
"aku sudah kenyang"-yura
"ayo berangkat" lalu aku mendorong Jungkook pelan.
"sabar ! aku sedang mencari kunci mobil"-jungkook
jujur sekarang aku sangat lesu,aku lelah rasanya aku hanya ingin memejamkan mataku selama yang aku bisa.
namun berbagai hari masalah selalu datang dan itu membuat ku harus menyelesaikan nya.
"aku keluar lebih dulu aku akn menuggu di depan"-yura
aku pun jalan keluar dan duduk di bangku taman rumah jungkook.
dan tiba tiba saja ada yang menutup mulutku dan hidungku dengan sebuah kain dan berharoma..
pandangan ku mulai gelap.
.
.
"sudah sadar"-vee
"euhg"-yura
"minum dulu,aku tidak tahu mereka akn menangkap mu dengan cara itu! aku sudah menghukum mereka karna tindakan nya kepada mu"-vee
"iya" aku pun turun dari kasur big size itu dan berjalan menuju pintu keluar kamar seperti nya ini kamar Vee.
"kenamana kau!"-vee
Vee menarik tangan ku dan mencium ku aku hanya diam badan ku rasanya lemah aku tidak menolak atau pun mengelak ciuman itu.
"dengar kan dulu perjelasan ku!"-vee
"ehm" lirih ku rasanya aku sangat lemah.
dan kaki ku lemah aku terjatuh namun dengan cepat Vee menangkap ku.
"apa kau sakit?"-vee
"tidak tahu"-yura
lagi lagi aku berbicara dengan suara yang lembut ah ralat maksudnya dengan suara yang hampir tidak di dengar.
"aku minta maaf tidak memberitahu sebelum nya"-vee
"tapi aku benar benar tidak ada rasa apa pun dengan nya aku memang benar pernah bertunangan dengan nya tapi aku tidak pernah menyentuh nya atau apa pun hanya sebatas kata tunangan"-vee
dan Vee menuntun ku ke ranjang dan membaringkan ku.
"Panggih dokter!" Vee sedang menelpon tangan kanan nya.
Suga iya Suga adalah tangan kanan Vee.
flashback on.
"hey kalian tidak mengundang ku" bentak Renita sekali lagi.
"padahal aku kan tunangan mu!"-renita
__ADS_1
"kita sudah membatal kan nya!" kali ini bentak ibu Vee
"cih hanya karna perusahaan kalin sudah embaik kalin membatal kan pertunangan ini?"-renita
"sekali lagi aku benarkan kita sudah membatal kan pertunangan ini!"-vee
"baik lah dan gadis ini siapa? kenapa dia merelakan ulang tahun nya di rumah mu"-renita
"dia calon istriku!"-vee
"hanya calon belum jadi istri aku bisa mengambil jalan"-renita
lalu Renita berjalan mendekat dengan Vee dan.
dia melumat bibir Vee di hadapan kami semua Vee yang terkejud langsung mendorong Renita.
"gadis jalang apa yang kau lakukan dengan cucu ku!!"-nene Vee
dan Renita tersenyum "apa kau pernah dilakukan nya dengan Vee?"-renita
dan aku aku sekarang mengeluarkan air mata aku masih tidak bisa menjawab dan Vee yang menjawab.
"iya ciuman pertama ku dengan Yura walau Yura tidak mencium ku pun aku akn menjadikan nya istri"-vee
hah aku lupa dengan kata itu!, apa maksud nya?-yura
lanjut.
"baik lah tapi ingat aku tidak kan membiarkan kalian bahagia"-renita
dan Renita pergi dengan bodyguard nya yang begitu kekar.
sedangkan aku aku menangis aku takut jika Vee dan aku..
namun seseorang datang dengan lelucon gila nya.
jungkook.
fahsback off.
"nona Yura hanya kelelahan dan dia butuh vitamin saya akn memberikan obat nya"-dokter
"ahh begitu baik lah kau boleh pergi"-vee
"baik"-dokter
"kau menangis semalaman"-vee
"benar" jujur itu saja.
"apa pun kau, tetap lah yang pertama dan seterusnya"-vee
"percaya aku sangat menyayangimu"-vee
"iya aku tahu itu"-yura
dan Vee mengelus puncak kepala ku dengan senyum yang begitu indah.
_❤️_
"kenapa yura!" sedari tadi aku mencari nya.
__ADS_1
dan datanglah Jimin dengan senyum aneh "apa kau menyukai gadis itu"-jimin
"bukan urusan mu"-jungkook
"itu urusan ku! tenang lah dia tidak Hilang"-jimin
aku aku langsung melihat ke arah Jimin dengan tatapan ingin sekali memukul nya.
"dia bersama Vee tuan" ucap Jimin enteng dan santai.
dan saat itu amarah ku mereda "dia aman kalau begitu aku pergi"-jungkook
kukira dia pergi aku memang tidak tahu bagai mana bisa menjadi berubah seperti itu Yura dia banyak masalah.
aku tidak bisa melihat senyum nya.
[bersambung]
hayoo nanti Yura sama siapa Vee tuan atau Jungkook.
tunggu saja.
oh iya scroll kebawah ya karna ada cerita bonus 🎉.
BONUS🎉.
"aku ingin kau besok ada di samping ku"-vee
"hah! apa aku tidak paham" ucap Yura yang membuat ku sedikit kesal.
"besok kita akn menikah aku tidak mau tau aku tidak ingin jauh darimu"-vee
Yura fyl~
"hah apa jangan bercanda bukan kah masih lama"-yura
jadi dia ini kenapa apa dia ingin Renita mengambil jalur untuk nya memisahkan kita.
"ta-tapi aku tidak keberatan" ucap Yura lagi dengan gugub dan telinga beserta wajah nya sudah merah.
"benarkah"-vee
"ehm"-yura
aku memeluk nya yang kesekian kali nya "aku rindu"-yura
"aku juga"-vee
aku pun ikut berbaring di samping nya kami tidur bersama sambil berpelukan.
meluapkan rasa rindu kami bersama.
"aku sangat cinta dengan mu jangan jauh dari ku"-vee
.
.
[bersambung 2]
jadi nanti pas ep 🥥15 itu bakal hari dimana mereka bersatu dan tentu ada seorang yang merasa sakit di hari itu.
__ADS_1
jadi tunggu aja kelanjutan nya.