
Di dalam kamar Karin, Zelin sudah mulai mengerjakan berkas-berkas dan file dengan menggunakan laptop milik Karin.Sedangkan Karin sibuk memainkan handpone nya sendiri diatas tempat tidur.
"Arin waktu kamu ke hotel katanya mau ngomongin hal penting.Emang kamu mau ngomongin apa?"Tanya Zelin sambil mengerjakan tugas nya.
"Oo.. iya hampir saja aku lupa.Besok aku ditugasin pergi keluar kota selama satu minggu untuk mengecek saham perusahaan Tuan Rangga yang ada disana." Ucap Karin
"Terusss..." Ucap Zelin yang masih sibuk dengan tugasnya.
"Terus aku mau minta tolong supaya kamu mau tinggal dirumahku selama satu minggu minggu.Mau kan???"Ucap Karin
"Satu minggu,lama buangett."Ucap Zelin
"Kenapa?emang kamu gak mau ya tinggal di rumahku cuman selama satu minggu."Ucap Karin sambil berpura-pura sedih.
"Bukan kaya gitu Arin.Cuman kalau kamu pergi keluar kota nanti aku gak punya teman curhat."Ucap Zelin
"Lah kan bisa curhat lewat handpone."Ucap Karin.
"Ya udah." Ucap Zelin cuek.
"Oke.Nanti aku beliin oleh-oleh deh." Ucap Karin kepada Zelin.
Karin yang sudah merasa mengantuk menjadi tertidur pulas diatas tempat tidur membiarkan Zelin yang masih sibuk dengan tugasnya.
__ADS_1
Setelah berjam-jam, tiba-tiba jam beaker milik Karin berbunyi dan sudah menunjukkan pukul 05.30 pagi.
Karin yang mendengar jam beaker nya berbunyi langsung terbangun dari tidur nya dan masih melihat Zelin yang tetap sibuk dengan tugasnya.
"Gila itu anak dari semalam sampai pagi masih saja sibuk dengan tugasnya.Enggak cape apa yah."Gumam Karin pelan.
Karin beranjak turun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju ke arah Zelin yang masih sibuk mengerjakan tugas nya.Saat Karin mendekati Zelin, dia tiba-tiba kaget saat melihat mata Zelin yang kurang tidur atau seperti ada mata panda yang sangat besar dan hitam disekitar area matanya.
"Astagaa...Zelin lihat itu mata kamu."Ucap Karin terkejut.
"Memang kenapa dengan mataku?"Ucap Zelin sambil menguap dihadapan Karin.
Karin berjalan ke meja rias miliknya untuk mengambil sebuah kaca berukuran kecil dan memberikan kaca itu kepada Zelin.
"Haaa...kenapa mataku seperti ini."Teriak Zelin keras.
"Ya udah kamu mandi sana nanti selesai mandi kamu tutupi saja mata panda mu dengan foundation."Ucap Karin
"Foundation milikku tertinggal dihotel,lupa aku bawa kemarin malam."Ucap Zelin.
"Yah foundation milikku juga sudah habis. Bagaimana dong?"Ucap Karin bingung.
"Lin nanti berangkat bareng sekalian kamu antarin aku ke Bandara yah pake mobil aku. Soalnya nanti aku enggak bawa mobil keluar kota jadi nanti mobil sementara kamu pake dulu yah."Ucap Karin
__ADS_1
"Ya udah rin nanti aku nganterin kamu ke bandara,habis itu aku mampir deh ke hotel ngambil foundation."Ucap Zelin.
Zelin dan Karin mulai bersiap-siap untuk berangkat ke bandara.Selesai bersiap-siap mereka berdua langsung masuk ke mobil.
Setelah setengah jam diperjalanan,mobil yang dinaiki Zelin dan Karin sudah sampai didepan pintu masuk bandara.
Zelin yang ingin menemani Karin masuk ke dalam bandara tidak di izinkan oleh Karin karena Karin tidak mau Zelin telat masuk ke kantor.
Karin langsung masuk ke dalam bandara, sementara Zelin mulai menyalakan mobil untuk pergi dari bandara.Tetapi tiba-tiba saat Zelin akan melajukan mobil ada paggilan masuk di handpone nya.
"Hallo mba Zelin."
"Iyah hallo.Maaf ini siapa yah?"
"Saya resepsionis kantor Sanjaya Groups. Maaf sebelumnya jika sudah mengganggu tetapi mba Zelin sudah ditunggu oleh Tuan Rangga untuk meeting pagi ini.Meeting hari ini akan dimulai 20 menit lagi mba."
"Baik saya akan sampai di kantor dalam waktu 15 menit lagi.Makasih informasinya."
"Sama-sama mba."
Akhirnya panggilan terputus dan Zelin langsung melajukan mobil keluar dari bandara dengan sangat cepat.Zelin memutuskan untuk tidak mengambil foundation di hotel melainkan langsung
pergi menuju ke kantor Sanjaya Groups.
__ADS_1
*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih ππ*