memandangi dua orang yang msih terlelap tidur itu.
" Hem seperti nya kita tidak salah menjodohkan. Galien dengan Alexa" ucap Nia yang bersyukur karena menjodohkan putrinya dengan laki-laki yang ada di hadapannya .
"ya tentu saja aku tau apa yang terbaik untuk putriku"
" Yayayaya terserah dirimu mas sekarang lepaskan aku ,aku takut mereka terbangun dan melihat kita seperti ini" ujar Nia yang mencoba melepaskan tangan Dirga di pinggang nya.
Cup
Bukanya melepaskan Dirga malah mempererat tangan nya dan mencium sebelah pipi istrinya..
Nia yang kembali mendapatkan perlakuan manis itu pun seketika memalingkan wajahnya yang sudah memerah .
"Astaga Ayah Bunda!! Kenapa kalian seperti tidak melihat tempat ,kalo galien melihat kejadian ini entah apa nanti yang di pikirkan calon adik ipar ku itu" celoteh Alvin yang tidak habis pikir dengan kedua orang tua nya itu.
__ADS_1
Nia yang mendengar ucapan anak laki-laki nya itu segera menepis kasar lengan Dirga yang masih melingkar di pinggang nya,ia menjadi salah tingkah seperti maling yang tertangkap basah.
BERSAMBUNG.