
Jadi ini adalah sambungan eps.🌾33(S2) dan ini juga eps.terakhir dari kisah hansung dan hana.
Happy reading (人*´∀`)。*゚+
.
.
.
Aku pergi diam diam ke desa dengan pakaian yang kumuh.
Membeli racun,maaf kan aku.
Racun itu akn aku letakan ke minuman hansung.
Racun itu tidak langsung namun perlahan lahan membunuh'cukup 2 tahun dan Vee akn meninggal.
Dan aku menguasai semua hartanya.
Setelah itu aku akn memberikan harta itu pada ibu ku.
Dan membunuh diri ku dengan meminum racun yang lebih kuat dari punya hansung.hanya,aku ingin pergi menyusul nya.
***
hansung.
"Ratuku mari kita berjalan jalan"-hansung
"Baik raja ku"-hana
Melihat Hana tertawa itu membuat ku lega,karna beberapa hari ini dia terlihat lesu dan banyak pikiran.
Aku hanya curiga..
"Lihat burung itu" tunjuk Hana pada burung yang beterbangan.
Betapa cantik nya ratuku ini,aku tidak kan membuat mu sedih.
Janji.
.
.
.
"Aku lapar"-hansung
"Bu-bukan kah kita harus makan—"-hana
Dengan cepat aku menutup mulut nya "aku rajanya jadi melanggar tidak mungkin"-hansung
Dia tertawa memperlihatkan giginya.
"Ayo,apa kau tidak lapar"-hansung
"Tidak,yangmulia"-hana
"Aku tidak suka kau yang ini"-hansung
"Benarkah" lalu dia memajukan bibir nya dan itu membuat ku gemas.
Dia sangat imut.
"Ratuku,aku hanya bercanda maafkan yang muliamu ini" lalu aku mencium bibir nya dengan cepat.
Dia langsung membelakan mata.
"Banyak orang"-hana
Dia malu wajah nya sudah memerah,dan telingaku juga memerah.
"Baik.siap kan makanan untuk ku" ucap ku kepada pelayan sedari tadi mengikuti.
"Nee,conaa"-pelayan
*(Nee\=iya|cona\=yangmulia)
Hana.
Aku pun berjalan dengan sebagai mana berjalan.
"Silahkan makan"-pelayan
Dan kami pun makan tapi...
Hansung bertanya apa aku sudah siap untuk punya anak.
"Aku belum siap.."-hana
"Tidak apa apa" lalu hansung mengelus wajah ku.
Aku tidak tega dan sekarang dia meminum teh..
Yang isinya terdapat racun.
.
.
.
2 tahun kemudian~
__ADS_1
Aku pergi ketempat itu untuk memberikan beberapa kantung perak dan emas.
***
Aku sedang di istana mengganti pakaian kumuh ku menjadi baju yang lembut dan indah.
"Ratu yang mulia memanggil anda"-mentri3
Aku pun berjalan ,banyak menteri yang datang dan berbaris.
Aku pun berjalan merasabingung.
Jangan bilang.
.
.
.
"Apa kau ingin hartaku"-hansung
Lalu dia melempar beberapa emas perak dan barang mewah lain nya bahkan cincin..
"Kenapa diam"-hansung
"Kau memberi ku racun"-hansung
Aku menatap nya dengan tatapan air mata menetes.
"Apa yang kau tangis kan!"-hansung
"Air mata palsu aku tidak kan melepaskan mu"-hansung
"Ji.. ji...jika aku-ku aku.." balas ku mulai Ter engah dan gugub aku hanya saja..
Aku mencintaimu aku tidak pernah berharap hartaku tapi ibu ku..
Sudah lah hanya perlu jalani saja.
"(Tersenyum)"-hana
"Di saat seperti ini kau masih tebar pesona"-hansung
Lalu dia berjalan dan mengambil pedang pengawal nya.
Ssssttttt~
Terdengar bunyi hansung mengambil pedang itu.
Semua Mentri langsung terkejut dan aku hanya diam dengan air mata dan senyum terakhir ku.
