ISTRI TENGIL CEO KEJAM.

ISTRI TENGIL CEO KEJAM.
PENYESALAN ALEXA.


__ADS_3

Setelah menghabiskan waktu satu jam di perjalanan akhirnya galien dan Alexa pun berhenti di sebuah rumah besar dan mewah yang berlantai tiga.


Alexa dan galien pun turun dari mobil dan melihat sekeliling rumahnya, saat turun mata Alexa berbinar ketika melihat taman yang di penuhi dengan bunga-bunga dan kolam ikan yang sangat indah.


"Wow sungguh perfect! " batin Alexa.


Galien yang sedari tadi memperhatikan Alexa pun tersenyum tipis saat ia melihat Alexa yang sedang menatap kagum pada rumah pilihannya itu.


Ya galien memang sudah mempunyai rencana untuk mengajak Alexa untuk pindah dari rumah orang tuanya,itu mengapa ia meminta leo untuk mencarikan rumah yang mewah dan cantik untuk Alexa, berharap agar Alexa merasa nyaman saat tinggal bersamanya.


Alexa yang sadar sedang di perhatikan oleh galien pun langsung kembali ke ekspresi juteknya, ya Alexa memang masih kesal dengan galien, ..bukan karena kepindahan nya tapi Alexa merasa kesal karena galien sudah membuat keputusan tanpa berbicara atau meminta pendapat terlebih dahulu pada Alexa .


( kenapa dia sama sekali tidak berbicara dengan ku ,bahkan dia tidak menanyakan aku setuju atau tidak! .. sebenarnya aku istrinya atau bukan! ). begitulah pemikiran Alexa.


" dimana kamarku!..aku ingin beristirahat! " tanya alexa dengan nada ketusnya pada galien.


" tunggu aku akan panggil ghena, dia pelayan dirumah ini yang akan membantu kebutuhan mu " jawab galien yang langsung mengambil telfon genggamannya.


[ GALIEN : hallo leo! cepat panggil ghena dan suruh ia kebawah! ]


[ LEO : baik tuan ] jawab leo yang langsung di matikan oleh galien.


tak berselang lama akhirnya seorang perempuan yang terlihat masih sangat muda pun datang menghampiri galien dan Alexa.


"T-tuan memanggil saya? "


"ya!,. Alexa ini ghena dia adalah adik leo pengawal sekaligus sekretaris ku di kantor ,dan ghena ini Alexa ia adalah istriku ,tolong kau berikan semua kebutuhannya dan ingat dia tidak boleh keluar dari rumah ini tanpa se izinku! " ucap galien tegas dengan tatapan tajam mengarah pada ghena.


Alexa yang melihat tatapan tajam galien pada ghena merasa sulit saat menelan selivanya , Alexa tidak menyangka selain sikap dingin dan datarnya galien juga mempunyai keperiabdian yang sangat mengerikan.


"Ba-baik tuan" jawab ghena sembari tertunduk.


"Baiklah sekarang kau antar Alexa ke kamar dan suruh pelayanan lain untuk menyiapkan makanan untuknya..aku harus keluar dan akan segera kembali " ucap galien yang langsung berlalu ke arah pintu keluar.


"Mari nyonyaa" ajak ghena yang masih tertunduk.

__ADS_1


" Kau tidak perlu sepormal itu, aku tidak akan memakan mu! " ketus Alexa yang langsung mengikuti langkah ghena.


*****


tak terasa kini hari sudah menjelang malam , Alexa yang sedang duduk di atas ranjang dengan posisi menjulurkan kedua kakinya dan satu tangan yang sedang memegang buku majalah pavoritnya.


" Kreetttt..


di saat Alexa sedang membaca majalah nya tiba-tiba ia melihat galien yang masuk ke kamar dan langsung melangkah ke kamar mandi .


,,,,


setelah beberapa menit akhirnya galien pun keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggangnya, sehingga memperlihatkan tubuh kekar dan sexynya.


Alexa yang melihat pemandangan itu pun hanya memutar bola matanya, sejujurnya Alexa juga tergoda oleh tubuh sesxy suaminya itu ,namun ia berusaha sekuat tenaga untuk terlihat biasa-biasa saja.


galien yang melihat Alexa biasa-biasa saja pun sedikit geram di dalam hatinya, karena banyak wanita-wanita di luaran sana yang sangat mendambakan dirinya, namun itu tidak ia lihat pada diri Alexa.


"Hufthhh rasanya aku ingin mencabik-cabik wajah ketusnya itu!! ". .Batin galien yang langsung melangkahkan kakinya untuk mendekati Alexa.


"Apa kau masih bertanya pak tua! " ketus Alexa yang masih tidak mengalihkan pandangan pada suaminya itu.


" hei bukankah kau yang mengatakan bahwa kau tidak menganggap aku suamimu?? untuk apa aku meminta persetujuan mu " jawab galien dengan nada datarnya.


