ISTRI TENGIL CEO KEJAM.

ISTRI TENGIL CEO KEJAM.
CINTA SE IRINGNYA WAKTU


__ADS_3

"Kapan kau datang ,kenapa kau tidak mengetuk pintu sebelum masuk" ucap Dirga dengan tatapan tajam.


"Ckckck ayah aku sudah mengetuk pintu hampir seratus kali tapi tidak ada yang menyahut , itu mengapa aku masuk dan melihat adegan romantis ini" goda Alvin Kepada kedua orang tua nya.


"Cih dasar bajang mangkanya cari istri biar tau rasanya, ah ya mau apa kau pagi  sekali kesini."


"Ahh ayah tolong jangan selalu menghinaku dengan sebutan itu ,aku bisa saja mendapatkan sekaligus sepuluh menantu untuk mu  jika aku mau."  Cacar Alvin yang tidak terima dengan ucapan ayahnya.


Cetakssssss


Sebuah jitakan dari Nia mendarat di kening alvin


"Apa kau bilang sepuluh! Kau ingin punya istri atau hanya ingin mengoleksi istrimu!"


"Hehe maaf bunda aku hanya bercanda mana mungkin aku akan mempunyai istri sepuluh" ujar Alvin cengengesan menunjukkan gigi putihnya.


Nia dan Dirga hanya menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah tengil anak laki-laki nya itu .


"Ahh ya ayah bunda aku kesini hanya untuk membelikan kalian makanan untuk sarapan,aku tau kalian pasti lelah menunggu Alexa dan belum membeli makanan kan ,itu mengapa aku membeli banyak makanan untuk kalian, tapi sepertinya ke datangan ku sangat tidak di sambut ramah oleh kalian. " Ujar Alvin yang langsung menyodorkan tangan yang sudah penuh oleh makanan dalam totbag nya.


Dirga dan Nia baru menyadari ketika melihat makanan yang lavin bawa.


"Haha maafkan kami nak ,ah ya terimakasih kebetulan ayah sangat lapar kau memang anak pengertian." Puji Dirga pada anak laki-laki nya.


"Cih memang aku sangat perhatian ayah saja tidak pernah memperhatikan ku."


"Sudah-sudah tidak baik banyak berbicara saat di depan makanan ,Alvin apa kau tidak mkana bersama kami?."


"Seperti nya tidak Bun aku harus segera ke kantor karena ada sedikit masalah yang aku harus selesai kan, aku kesini hanya untuk mengantarkan makanan dan melihat kondisi Alexa, ah dan ya mengapa galien bisa tertidur di sini apa dia juga ikut menjaga Alexa" cacar Alvin menjelaskan kedatangan nya dan sekaligus menanyakan tentang calon adik ipar nya itu.


"Oh yasudah kalo begitu hati-hatilah sayang dan galien memang dia yang menjaga Alexa,dan memberikan kami untuk beristirahat, itu mengapa dia masih tertidur kemungkinan dia baru tertidur saat kami tak lama bangun"  ucap Nia yang menjawab pertanyaan putranya.


Alvin yang mendengar jawaban bundanya pun hanya manggut-manggut paham, ada sedikit kagum pada sosok calon ipar nya itu.

__ADS_1


"Kalo begitu alvin pamit ke kantor Bun, kabari aku jika kalian membutuhkan sesuatu " Pamit Alvin yang langsung mencium takjim punggung tangan kedua orang nya.


Dirga dan Nia pun segera menyelesaikan sarapan tanpa keluar satu patah pun dari mereka.


Dirga dan Nia memang punya kebiasaan untuk tidak banyak bicara saat ketika makan, dan selalu menghargai makanan yang ada di hadapannya.


_____ _ _


Tepat jam 8 pagi Alexa membukakan matanya ,ia sedikit terkejut saat melihat galien tertidur di pinggir ranjang nya, ia mengingat-ingat beberapa hari yang lalu di mana sudah kedua kalinya ia diselamatkan oleh peria yang ada di dekatnya itu.


Mata Alexa tak lepas dari galien dan terus memandangi wajah tampan yang sedang tertidur lelap itu.


"Ternyata walaupun terlihat sangat datar kau juga masih mempunyai rasa peduli " batin Alexa yang terlihat senyum tipis dari sudut bibirnya.


