
Di Kantor Sanjaya Groups
Zelin yang sudah selesai menceritakan semua masalah pribadinya kepada Tuan Rangga dan asisten Vino,membuat dirinya yang tadinya ketakutan menjadi sedikit menjadi lebih tenang.Tetapi saat Tuan Rangga mulai bicara kepada Zelin membuat hatinya kembali menjadi sedikit tidak tenang.
"Apa kamu yakin sudah menceritakan semuanya kepada saya.Dan apakah kamu pernah membuat masalah kepada orang yang belum kamu kenal sebelum nya!"Ucap Tuan Rangga dengan suara yang agak membentak.
Lah ini tambah aneh tanya nya,ini mah fixs aku lagi introgasi.Tapi emang aku pernah membuat masalah apa sama orang yang belum pernah aku kenal??Terus kalau dipikir pikir suara sama wajah Tuan Rangga kayak enggak asing lagi buat aku.Masa iya sih pernah ketemu sebelumnya sama Tuan Rangga, tapi dimana yah??
Asisten Vino yang melihat Zelin masih melamun kebingungan dan tidak menjawab pertanyaan dari tuan mudanya membuat asisten Vino membentak keras kearah Zelin.
"Haii..nona Zelin kenapa anda tidak menjawab pertanyaan dari tuan muda Rangga!" Teriak asisten Vino sambil membentak.
Zelin yang masih melamun menjadi kaget dan tersadar dari lamunannya karena asisten Vino yang membentaknya dengan keras.
__ADS_1
"i..i..iya saya gak pernah mem..buat masalah dengan orang,tuan."Ucap Zelin ketakutan.
"Nona anda sudah membuat masalah dengan Tuan muda."Ucap asisten Vino.
"Enggak saya gak pernah membuat masalah dengan tuan muda Rangga.Ini saya juga baru pertama kali ketemu sama Tuan muda Rangga disini."Ucap Zelin gugup.
"Okay.Terus kamu bisa jelasin enggak kenapa handpone milik saya bisa rusak seperti ini Zelin Cantika Kumoro." Tanya Tuan Rangga sambil merapatkan giginya.
Zelin yang sedang merasa terancam saat berada diruangan itu lebih memilih untuk kabur keluar ruangan.Tetapi Zelin yang mau berjalan keluar ruangan langkahnya menjadi terhentikan karena ancaman dari Tuan Rangga.
"Satu lagi kamu melangkah keluar dari ruangan ini bisa dipastikan satu kaki kamu tidak akan bisa berfungsi lagi."
"Cepat duduk di sanaa!" Teriak Tuan Rangga sambil menunjuk ke arah sofa.
__ADS_1
Zelin yang merasa ancaman dari Tuan Rangga yang tidak main-main membuat dirinya terpaksa harus mendengarkan perintah dari Tuan Rangga untuk duduk di sofa.
"Kamu harus tanggung jawab sama handpone saya yang telah sengaja dirusak sama kamu." Ucap Tuan Rangga.
"Tapi tuan muda saya hari ini tidak punya uang untuk membayar handpone milik anda ini."Ucap Zelin
"Saya tidak bilang kalau kamu harus ganti rugi dengan uang secara tunai untuk bertanggung jawab.Saya cuman mau kamu menjadi skertaris saya tapi tanpa dibayar selama 1bulan."
Zelin hanya bisa pasrah dan mengiyakan tawaran dari Tuan Rangga karena jika Zelin menolak pasti Tuan Rangga akan bertindak kejam kepadanya.Sedangkan Tuan Rangga yang merasa senang karena sudah membuat Zelin menjadi ketakutan dengan wajahnya yang seketika menjadi pucat.
Asisten Vino memberikan sebuah pulpen dan document tentang kontrak kerja yang harus Zelin tanda tangani.Setelah selesai menandatangani document itu tuan Rangga menyuruh Zelin untuk pulang terlebih dahulu karena Zelin baru diperbolehkan bekerja besok pagi sebagai skertaris utama Tuan Rangga.
*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih ππ*
__ADS_1