Alexa yang mendengar jawaban galien pun Langsung menatap tajam ke arah galien.


" jika begitu kenapa kau mengajakku! " sentak Alexa kepada galien.


"Karena kau milikku! Dan akan tetap ikut berasamaku! " tegas galien.


" Apa kau se egois itu!??..kau sepertinya menjadikan ku hanya sebuah boneka galien! ..yang sesusuka hatimu membawa ku tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu pada dariku!, untuk apa kau membawaku sedangkan kau saja tidak mencintai ku!!! dan ya kau hanya ingin hasrat mu terpenuhikan??.." ucap Alexa yang mengeluarkan semua yang selama ini ia pendam dalam hatinya.


galien yang mendengar ucapan Alexa merasa sesak di dalam hatinya.


" kenapa kau diam!! ..yang aku ucapkan adalah kebenaran kan!!.." teriak Alexa yang semakin kesal dengan diamnya galien seolah membenarkan semua perkataannya.

__ADS_1


"Cukup Alexa!! .." sentak galien yang menatap tajam wajah Alexa.


" Kenapa aku harus diam! ..Buknya itu kebnrghmmmm.."


belum sempat Alexa menyelesaikan ucapannya namun tiba-tiba galien sudah dulu menutup mulut Alexa dengan mengecup dan ********** secara kasar.


" eumpphhh.."


Alexa yang sudah mulai kehabisan nafas pun memukul-mukul dada bidang galien namun sayangnya hal itu tidak di hiraukan oleh galien dan terus ******* bibir mungil Alexa.


setelah beberapa menit galien pun menghentikan aksinya dan langsung menatap sendu ke wajah Alexa.


" apa kau masih mengira aku tidak mencintaimu Alexa ??..dengan semua yang aku lakukan untuk mu?? apa itu tidak membuatmu bisa melihat rasa cinta dariku!? " ucap galien yang mulai meninggikan suaranya.


"Ya! ,kau memang tidak pernah mau melihat ku Alexa tidak pernah!!. bahkan semua yang aku lakukan tidak pernah kau lihat sedikitpun!! kau penepis semua perasaanku dan menutup mata dan hatimu untukku bagai mana kau bisa melihat cinta di dalam diriku Alexa!! " teriak galien kepada Alexa.


" Dan sekarang apa yang aku harus lakukan agar kau percaya aku mencintaimu! ..aapa aku harus mati untuk membuktikan rasa cinta ini!!.. jawab Alexa!! " sentak galien menatap tajam ke arah Alexa.


Alexa yang mendengar semua ucapan galien pun hanya diam dan terus mengeluarkan butiran bening dari kelopak matanya, Alexa memang membenarkan semua yang galien ucapkan, karena selama ini ia selalu menepis semua rasa dan perhatian dari galien.


galien yang tersadar Alexa menangis pun segera memalingkan wajahnya dari pandangan Alexa , jujur ia sangat membenci air mata yang keluar dari seseorang yang ia cintai kecuali air mata itu sebuah kebahagiaan.


"Baik lah Alexa aku tidak akan memaksa mu untuk mencintaiiku dan akupun akan mencoba membuang rasa cinta ini dari hatiku ...dan ah ya apa kau tadi bialng aku hanya ingin memuaskan hasratku saja??.. baiklah jika kau berpikir seperti itu maka aku tidak akan pernah menyentuhmu dan tidak akan meminta hak ku sebelum kau menawarkannya lebih dulu " ucap galien yang langsung melangkahkan kakinya keluar meninggalkan Alexa.


Alexa yang sedari tadi menahan air matanya pun menangis sejadi-jadinya saat galien pergi, Alexa merasa sesak di dadanya saat mendengar ucapan terakhir dari galien, jujur sebenarnya Alexa juga sudah mencintai galien namun hal itu selalu ia urungkan karena takut jika ditanya hanya bertepuk sebelah tangan.


"Andai kau bisa jujur kepadaku galien mungkin ini tidak akan terjadi..aku juga mencintaimu mu galien mencintaimu !.. tapi kenapa kau baru jujur di saat semuanya sudah seperti ini kenapa galien kenapa!! " batin Alexa.


setelah beberapa jam menangis akhirnya Alexa terlelap tidur di sofa dengan keadaan yang sudah tidak bisa di jelaskan, rambut yang sudah acak-acakan dan mata yang sembab karena terlalu lama menangis.


"Ckleeekkk...


galien membuka pintu kamarnya perlahan dan langsung tertuju pada Alexa yang sudah terlelap tidur.


" Bagaimana kau bisa menangis seperti ini gadis kecil ..bukan kah kau tidak mencintaiku!??." batin galien dan langsung membopong tubuh Alexa untuk memindahkannya ke tempat tidur.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2