ISTRI TENGIL CEO KEJAM.

ISTRI TENGIL CEO KEJAM.
BAB 30


__ADS_3

Tok..Tok..Tok..


" Nyonya aku membawakan makanan untuk mu." ucap ghena di balik pintu kamar Alexa.


" masuklah ghena pintunya tidak di kunci."


ghena yang mendengar persetujuan dari Alexa pun segera masuk dengan tangan yang sudah berisi oleh satu gelas susu dan sandwich kesukaan nyonya kecilnya itu.


" Cieee senyum-senyum terus ekhemm.."


" Apaan sih ghena.pagi-pagi udah ganggu kesenangan aku saja ."


" Ya ampun nyonya..bisa kau lihat sekarang jam berapa?. ini sudah jam satu siang.dan kau?ah sudahlah memang kalo abis main lato-lato itu suka tidak ingat waktu."


Alexa yang mendengar celoteh pelayanan kesayangannya pun membolkan matanya, ia tidak habis pikir dengan jalan pikiran pelayan kesayangan itu.ya walaupun bener tapi masa langsung di ulti aja.


" udah-udah menghayalnya lanjut nanti aja. sekarang nyonya harus makan biar nanti ada tenaga lagi buat nanti malam."


" Astaga kau nakal sekali ghena." ucap Alexa mencubit gemas perut ghena.


"awhh.. sakit nyonyaaa.kau ini jahat sekali."


" segitu aja sakit."


" iya deh iya si paling kuat. be the way sampe berapa ronde sama tuan??." ucap ghena yang semakin menggoda Alexa.


" GHENA!!."


ghena mencoba menahan tawanya takala melihat Alexa salah tingkah dan wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus. nampak memang terlihat jelas bahwa nyonya nya itu sedang berbunga-bunga Karena jatuh cinta.


…………


Alexa mencoba melepas kebosanannya dengan berjalan santai di sekitar kediaman. meregakan otot-ototnya yang telah terasa kaku dari kemarin karena seharian hanya merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur karena merasa ngilu dari area sensitifnya.ia sengaja tidak meminta ghena untuk menemaninya kali ini.karena ingin menikmati waktu sendiri tanpa gangguan Siapa pun.


"Bisa-bisanya beruang kutub itu mempunyai paviliun sebesar ini." gumam Alexa.


"hufthh..sepi banget.memangnya aku tidak mempunyai tetangga gitu?. haishh memang benar-benar menyebalkan!."


setelah merasa cukup ia berkeliling di halaman kediamannya Alexa pun memutuskan untuk kembali ke kamarnya.


...----------------...


kini di kediaman orang tua galien.terlihat seorang pria paruh baya sedang sibuk mengecek dokemen-dokumen di ruangan kerja miliknya.


" pa,apa kita tidak akan akan berkunjung kepada galien. mama sangat merindukan anak dan menantu mama." ucap Monica sembari menyentuh lembut pundak suaminya.


Jordan yang mendengar ucapan Monica pun menoleh ke arah sumber suara." Hem.. mungkin besok kita akan kesana sayang. sekarang aku harus memeriksa beberapa berkas-berkas penting untuk rapat nanti."

__ADS_1


Monica menghela nafas. ia harus lebih sabar untuk bisa menahan rasa rindunya.bagaimana pun suaminya masih mempunyai tanggung jawab terhadap cabang-cabang perusahaan Bagaskara. "hem..baiklah kalo begitu."


"iya sayang."


...----------------...


balik lagi pada Alexa.ia sedang menikmati keindahan alam yang cerah di balkon kamar nya. dengan ghena yang selalu menjadi teman yang selalu menemani nya dan selalu siap menerima celoteh an saat ia bercerita.


tak berselang lama terlihat seorang pelayan menghampiri ke arah Alexa dengan tangan yang memegang nampan yang berisi dua gelas minuman bewarna orens" Nyonya ini jus jeruk yang anda mau."


"Ahh ya kemari lah.taruh saja di sini " ucap Alexa sembari menunjuk meja kecil di sebelah nya.


setelah melakukan perintah dari Alexa pelayan itu pun kembali ke dapur untuk membereskan pekerjaannya.


"Ghena ini untukmu."


" A a-pa tidak nyonya. Anda saja yang meminumnya. saya bisa ambil sendiri."


"Hutfh.. kau ini .aku sudah menyuruh pelayan membuat dua!. tidak mungkin aku meminum semuanya, bisa-bisa perut cantik ku ini kembung."


"Tapi nyonya..."


" Apa kau mau pecatt ghena!!?." ucap Alexa yang merasa kesal dengan pelayannya.


" Ti-tidak nyonya!. baiklah aku akan meminumnya."


" ahh jus jeruk ini terasa lebih nikmat dari biasanya.se akan-akan menyegarkan hidupku kembali."


ghena hanya tersenyum tipis mendengar celotehan Alexa. ada rasa syukur dan bahagia di dalam hatinya karena bisa mengenal Alexa yang menjadi nyonya dari istri dari tuanya itu.


" tentu saja.hidup nyonya akan nikmat karena cinta tuan kepada nyonya. karena nyonya sudah bisa meluluhkan hati tuan setelah mantan kekasih nya yang dulu."


