
"Hemememmmm" senandung Alexa yang tangan nya sembari menyiram bunga-bunga di belakang rumahnya.
" Nyonya berikan saja kepada saya, biar saya yang menyirami bunganya." ucap ghena Kepada Alexa.
"Diam kau ghena! apa kau tidak melihat aku sangat menyukai ini."
" Ta-tapi nyonya bagaimana jika tuan melihat ini bisa-bisa aku akan di gantung olehnya."
" apa galien se kejam itu?? Dan tenanglah ini hanya sebuah menyiram bunga bukan membunuh ku, apa kau pikir aku tidak pegal-pegal hanya diam saja seharian ." ketus Alexa lalu menggelengkan kepalanya.
" ah nyonya mengapa anda tidak mengerti ,kau seperti tidak tau tuan saja ." ucap ghena kesal dengan keras kepala nyonynya itu.
" memangnya apa yang aku tidak tau??..ah ya memang aku menikah karena di jodohkan oleh ayahku jadi wajar saja jika ada sesuatu yang aku tidak ketahui dari galien."
"Astaga ghena apa yang kau bicarakan!!..mulut mu ini ya ampun kenapa kau sangat ceroboh sekali bagaimana aku harus menjawabnya " batin ghena yang menyesal dengan ucapannya.
"**-idak nyonya sepertinya aku hanya salah bicara saja tadi,dan tentu saja saya tidak tahu tentang tuan "
mendengar jawaban ghena Alexa pun menyepitkan matanya ,ia merasa ada sesuatu yang di tutup-tutupi oleh pelayanan itu.
" Kau jangan berbohong ghena aku tidak suka di bohongi apa yang kau tau tentang galien! " tanya Alexa tegas dengan tatapan tajam ke arah ghena.
"Sa-saya tidak tau nyonya sungguh " jawab ghena yang semakin gugup karena melihat tatapan tajam dari Alexa.
"Apa kau masih ingin berbohong ghena!!, aku sudah melihat kebohongan itu dari matamu jadi sekarang jujur lah atau aku akan mengusir mu dari sini!! "Tekan Alexa .
"**-idak nyonya! ba-baiklah saya akan menceritakan tentang tuan pada anda,tapi saya mohon jangan bilang anda tau ini dari saya nyonya..saya masih ingin hidup.." mohon ghena pada Alexa yang takut jika galien tau dan akan membunuhnya.
"Baiklah sekarang ceritakan semua yang kau tau dari galien."
"Hufthhh... " ghena menarik nafas dalam-dalam dan langsung menceritakannya.
__ADS_1
**** Flashback On ****
Malam itu sehari sebelum kepindahan galien dan Alexa galien memang datang ke markasnya untuk menyuruh para pelayanan dan pengawalnya untuk berpindah kerumah barunya.
"Drap..Drap..Drap.." suara langkah kaki seseorang memasuki rumah tua yang cukup besar yang berada di tengah-tengah hutan terpencil di Australia.
"Di mana Erlano?? " tanya seorang pria dengan nada beratnya.
" beliau sedang izin untuk menemui ibunya yang sedang sakit tuan " jawab salah satu pengawal yang berada di ruangan itu.
"Lalu di mana Leo??.."
"Sepertinya dia sedang berada di ruangan nya tuan "
"Hem baiklah sekarang kau panggil dia dan beritahu jika aku ingin berbicara dengannya." titah galien pada salah satu pengawalnya
"Baik tuan " ucap pengawal itu yang langsung melangkah pergi meninggalkan galien.
" Tuan apa kau memanggilku??." tanya leo pada galien
" Ya leo aku ingin berbicara dengan mu dan ini tentang aku dan Alexa " jawab galien dengan mod datarnya.
mendengar jawaban dari tuanya leo pun menautkan kedua alisnya.
" hadehh entah apa yang dia akan perintahkan lagi padaku setelah kecoa mainan itu ". batin leo sembari menatap lekat tuanya.
Galien yang sadar sedang dengan tatapan leo pun menyeritkan dahinya.
