ISTRI TENGIL CEO KEJAM.

ISTRI TENGIL CEO KEJAM.
BAB 25


__ADS_3

"tidak apa nyonya silahkan istirahatlah biar saya yang melanjutkan untuk menyiram bunganya " jawab ghena yang langsung di angguki oleh Alexa.


 ***


di tempat lain galien sedang berada di perusahaan miliknya karena tuntutan pekerjaan mengharuskan ia turun tangan sebab rapat penting itu tidak bisa di wakilkan oleh Erlano asisten pribadinya.


dengan setelah Jaz mewah berwarna hitam ,galien melangkah dengan elegan .di ikuti oleh erlano dan beberapa pengawal kepercayaannya.


kesan sangar, garang, angkuh , sombong dan tak berperasaan biasa tersemat di dalam diri galien.


" ini laporan yang akan di bahas di pertemuan kali ini tuan " ucap erlnao sembari memberikan dokumen yang sudah ia siapkan.


tuan galien mengambil dokumen dari tangan erlano dan hanya membuka sebentar lalu di berikan kembali.


" berapa lama lagi rapatnya di mulai " tanya tuan galien dengan ekspresi datarnya.


erlano yang mendengar pertanyaan dari tuanya pun melirik jam di tangannya." sekitar dua puluh lima menit lagi tuan"


" kalo begitu siapkan kopi pahit untukku."


" baik tuan."


seorang pengawal perpisah dari rombongan galien . mengerti akan hal yang harus ia lakukan.dia pun pergi untuk memesan pesanan yang tuanya inginkan.


" buatkan kopi pahit untuk tuan, dan pastikan tidak ada kesalahan sedikit pun ." titah salah satu pengawal pada OB di hadapannya.


" Ba-baik tuan "


.....


galien duduk dengan penuh wibawa. seorang pemilik Mega bisnis dari keluarga Bagaskara yang tersohor . tak banyak orang yang bisa dengan mudah bertemu dengan pemilik Perusahaan BAGASKARA . paling baik jika jika sudah membuat janji.erlano lah yang akan mewakili galien untuk bertemu para kolega kerjanya. namun kali ini berbeda audit kerja menyeluruh akan di lakukan olehnya sendiri. galien yang sangat tegas dan kejam dalam bidang bisnis . tidak menerima sekecil apapun kesalahan yang ia terima, karena yang berbuat salah maka akan langsung mendapatkan konsekuensinya.


menikmati kopi pahit yang sudah di siapkan untuknya seketika galien pun tersenyum tipis saat teringat pada kejadian Minggu lalu dengan Alexa istrinya .


_____ Flashback On____


Minggu lalu Alexa sedang berjalan memandangi halaman paviliunnya dengan ditemani oleh ghena pelayanan pribadinya. namun seketika mata Alexa terhenti pada sebuah pohon mangga di halaman belakang gedung utama kediamannya itu .


" hei bukankah itu mangga " tunjuk Alexa .

__ADS_1


" benar nyonya tapi itu...ah! nyonya tunggu " ghena begitu terkejut melihat Alexa berlari dan segera menyusul nyonya nya yang berlari ke arah pohon mangga itu.


" Nyonya tunggu!.. nyonya mengapa kau sangat cepat seperti tupay yang akan mengambil mangga saja." gerutu ghena yang terengah-engah karena mengejar Alexa.


" lihatlah ghena mangganya sangat menggoda" ucap Alexa dengan sorot mata yang berbinar menatap mangga yang sedang bergelantungan di atasnya.


" Nyonya ingin mangganya? "


" hemm apa itu boleh di ambil? "


" tentu saja boleh, ini rumah nyonya siapa yang akan melarangnya."


" aku ingin mangga itu ghena " tunjuk Alexa pada salah satu mangga yang sudah terlihat matang.


" Kalo begitu saya akan menyuruh para pengawal untuk memetiknya. Nyonya tunggu sebentar di sini ." ucap ghena yang langsung berlari ke halaman belakang untuk meminta bantuan pada pengawal di paviliun itu.


Alexa memandangi buah mangga itu dengan gembira dengan mata yang berbinar.