"Membunuh orang yang aku cintai,sejarang yang indah"-hansung
"Diam."-hansung
Kaki ku melemah dan aku pun terduduk.
"Lemas yah"-hansung
BATTSSSSSS~
.
.
Teruntuk pria yang ku cinta hansung aku tidak pernah menyesal mencintaimu.
Aku sejujurnya aku ingin memberitahu kau sesuatu.
Dan sebuah kejutan.
Padahal aku sudah membayang kan bagai mana ekpresi hansung saat aku mengatakan bahwa aku hamil.
"Hansung kau akn menjadi seorang ayah"
"Benarkah"
Dia memelukku dan mencium ku tak lupa pula dia mengelus perut yang terdapat anak kami.
Tapi itu semua hanya lah imajinasi ku.
Aku tidak pernah menyesal dia membunuhku,aku justru bahagia aku yang pergi lebih dulu.
Jadi aku hanya bisa menuggu dia di sana.
Jangan lama lama aku rindu.
.
.
18 tahun kemudian~
"Hana.. aku rindu"-hansung
Sedari tadi aku menangis mengingat istriku,kenapa aku membunuh nya.
Kenapa! Aku sedikit menggila karenanya.
Aku masih menyimpan racun yang di berikan Hana.
***
__ADS_1
Aku sedang melukis wajah Hana,yang cantik.
Aku merindukan nya.
Aku ingin dia.
Kembalilah.
Andai saja bisa kembali ke masalalu aku ingin memaafkan Hana.
Hana aku kesepian.
Kembalilah.
.
.
.
Aku berbaring di kasurku sambil meletakkan lukisan ku yang terdapat wajah Hana ratuku satu satu nya.
Aku pun mengelus wajah nya sambil menangis.
"Hana,aku mau ketemu kamu"-hansung
Aku pun memejamkan mata dan tertidur di pelukan hana.
***
Pagi hari ini aku terbangun,badan ku pegal,lelah, lesu.
"Ambilkan racun itu"-hansung
"Yangmulia"-pelayan
Aku pun menepis tangan nya.
"Cepat!!!"-hansung
"Baik"-pelayan
Tidak sampai 20 menit berlalu pelayan datang dengan racun 18 tahun lalu.
Sekali minum mungkin dia akn merasakan kejang ke-jang mati rasa dan meninggal.
..
Aku meminum nya dan sesuai dengan kata kata di atas.
Aku langsung mati rasa dan perlahan mata ku menggelap tidak lupa aku memeluk lukisan wajah Hana.
.
.
"Euhg" aku terkejud diaman aku..
Aku di.. jangan bilang aku di masa depan.
Banyak sekali gedung tinggi aku pun terkejud ada seorang gadis cantik yang datang membawa susu.
"Sayang,sudah bangun" aku mencerna, istri ku? Ibu ku! Ha iya pasti ibu.
"Ibu"-hansung
"Hansung dimana"-hansung
"Eh siapa! Yang ganti nama kamu,nama kamu tuh Vee duh anak mama kok gini sih"-ibu Vee
Aku mencerna nama ku adalah Vee dan apa ini terimakasih tuhan anda telah berbaik hati.
***
Sudah 4 tahun sekarang usiaku menua sebenar usia ku yang asli 37 tahun dan pria yang nama nya Vee ini berusia 28 tahun jadi jika di jumlah.
Aku sudah menjadi kakek Kakek.
Tapi aku tetap tampan.
"Rapat nya akn di mulai"-sopir
"Iya maka dari itu cepat"-vee
Dan aku mencoba membuka kaca mobil karna ada seorang gadis yan berkaca itu mengganggu pemandangan.
"Ka..."-vee
Cup~
Dan saat itu aku menyadari gadis yang ada di depan ku adalah Hana.
Tapi aku salah nama dia Yura.
Tapi itu tidak akan mengubah apa apa..
Tapi terimakasih telah memberikan kesempatan ini.
.
.
__ADS_1
.
TAMAT.