
Tanpa aba aba Daniel langsung melumat bibir Renita.
Belajar dari mana kah dia?
Dan mereka pun menghentikan ciuman itu karna kekurangan udara;)
"Aku juga" Daniel memeluk Renita dan jujur bagi Renita,sekarang dia melemah dengan Daniel.
Tapi Renita tidak melupakan dendam nya pada Vee dan Yura.
Dia akn tetap melakukan nya hanya perlu waktu yang tepat.
~
yeri.
sedari tadi jantungku terus menerus bersemangat.
Huh..
Tarikan napas yang selalu ku lakukan untuk menghilangkan semua ke gugub an ini.
"Yeriiiiii"-yura dan Keira
"Kalian ini!"-yeri
"Minum ini"-yura
"Hah betul minum ini"-keira
"Wah kandungan mu semakin membesar ya"-yeri
"Eh, Jungkook" Keira terkejut melihat Jungkook yang masuk ke ruang pengantin wanita.
"Kau tidak boleh ke sini!"-yura
"Ssstt "-jungkook
"Aku tidak sabar" lalu Jungkook pergi.
Bulu kuduk ku merinding aku mulai sakit perut.
Sudah lah.
~
“(Kim Yerim), aku mengambil engkau menjadi istriku, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum tuhan, dan inilah janji setiaku yang tulus.”-jungkook
“(jeon jungkook), aku mengambil engkau menjadi suamiku, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum tuhan, dan inilah janji setiaku yang tulus.”-yeri
__ADS_1
Dan kami bertukar cincin tidak lupa pula dengan dia selanjutnya mencium ku.
Dan sorakan dari para tamu Jungkook melepaskan ciumannya dan dia berbisik.
"Puas kan aku malam nanti baby"-jungkook
Dan aku langsung membeku -~
~
yura.
"Sangat lelah"-yura
Aku langsung membaringkan tubuh ku di kasur big size itu.
Dan Vee menanyakan sesuatu yang aneh!
"Apa kau tidak mau punya anak"-vee
"Tentu aku mau"-yura
"Kita sudah melakukan nya apa kah ada merasakan gejala mual atau lain nya"-vee
"Tidak"-yura
"Tidur,aku tidak mau mandi"-yura
"Kalau badan mu gatal bagai mana"-vee
"Tidak apa"-yura
Aku pun memejam kan mata aku hanya takut apa aku..
Dan Vee dia mulai berbaring di samping ku dan memeluk ku dari belakang.
Cup.
Dia mencium belakang leherku.
"Aku tau kau pasti takut"-vee
~
renita.
"Jadi saat aku pergi dan menusuk nya kau telpon polisi dan hubungi aku" suara samar samar antara aku dan seorang orang asing itu.
__ADS_1
Aku berencana akan membuat Vee sendiri yang membunuh istrinya.
"Daniel bagai mana kita pulang aku lelah"-renita
"Baik lah kak"-daniel
"Kau masih memanggil ku kakak!"-renita
"Lalu?"-daniel
Cup.
Aku mencium bibir nya dengan cepat dan berkata "sayang" aku melihat wajah Daniel, memerah telinganya.
"Kau malu"-renita
"Ehm"-daniel
Pria jujur rupanya.
Jujur saja saat aku pergi ke London aku selalu memikirkan Daniel entah lah.
Saat aku memikirkan nya wajah mu memerah.
Dan ternyata.
"Aku mencintaimu"-renita
"Aku juga" dia tersenyum sampai matanya hilang.
Begitu imut nya.
"Aku akn pergi 1 Minggu kedepannya"-renita
"Kemana"-daniel
"Urusan kantor"-renita
Daniel menggenggam tangan ku dan wajah nya Melesu.
"Jangan lama lama nya nanti Daniel kangen"-daniel
blusss-renita
"Aku pulang sendiri dah dah"-renita
Aku langsung berlari menuju halte bus,aku tidak sanggup dengan tatapan itu.
Bisa bisa aku tidak akan tidur.
__ADS_1
"Manis nya"-renita
Bersambung....