
aku menunjuk ke arah biang Lala.
aku sangat ingin menaiki nya.
"baik lah ayo tuan putri"-vee
dan aku tersenyum kami berjalan menuju tempat tiket.
walau ini masih siang tapi ada banyak orang.
"apa kau senang"-vee
"iya aku sangat senang dulu ayah ku tidak punya uang untuk naik ini"-yura
"benar kah!! jadi aku orang pertama yang membuat.."-vee
"iya tuan Vee"-yura
dan Vee tersenyum dia sangat tampan dan begitu indah aku tak tahu tapi jantung ku sedang mengadakan pesta.
begitu banyak ketukan tempo yang tidak teratur.
Vee mendekat kan wajah nya dan perlahan lahan dia memeluk ku.
dia mencium ku dan aku melihat ada orang yang mem foto kami tapi entah lah aku hanya membiarkan nya.
dan hanyut dalam cium kami dan saat aku sadar bahwa sebentar lagi kami akn turun aku pun mendorong nya.
dan terlihat aku sangat gugub pasti'nya.
"apa kau baik baik saja"-vee
"menurut anda"-yura
dia hanya tersenyum dan dia menggenggam tangan ku kami berjalan dan menuju tempat makan.
dia tahu bahwa aku lapar.
"bagai mana anda tahu bahwa aku lapar"-yura
polos nya aku atau bodoh nya aku menanyakan itu.
__ADS_1
"karna aku juga lapar"-vee
"kita akn selalu sehati sampai mati benarkan sayang"-vee
dan pipi ku mulai merah seperti kepiting rebus pasti nya.
~
yura.
"mau makan apa"-vee
seorang pelayan memberikan sebuah menu dan aku memilih nya aku hanya ingin makan spaghetti dan juga jus apel.
"Baik itu saja,kalau begitu tunggu sebentar"-pelayan
"iya terima kasih ka"-yura
"kau gadis yang baik, pantas saja banyak yang menyukai mu"-vee
"hah siapa yang menyukai ku??"-yura
"kau polos, dulu kau yang mengatakan bahwa aku pria polos sebenarnya kau yang polos"-vee
dan pelayan datang.
"ini selamat menikmati"-pelayan
"ah terima kasih"-yura
dan kami memakan makan nya woahh ini sangat enak tidak seperti yang ku beli di minimarket.
"berbeda harga ternyata pengaruh besar"-yura
dan Vee hanya tertawa atas ke kelakuan ku.
aku sangat memikirkan image nya.
jungkook.
"sialan pria itu mendahului ku"-jungkook
__ADS_1
Jungkook berjalan kembali kekelasnya.
begitu banyak anak anak yang khawatir atas ucapan Vee.
author.
dulu ada seorang yang menamparnya karna salahh paham dan Vee marah dia hampir membunuh orang itu tapi untung nya ada teman nya yang menghentikan nya.
Vee tidak suka main kasar dia adalah pria lemah lembut tapi jika dia marah tentu kacau lah.
Jungkook pun menyusun rencana.
"ah benar Yura kan bekerja di rumah ku"-jungkook.
aku harus menelpon nya..
"hey"-jungkook
"apa aku sedan makan telpon nanti"-yura
tutt tutt
sependek itu percakapan dia dengan Yura apa se pendek itu juga kisah cinta dia Dengan Yura.
jungkook.
bolos aja lah hari ini gak ada mood buat belajar
"woii kemana Lo"-jimin
"bolos"-jungkook
"njirrr"-jimin
aku gak liat apa apa tuh, hanya jalan yang di penuhi mobil.
dan aku berjalan menuju bus.
dan karna bus berhenti pas Banget di tempat Yura berada sayang nya aku udah pasang GPS di tas Yura.
"haha maka nya aku tau kemana Yura pergi"-jungkook
__ADS_1
[bersambung]