" Ahhhhk ghena kelamaan! " karena sudah tak sabar ingin segera mencicipi mangga itu Alexa lupa dengan kata-kata ghena yang menyuruhnya menunggu. dalam sekejap Alexa sudah berada di atas dan memetik beberapa mangga yang sudah matang dan menjatuhkannya ke bawah.


" Hei sedang apa kau berada di sana! "


" Kau itu wanita apa marmut bisa-bisanya naik ke atas! "


mendengar ucapan orang itu Alexa pun menoleh ke sumber suara yang menyamakannya dengan hewan biasa di atas pohon itu.


" ka-kau! " ucap Alexa terkejut saat melihat galien yang sudah berdiri di bawahnya.


" Cepattt turun! apa kau ingin menjadi marmut sungguhaan"


" Haishh.. iya-iya aku turun! ,huuh!! sepertinya dia sudah menjadi jelmaan Dirga ( ayah Alexa) " celoteh tengil Alexa


" oh tuhan mengapa ini sangat tinggi sekaliiiiiiiiiiiii.." dengan gemetar Alexa menuruni pohon itu dengan mata yang merem melek karena takut melihat ke bawah.


"Ehh! ..Ehhh!! Arghhhhhhh!! "


Alexa terjun dari ketinggian dan menimpa tubuh kekar galien yang sedari tadi sudah berada di bawahnya.


Buugghhhhhhh..Alexa mendarat di dada bidang galien . semerbak harum parfum mahal masuk ke Indra pencium*nnya.

__ADS_1


Alexa memejamkan kedua matanya saat berada di atas tubuh galien. tanpa Alexa sadari bibir mungilnya kini menyentuh pada pipi mulus galien.


" Apa kau nyamann berada di atas tubuhku?"


mendengar ucapan galien Alexa pun mengintip dengan sebelah matanya, seketika Alexa pun membolakan matanya saat ia menyadari bibirnya yang menempel pada wajah galien.


galien yang mendapatkan perlakuan itupun hanya diam dan menatap mata coklat Alexa dengan ekspresi dinginnya.


" deg..deg..deg..." degup jantung keduanya.


" Baiklah teruslah seperti ini Bahakan jika kau ingin kau bisa tidur di atas tubuhku setiap hari."


kata-kata itu membuat Alexa seketika tersadar dan bergegas berdiri merapihkan pakaiannya.


setelah Alexa bangun dari tubuhnya galien pun ikut berdiri dan membersihkan sisa tanah yang menempel pada jaznya.


seusai merapikan pakaiannya Alexa pun beranjak dari tempatnya dan meninggalkan galien yang masih terpaku .


" hei apa kau tidak mau berterima kasih padaku? " ucap galien pada Alexa yang mulai menjauh darinya.


Alexa yang mendengar ucapan galien pun menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya ke arah galien.


" apa kau tidak ikhlas? lagian untuk apa aku berterima kasih padamu kan itu salah kamu sendiri ngapain berada di bawah! " ketus Alexa yang langsung kembali berjalan menjauh dari galien.


melihat kepergian alexa galien pun tersenyum tipis sembari menggelengkan kepalanya. sebenarnya ia tahu Alexa meninggalkannya hanya untuk menyembunyikan rasa malu karena tanpa di sengaja Alexa telah meci*m galien.


______Flashback Off______


waktu di adakannya rapat telah tiba .galien dan erlano masuk ke dalam ruang rapat sesuai waktu yang sudah di tentukan.


semua orang yang berada di dalam ruangan pun langsung berdiri dan memberikan hormat kepada galien. sebagai tanda penghormatan karena telah meluangkan waktunya .


galien duduk dengan erlano yang berdiri di sisinya.


" cepat kalian keluarkan hasil laporan kalian tahun ini .ingat aku tidak mau menerima kesalahan dalam penyampaian laporan kalian!."


" manager pemasaran silahkan anda duluan" ucap erlano mempersilahkan untuk melakukan presentasi di depan.


dengan tubuh bergetar wanita berumur tiga puluh dua tahun itu melangkah ke depan dan menyalakan layar proyektor dan mempresentasikan laporan tahunan nya.

__ADS_1


galien memperhatikan dengan seksama apa yang tengah wanita itu sampaikan dan menatap tajam pada layar di ujung sana.


__ADS_2