"benarkah?, sepertinya kau tahu banyak tentang kisah percintaannya.


kalo begitu ceritakan lah padaku.dan oh y ceritakan juga tentang si sisil-sisil itu,kurasa dia cukup dekat dengan galien."


" Sisil?.Ah aku dengar dia adalah teman tuan sejak SMA. dan tuan hanya menjadikan Sisil sebagai alat saja."


" Alat? untuk apa.?"


" Huuusssstttt sudahlah nyonya.aku takut menceritakannya nanti tuan akan menghukumku lagi."


" ayolah ghena,aku sudah menganggapmu seperti teman. kau berdosa sekali karena tidak menceritakannya padaku."


"Hmmm.. sebenarnya ada wanita lain yang sangat tuan cintai sebelum nyonya,dan karena dia lah tuan sampai tidak mau lagi berhubungan dengan wanita selama bertahun-tahun."


" hah benarkah?!. siapa wanita itu?."

__ADS_1


" Hem...RAHASIA." bisik ghena yang langsung berlari kecil untuk menghindari pertanyaan Alexa.


" ASTGA.GHENA!!!." teriak Alexa.


" nyonya bisa tanyakan langsung pada tuan untuk itu." ucap ghena sebelum ia menghilang dari arah pintu.


Alexa termenung,di dalam pikirannya,ia bertanya-tanya siapa wanita yang menjadi alasan dari semua tingkah lakunya selama ini.


_____________Flashback on____________


POV LAURA...


namanya Laura, wanita itu yang pertama kali berhasil meluluhkan pegunungan es tuan galien.kisah percintaan manis mereka terjalin lebih dari delapan tahun yang lalu.


galien yang baru saja menginjak dewasa waktu itu, mabuk asmara dengan dengan wanita yang sebaya dengannya.


mereka bertemu di perguruan tinggi dan menjadi dekat saat sama-sama mengikuti salah satu organisasi mahasiswa.


pribadi yang unik,anggun dan lembut Laura itu membuat galien muda jatuh cinta padanya. selain itu galien juga mengagumi kemandirian dan sikap apa adanya dari Laura.


namun sangat di sayangkan hubungan mereka harus kandas saat galien terlalu sibuk dengan perusahaan ayahnya yang hampir gulung tikar. galien harus bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan perusahaan Bagaskara yang sekarang sudah menjadi miliknya itu.


sampai suatu hari ia menerima kabar mengenai Laura yang sedang menyelenggarakan pernikahannya dengan pria lain,yaitu Toni teman yang sudah galien anggap layaknya sodara.


galien datang di pernikahan Laura dengan perasaan yang sangat hancur.sakit, kecewa, marah, semua beradu-adu di dalam hatinya.


"Ga-galien.." Laura lirih saat melihat galien sudah berdiri di hadapannya.


" aku sudah menganggap mu layaknya sodara, tapi apa ini? ini kah balasan mu?.bahkan kau sangat tega merebut Laura dariku. dan tanpa malu kau mengundangku di acara pernikahan ini. haha... bodoh aku memang sangat bodoh! karena telah menganggap mu sebagai sahabat. Dan ya kau adalah sahabat berengsek yang aku temui."


" galien tolong jangan salahkan Toni,ini semua tidak sepenuhnya salahnya.kau bisa menyalahkanku untuk ini."


" tidak Laura ini semua murni kesalahan ku, andai aku tidak mendekatimu, mungkin semua ini Takan terjadi." ucap Tomi menggenggam tangan Laura.


" Haha!.. lihatlah bahkan kalian terlihat begitu saling mencintai. tapi kenapa harus Toni Laura? kau pun tahu dia sahabat terbaik ku...kenpa?, kenapa kalian bermain-main di belakang ku! apa salahku pada kalian hah?!!. " ucap galien dengan mata yang memerah menahan pilu dihatinya. rasanya ingin ia menangis. namun pantang bagi seorang galien menangisi seorang wanita. apalagi wanita yang tidak pernah mengaharagi dirinya.


"cukup galien!. ini tidak sepenuhnya salah aku dan Toni. apa untungnya aku mempertahankan hubungan kita galien! bahkan orang tua mu saja tidak Sudi menerimaku." ucap Laura tegas pada galien.


" tolong maafkan aku galien..kamu harus bisa menerima, bahwa sekarang aku sudah sepenuhnya menjadi milik Toni. maafkan kami yang sudah membuat mu kecewa.." lirih Laura dengan air mata yang sudah mengalir dari kelopak matanya.


" tidak! kalian tidak usah meminta maaf. ini semua salahku karena terlalu mencintaimu dan ini juga salahku karena terlalu percaya pada sahabat sepertimu!. hufth... baiklah, kita sudah selesai Laura. kau sudah menjadi miliknya sekarang., Dan kau toni!. kali ini kau menang, ku ucapkan selamat atas keberhasilan mu ini. silahkan bawa Laura jauh-jauh dan jangan pernah kalian muncul di kehidupanku lagi!!." ucap galien yang langsung meninggalkan tempat itu.


________Flashback off________


........


" Jadi begitu ceritanya.. tapi apa alasan mama Monic dan papa Jordan menentang hubungan galien dan Laura?." ucap Alexa menopang dagu seolah mencoba memecahkan teka teki.

__ADS_1


__ADS_2