" Mengapa kau menatapku seperti itu! apa kau ingin kedua bola matamu itu aku berikan pada harimau yang kelaparan di hutan ini! " sentak galien yang langsung membuyarkan lamunan leo.
" **-idak tuan! mengapa kau sangat tega padaku..Eum sebenarnya apa yang akan tuan bicarakan ,apa kau ingin aku membelikan kecoa mainan lagi untukmu hehe..kau tenang saja tuan aku siap membelikan sebanyak yang kau mau ." ucap Leo cengengesan yang menunjukkan gigi rapihnya.
__ADS_1
para pengawal yang mendengar ucapan leo pun sekuat tenaga menahan tawanya ,ya memang diantara pengawal pribadi galien leo lah yang mempunyai sipat tengil dan sangat senang menggoda tuanya, namun hal itu sangat berbanding balik dengan erlano, ya erlano adalah sang ajudan galien yang mempunyai sifat dingin,irit bicara dan jangan tanyakan kebengisan nya , tentu saja ia sama kejamnya dengan tuanya itu.
"bughhhhh...
galien yang kesal dengan ucapan leo pun menendang kaki leo hingga ia tersungkur ke lantai.
"Aduuuhhhh bokongkuu !...huhu kau tega sekali tuan , bisa-bisa tulang belakang ku retak krnamu .." ucap leo sembari mengelus-elus pant*tnya .
"Leo bisa kah kau lebih serius saat bicara denganku!! atau kau memang benar-benar ingin aku melampar mu pada harimau itu hah! " sentak glien yang geram pada leo.
"Ma-maaf tuan.." ucap leo yang langsung berdiri tegap menghadapi pada galien.
"Hufthhh.. aku kesini karena ingin memberi tahu jika malam ini kalian semua harus pindah kerumah yang sudah aku beli untuk tinggal bersama Alexa , jadi persiapkan semua kepindahan kalian dan suruh para pelayan juga untuk ikut kesana." ujar galien menjelaskan.
"Apa rumah yang tempo hari saya tawarkan??" tanya leo pada galien.
"Ya! kau benar.. dan sekarang berusiaplah untuk kesana karena besok aku dan Alexa akan segera menempati rumah itu, dan ingat jangan kalian semua berbicara atau memberi tahu kejadian yang selama ini terjadi disini Pada Alexa !, Dan beritahu juga hal ini pada ghena beserta pelayanan lainnya! " tegas galien kepada para pengawal nya.
"Baik tuan kalo begitu saya pamit untuk bersiap sekaligus memberi tahu pada pelayanan di dalam " pamit leo yang di angguki oleh galien.
ya memang galien sudah memperingatkan kepada semua pelayanan dan pengawal Ter masuk juga ghena untuk menutupi identitas nya sebagai peria yang kejam! ,yang selalu menghabisi nyawa orang yang bagi siapa saja karena telah berani menyakiti orang yang ia cintai dan mengusik kehidupnya. galien sengaja menutupi itu karena ia tidak mau jika alexa akan membencinya karena sudah menjadi pembunuh yang tidak mengenal.
****** Flashback Off ********
Mendengar cerita ghena tentang galien Alexa pun sedikit terkejut, ya pria yang selama ini di kenal baik dan tanggung jawab oleh kedua orang tuanya ternyata memiliki sisi lain di kehidupannya.
"Tapi nyonya saya harap anda tidak membenci tuan ..karena tuan hanya ingin melindungi orang-orang yang ia cintai dan juga untuk membalas seseorang yang telah mengusik nya, jadi jelas tuan tidak sejahat yang saya ceritakan tadi." ucap ghena jujur karena memang apa adanya.
"Heem kau tenang saja ghena aku tau apa di balik galien melakukan itu semua , yasudah aku mau istirahat dulu tidak apa kan aku tinggal ke atas??." tanya Alexa pada ghena.
"tidak apa nyonya silahkan istirahatlah biar saya yang melanjutkan untuk menyiram bunganya " jawab ghena yang langsung di angguki oleh Alexa.
__ADS_1
BERSAMBUNG