
Mobil yang dikendarai oleh Zelin sudah mulai terpakir di tempat parkir khusus karyawan kantor Sanjaya Groups.Setelah mobil terpakir rapi Zelin langsung berlari dengan cepat menuju pintu masuk kantor Sanjaya Groups karena Zelin sudah telat 5 menit.
Saat Zelin sudah sampai tidak jauh dari depan pintu masuk kantor, dia melihat ada asisten Vino yang sedang berdiri didepan pintu masuk kantor seperti seorang satpam kantor.Zelin langsung berlari mendekat ke arah asisten Vino.
"Asisten Vino bagaimana rapatnya?"Tanya Zelin yang sedikit ngos-ngosan.
"Nona habis dari mana saja? Klien sudah datang dari tadi." Ucap asisten Vino.
"Aduh asisten Vino pokoknya ceritanya panjang.Udah sekarang saya tanya Tuan Rangga ada dimana?"Tanya Zelin
"Tuan Rangga dan para klien sudah berada di dalam ruang meeting." Ucap asisten Vino.
"Ya sudah ayo cepat kita masuk."Ucap Zelin
Saat Zelin akan masuk kedalam kantor tangannya dipegang oleh asisten Vino.
Sedangkan Zelin yang tangannya tiba-tiba di pegang oleh asisten Vino langsung berhenti.
"Tunggu nona Zelin!Anda tidak mungkin masuk kedalam ruang meeting dengan mata yang sedikit mengerikan itu." Ucap asisten Vino yang dari tadi melihat area mata Zelin yang sedikit hitam.
"Apa maksudmu mataku ini mengerikan." Tanya Zelin yang sedikit marah.
__ADS_1
Asisten Vino tidak mendengarkan perkataan dari Zelin, melainkan asisten Vino malah memanggil satpam yang sedang berdiri tidak jauh dari mereka berdua.
Saat satpam sudah mendekat asisten Vino menyuruh satpam itu untuk mengambil dua kacamata hitam di mobil milik Tuan Rangga.
Tidak lama kemudian satpam datang ke arah asisten Vino dan menyerahkan dua buah kacamata hitam kepada asisten Vino.
"Silahkan nona pake kacamata ini untuk menutupi mata nona yang sedikit mengerikan itu."Ucap asisten Vino sambil menyerahkan kacamata yang dipegangnya kepada Zelin.
"Kenapa aku harus memakai kacamata hitam ini hah?"Ucap Zelin sambil melototkan mata nya kepada asisten Vino.
"Begini nona jika anda masuk kedalam ruang meeting saya khawatir jika para klien takut melihat area mata anda yang berwarna hitam dan jika para klien takut pasti mereka akan membatalkan kontrak kerja dengan kantor Sanjaya Groups."Ucap asisten Vino.
Dengan terpaksa Zelin memakai kacamata hitam yang diberikan asisten Vino dan masuk kedalam kantor dengan penampilan yang sedikit berbeda dengan para karyawan lain.
Sebelum masuk kedalam ruang meeting asisten Vino meminta kepada resepsionis untuk segera membawakan tujuh kacamata hitam kedalam ruangan meeting.
Asisten Vino dan Zelin yang sudah masuk kedalam ruang meeting membuat pandangan Tuan Rangga dan para klien tertuju kepada Zelin yang memakai kacamata hitam.
Pandangan Tuan Rangga dan para klien membuat Zelin sedikit tidak percaya diri untuk masuk kedalam ruang meeting.
Tetapi tiba-tiba salah satu resepsionis datang membawakan tujuh kacamata hitam di dalam box mini dan memberikan nya kepada asisten Vino.
__ADS_1
Asisten Vino mengambil box mini itu dan mengalihkan pandangan semua orang yang tadinya melihat ke arah Zelin menjadi melihat kearah asisten Vino.
"Maaf sebelumnya jika semua berfikir kalau nona Zelin tidak sopan karena memakai kacamata hitam pada saat akan meeting. Tetapi sebenarnya alasan dari nona Zelin memakai kacamata hitam karena perusahaan kami ini sedang mencoba suasana baru."Ucap asisten Vino
" Suasana baru yang sedang diterapkan dikantor ini mengenai bagaimana rasanya jika memakai kacamata hitam pada saat meeting berlangsung.Jadi disini saya juga sudah membawakan kacamata untuk kalian pakai pada saat meeting berlangsung."Lanjut ucap asisten Vino.
Tidak ada yang berani menolak ide dari asisten Vino, begitu juga dengan Tuan Rangga yang hanya diam dan percaya dengan apa yang dilakukan asistennya itu.
Asisten Vino mulai membagikan kacamata hitam yang dibawanya kepada semua orang yang ada didalam ruangan meeting.
Setelah semua orang yang ada didalam ruangan meeting memakai kacamata hitam, asisten Vino langsung menyuruh Zelin untuk segera mempersentasikan hasil file yang telah dia kerjakan didepan.
Zelin yang melihat semua orang yang berada didalam ruangan meeting telah memakai kacamata hitam membuat rasa percaya dirinya kembali lagi.
"Silahkan nona Zelin anda bisa memulai presentasinya."Ucap asisten Vino.
"Baiklah." Ucap Zelin sambil tersenyum.
Akhirnya Zelin dengan sangat baik bisa mempersentasikan hasil file yang di kerjakan nya didepan dan membuat para klien mensetujui kontrak kerja dengan kantor Sanjaya Groups.
*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih ππ*
__ADS_1