"Kenapa kau senyum-senyum memandangi ku ,apa kau semakin tergoda dengan wajah tampanku ini."


Ujar galien yang sudah terbangun namun enggan membuka matanya.


Alexa yang mendengar ucapan galien pun langsung memalingkan wajahnya yang sudah memerah menahan malu karena sudah kedua kalinya ia tertangkap basah saat memperhatikan laki-laki yang akan di jodohkan dengan nyaitu.


Alexa yang mendengar ucapan dari galien pun tersentak ia masih tidak mengerti dengan ucapan laki-laki itu.


"Dasar aneh!" Gerutu Alexa kesal.


"Sayang kau sudah bangun, kenapa kau tidak memanggil ayah sama bunda, loh galien kemana bukankah dia tadi masih tertidur di sini"  tanya Nia bingung karena tidak melihat keberadaan calon menantunya.


"Bagaimana aku bisa memanggil ayah dan bunda sedangkan kalian saja  tidak ada di sini ,dan galien Dia baru saja ke kamar mandi bun sepertinya sedang membersihkan dirinya"


"Haha ah iya bunda sampai lupa kalo begitu yasudah sekarang kau harus makan dan minum obat ,kata dokter kau sudah bisa pulang hari ini jadi cepatlah makan agar kau segera sembuh" ujar nyonya Nia yang memberikan segelas air putih kepada putri kesayangannya.


Setelah beberapa menit galien di dalam kamar mandi akhirnya dia  keluar dengan wajah yang lebih segar dan sangat tampan.


"Selamat pagi om tante" ucap galien menyapa Nia dan Dirga.

__ADS_1


"Pagi juga nak ,apa kau baru aja mandi.?"  Ucap Dirga yang kembali menyapa galien sekaligus bertanya.


Sedangkan Nia yang mendapatkan sapaan dari galien pun hanya mengangguk pelan serta tersenyum manis.


"Tidak om aku hanya membersihkan wajah saja karena aku tidak membawa baju ganti."


"Oh klo begitu sekarang kau sarapan lah ,om tau kau sangat lapar karena semalaman kau menunggu Alexa, om juga minta maaf karena sudah merepotkan mu." Ucap Dirga tidak enak dan langsung nyodorkan makanan yang baru saja ia beli dengan Nia.


Dirga dan Nia merasa tidak enak jika memberikan makanan yang Alvin bawa karena kemungkinan makanan itu sudah dingin ,itu mengapa ia keluar untuk membeli makana sekaligus menebus obat Alexa.


Galien pun mengambil makanan yang Dirga berikan, memang tidak bisa di pungkiri saat ini memang ia sangat lapar karena dari kemarin dia belom memasukkan makanan kedalam perutnya.


"Sudah saya bilang saya tidak merasa di repotkan, lagi pula itu sudah kewajiban saya menjaga Alexa karena papa dan mama tidak akan rela jika melihat Alexa terluka" jelas galien pada


Dirga yang mendengar ucapan galien pun tersenyum tipis,ia sangat beruntung karena sahabat dekatnya akan menjadi calon mertua untuk anaknya.


Dirga memang sangat tahu bagaimana rasa sayang Jordan dan Monica terhadap Alexa ,itu mengapa ia sangat yakin menitipkan anak nya untuk menjadi menantu dari mereka.


"Yasudah sekarang kau makan lah "


Galien pun mengangguk dan langsung membuka makanan yang ia akan makan.


"Apakah Alexa sudah makan om?" Tanya galien yang mulutnya sudah penuh dengan makanan.


" Dia sudah makan dan meminum obat nya ,dan om akan segera mengurus untuk kepulangan Alexa,karena dokter pun sudah mengijinkan nya untuk pulang,di tambah Alexa yang selalu meminta untuk pulang padahal om sudah melarang karena kondisinya belum setabil tapi anak itu memang sangat keras kepala."  Jawab dirga panjang lebar.


Galien yang mendengar jawaban dari dirga pun hanya menggelengkan kepalanya,entah bagaimana harus membujuk gadis keras kepala itu.


Setelah beberapa menit galien pun  sudah menyelesaikan  makanya dan langsung bersiap untuk pergi ke kantor.


Kleeek 


Pintu di buka dan semua tertuju pada seseorang yang sudah di ambang pintu itu .

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2