Istriku Gadis SMA

Istriku Gadis SMA
22(S2) 21+


__ADS_3

Malam jam 10.00 aku kembali kerumah,bukan hanya sebuah kontrakan.ya itu.


Dan saat aku masuk kerumah aku melihat Yeri tertidur di meja makan.


Aku langsung memberikan senyum .


"Sayang"-jungkook


"Eunggg"-yeri


Jujur aku tidak tega membangunkam nya tapi aku tidak ingin dia kelaparan pasti belum makan sejak siang tadi.


Dia menunggu ku, sangat terlihat.


"Kau datang cepat??"-yeri


Dan Yeri melihat ke arah jam, dia sadar bahwa lontaran kata yang dia ucapkan barusan tadi salah.


"Kau pasti lapar ayo makan"-yeri


Dan dia berjalan kemar mandi mencuci mukan.


~


yura.


Aku masuk kekamar baru selesai mandi.


Dan melihat Vee yang baru saja masuk kamar dia terlihat kelelahan.


Sebenarnya kemarin kami tidak jadi melakukan itu ^^".


Aku pun berjalan dan Vee langsung menarik ku.


Dia melumat bibirku dan mendorongku Sampai kami terjatuh di ranjang.


"Kumohon"-vee


Aku mengangguk dan sekarang mataku tertutup.


Vee melumat bibir ku dan aku dibawah hanya mengikuti.


Vee turun ke area leher dia menggigit nya dan menandakan bekas kepemilikan.


"Ah" desahku.


Dan perlahan lahan dia melepas pakaian ku.


Dia juga melepas pakaian nya,sekarang kami sudah telanjang bulat.


Aku menutup badan ku walau aku tahu itu sudah terlihat, wajah ku malu.


"Badan mu bagus"-vee


"Diam!"-yura


Dia pun melumat bibir ku lagi dan tangan nya dia menggerakkan cepat dengan dua jari nya di area ** ku.


Rasanya begitu aneh "mmppp...ahhhh" desah ku wajah ku merah bahkan keringat memenuhi tubuhku.


"Cepat lakukan aku sudah tidak tahan"-yura


Entahlah rasanya sangat tidak nyaman bahkan saat vee memaju dan mundurkan jarinya aku terus mendesah.


Aku sudah mencoba menahan.


"Ahhk..mmmppp"


"Ahhh"

__ADS_1


"Ahh hentikan!"-yura


Aku pun hanya bisa *** selimut.


Dan Vee menghentikan dan kembali melumat bibirku.


Jleb


"Ahhhhk" desahku dia memasukan nya dengan selaki hentakan.


Vee mulai menggerakkan nya.


"Ahh"


"Ahhh...mmmppp"


"Ahhk"


Sekarang aku mulai merasakan keanehan.


Ais apa yang aku katakan.


Tapi benar "ahhh" sekali lagi desah ku karena..


"Ahhhh"


"Ahhhkk"


"Faster baby"-vee


Vee pun semakin mempercepat temponya lagi dan aku merasa ingin mengeluarkan sesuatu dari ** ku.


"Aku ingin keluar"-yura


"Keluarkan bersama"-vee


Dan sebuah cairan keluar dan Vee membersihkan nya.


Sedikit menjijikan.


Lebih parahnya dia membersihkan dengan mulutnya.


"Ahhh aghhhh hentikan!"-yura


"Ahh veee"


"Satu ronde lagi bagai mana"-vee


"Sekarang jam 3 subuh besok aku sekolah!"-yura


"Kau yakin besok sekolah"-vee


Apa maksud nya..


Dan tanpa aba aba Vee kembali melumat ku dan dia sudah siaga dia mengikat tangan ku dengan baju yang di robek ya itu baju ku.


"Kita mulai lagi baby"-vee


Habislah aku!


~


daniel.


Di pagi hari yang cerah ini dengan sinar matahari yang begitu cerah.


Tiupan angin kecil di taman rumah ini.


Aku pun melihat jam.

__ADS_1


06.23


"Ibu"-daniel


Aku melihat ibu sedang menyiram tanaman kenapa ? Padahal kan ibu bisa menyuruh bibi.


"Kenapa--"-daniel


Ucapan ku pun terpotong "sstt"-ibu Daniel


Ibu pun bergi masuk aku pun melihat apa yang ibu siram.


Saat ku lihat tadak ada apa apa?


Sudah lah aku harus bersiap sekolah,sebelum ayah semakin membenci ku.


~


yeri.


"Kau tidak sekolah"-yeri


"Tidak aku kan berkerja dan menikah dengan mu!"-jungkook


"Bucin" aku pun tertawa di pagi hari sambil memakai sepatu di teras Kontrakan kecil ini.


"Mau ku antar tuan putri"-jungkook


"Tidak kau bekerja saja, nanti terlambat"-yeri


"Tapi pakaian kau? apa tidak salah"-yeri


"Iya aku lupa! Aku dinaik kan menjadi karyawan"-jungkook


Aku pun berdiri dan berlari kearah jungkook sambil memeluk nya.


"Knp?"-jungkook


"Chukahe"-yeri


*(Chukahe\=selamat)


"Kau ini cepat nanti tertinggal bus"-jungkook


Aku pun melepas pelukan ku dan berjalan sambil melambai kan tangan.


~


Di sekolah terlihat aneh aku tidak melihat Yura Beberapa Minggu ini?


"Hey"-keira


"Kau!"-yeri


"Dimana Yura?"-yeri


"Dia di keluarkan dari sekolah!"-keira


"Bagaimana bisa?"-yeri


"Begitu lah"-keira


Kami pun berbicara sambil berbincang sesuatu.


Brakk


Aku terkejut Keira menabrak seorang pria yang tidak salah pria itu adalah pacar nya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2