
Hari ini suasana pagi di kota Paris sedikit mendung.Karin dan Zelin yang sudah berada di dalam mobil untuk menuju ke kantor Sanjaya Groups dengan menggunakan mobil Karin yang sudah melaju dengan kecepatan sedang.
Setelah beberapa menit mobil Karin sudah sampai di Kantor Sanjaya Groups dan seperti biasa mobil Karin diparkirkan di tempat parkir khusus karyawan kantor Sanjaya Groups. Sesudah mobil terpakir dengan benar di tempat parkir Karin dan Zelin mulai keluar dari dalam mobil menuju kedalam Kantor Sanjaya Groups.
"Rin nanti kamu langsung masuk aja ke ruang kerja kamu gak usah nungguin aku.Soalnya nanti aku mau nanya ke resepsionis dulu." Ucap Zelin yang tetap berjalan menuju kedepan meja resepsionis.
"Ya udah kalau emang mau kamu kayak gitu,No problem.Good luck buat kamu."Ucap Karin yang mulai masuk ke dalam lift khusus karyawan yang sudah terbuka.
Zelin hanya mengacungkan jempol ke arah Karin.Setelah lift yang dimasuki Karin sudah tertutup,Zelin mulai berjalan menuju ke meja resepsionis.
Kalau aku gak pake bahasa prancis ini resepsionisnya mudeng gak ya?Ah coba dulu aja deh aku ngomong gak pake bahasa prancis kalau dia gak mudeng ya tinggal aku ngomong pake bahasa prancis aja.
"Permisi." Ucap Zelin kepada resepsionis.
"Iya nona.Ada yang bisa saya bantu?"Ucap resepsionis kepada Zelin.
__ADS_1
" Saya Zelin skertaris barunya Tuan Rangga. Apakah Tuan Rangganya ada?"Tanya Zelin.
"Sebentar ya nona." Jawab resepsionis sambil memegang telephone.
Resepsionis sedang menghubungi Tuan Rangga untuk memberitahukan bahwa skertaris barunya yang bernama Zelin sudah menunggu di lobby kantor.Sedangkan Zelin yang tiba-tiba merasa gugup untuk bekerja sebagai skertaris di kantor Sanjaya Groups.
"Nona Zelin,Mari saya antarkan nona menuju ke ruangan Tuan Muda Rangga."
Zelin hanya menganggukkan kepalanya kepada resepsionis.Sedangkan resepsionis menyuruh Zelin untuk mengikutinya menuju ke ruangan Tuan Rangga.Setelah sampai di depan ruangan Tuan Rangga, resepsionis meninggalkan Zelin sendirian didepan ruangan Tuan Rangga dan menyuruh Zelin untuk masuk kedalam.
"Masuk." Teriak Tuan Rangga dari dalam ruangannya dengan nada agak sedikit seram.
"Aduh kok suaranya menyeramkan seperti itu sih.Ya tuhan suaranya mirip kayak singa yang mau menerkam mangsannya." Gumam Zelin.
Zelin mulai masuk ke dalam ruangan Tuan Rangga.Saat Zelin sudah berada di dalam ruangan Tuan Rangga dia tercengang melihat ruang kerja yang sangat besar dan barang-barang yang berada diruangan terlihat mewah
__ADS_1
Tetapi pandangan Zelin tiba-tiba langsung terarah kepada sosok pria yang sedang duduk disebuah kursi besar dan mewah dengan didampingi oleh satu orang pria bertubuh kekar yang sedang berdiri tegak disampingnya.
"Selamat pagi Tuan Muda Rangga yang terhormat.Perkenalkan saya Zelin Cantika Kumoro tuan." Ucap Zelin.
"Tuan Rangga ingin anda memperkenalkan semuanya tentang diri anda nona mulai dari anda pernah kerja dimana,punya keahlian apa dalam bidang perkantoran dan yang terakhir anda harus menceritakan masalah pribadi anda kepada tuan Rangga tanpa harus berbohong."Jelas asisten Vino kepada Zelin
Apah kok mau jadi skertaris Tuan Rangga jadi harus ngebahas masalah pribadi sih?Ini mau jadi skertaris Tuan Rangga tapi kok serasa kaya diintrograsi yah?RIBET BANGET.....!!!
"Maaf sebelumnya Tuan muda tapi kenapa harus menceritakan tentang masalah pribadi saya?"Tanya Zelin kepada Tuan Rangga yang masih duduk dan terdiam.
Tuan Rangga dan asisten Vino tidak menjawab pertanyaan Zelin tetapi asisten Vino malah melototkan matanya kearah Zelin seperti isyarat untuk Zelin supaya menceritakan masalah pribadinya dengan sejujur jujurnya.
Zelin yang merasa takut melihat asisten Vino melototkan matanya ke arahnya membuat Zelin terpaksa menceritakan semua masalah pribadinya.Zelin mulai menceritakan kepada Tuan Rangga dan asisten Vino tentang dirinya yang pernah bekerja di perusahaan ayahnya selama 1 tahun,Zelin yang kurang bisa dalam bidang perkantoran,hingga masalahnya yang kabur dari rumah karena dipaksa menikahi seorang playboy.Tetapi Zelin tidak berfikiran untuk menceritakan kepada mereka berdua tentang profesinya yang menjadi seorang penyanyi karena Zelin takut dia tidak akan diterima kerja di kantor ini.
*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih ππ*
__ADS_1