Jatuh Cinta Kepada Tuan Muda

Jatuh Cinta Kepada Tuan Muda
EPISODE 27


__ADS_3

Semua sepatu yang di bawa oleh para pegawai wanita sudah diletakkan semua di dalam bagasi mobil milik Tuan Rangga.


"Nice.Semua sepatu branded itu telah diletakkan di dalam bagasi.Sekarang tinggal pembayaran." Ucap Zelin kepada Tuan Rangga.


Zelin berjalan menghampiri para pegawai yang berdiri di depan Tuan Rangga dan dirinya dengan kepala yang masih tertunduk.


"Emm...jadi berapa semua jumlah uang yang harus tuan Rangga bayar?" Tanya Zelin.


Saya yakin abu gosok akan terkejut saat mendengar jumlah uang yang harus dia bayar karena telah membelikan ku sepatu branded ini.Dia pikir harga sepatu branded ini murah. Lihat saja nanti disaat dia gak mampu membayarnya dia akan jatuh pingsan.


"Maaf..tapi apa maksud perkataan nona?" Ucap salah satu pegawai wanita.


"Berapa total pembayaran untuk sepatu branded yang tadi dimasukkan ke dalam bagasi mobil?"Tanya Zelin.


Tuan Rangga yang berdiri di belakang Zelin dengan cepat mengisyaratkan kepada para pegawai wanita untuk pergi kembali bekerja di dalam mall.Para pegawai wanita yang melihat itu langsung berjalan masuk ke dalam mall dan pergi meninggalkan Zelin dengan Tuan Rangga.


"Hei tunggu!Kenapa kalian semua pergi?Tuan Rangga belum membayar sepatu branded itu." Teriak Zelin.


"Apa yang kamu coba lakukan?Cepat masuk lah ke dalam mobil karena hari ini kamu harus membantu saya." Teriak Tuan Rangga yang mulai berjalan masuk ke dalam mobil.


Zelin tidak menghiraukan perkataan Tuan Rangga.Dia hanya ingin berusaha mengejar dan menghentikan para pegawai wanita yang mulai masuk ke dalam mall.


Tinnnn....tinnn....tinnn....


Suara kelakson mobil milik Tuan Rangga berbunyi dengan sangat keras.Kaca depan mobil mulai terbuka dan terlihat ada sosok Tuan Rangga dari dalam mobil.


"Anak dugong..! Cepat masuk ke dalam mobil atau jika tidak akan saya tinggal kamu disini." Teriak Tuan Rangga.


Zelin yang mendengar teriakan Tuan Rangga dari dalam mobil membuat dirinya harus mengurungkan niat nya untuk mengejar para pegawai wanita yang berjalan masuk ke mall.


Dengan cepat Zelin berlari ke arah mobil Tuan Rangga dan masuk ke dalam mobil.Setelah Zelin sudah masuk ke dalam mobil, Tuan Rangga menginjak pedal mobil dengan kecepatan sedang meninggalkan area mall.


Diperjalanan Zelin menanyakan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan para pegawai wanita tadi kepada Tuan Rangga.

__ADS_1


"Tuan Rangga kenapa tadi anda tidak membayar sepatu branded itu?" Tanya Zelin.


"Apa maksud mu?"Tanya Tuan Rangga yang sedang fokus menyetir mobil.


"Apa anda megancam para pegawai untuk tidak membayar harga sepatu itu?Atau mungkin anda berhutang kepada para pegawai karena tidak mempunyai banyak uang untuk membayar sepatu branded itu?" Tanya Zelin kembali.


"Omong kosong apa itu." Ucap Tuan Rangga yang masih fokus menyetir mobil.


"Dasar orang kaya gadungan." Ucap Zelin pelan sambil menatap ke luar kaca mobil.


"Apa maksud dari perkataan mu?"Ucap Tuan Rangga yang menghentikan mobil nya secara mendadak.


"Emm...."Gumam Zelin.


"Cepat keluar dari dalam mobil saya."Perintah Tuan Rangga.


"Apa...tuan maafkan saya.Tuan apakah anda ini tega menurunkan saya disini?" Ucap Zelin sambil merengek meminta maaf.


"Saya sudah bilang keluar ya keluar." Ucap Tuan Rangga.


Zelin bingung harus kembali ke kantor dengan apa karena pada saat dia pergi dari kantor dengan Tuan Rangga dia tidak membawa uang sama sekali.


Disisi lain mobil Tuan Rangga yang sudah terparkir di depan restaurant Italian food dan tempat itu sama sekali berjarak tidak jauh dengan Zelin.Tuan Rangga mulai turun dari dalam mobil dengan mengambil handpone di dalam saku celana nya untuk meneflon asisten Vino.


"Vin bagaimana apakah Ricky sudah selesai di urus?" Tanya Tuan Rangga dari balik handpone.


"Semua nya telah selesai di urus tuan muda." Ucap asisten Vino.


"Vino sekarang kamu bawa mobil dan tas Zelin menuju ke restaurant Italian food."Perintah Tuan Rangga kembali.


"Baik tuan saya akan bawa mobil nona Zelin menuju ke restaurant." Ucap asisten Vino.


Panggilan antara Tuan Rangga dan asisten Vino sudah terputus.Tuan Rangga memasuk kan handpone nya kembali ke dalam saku celana nya dan berjalan menghampiri Zelin yang masih berdiri di tempat dimana Tuan Rangga menurunkan nya dari mobil.

__ADS_1


"Hei anak dugong!" Teriak Tuan Rangga kepada Zelin.


Zelin yang mendengar suara Tuan Rangga langsung membalikkan badannya.Dan langsung berlari ke arah Tuan Rangga.


"Tuan Rangga." Ucap Zelin.


"Ayo cepat masuk." Ucap Tuan Rangga yang mulai berjalan masuk ke dalam restaurant.


"Hah? Kita mau ngapain lagi?" Ucap Zelin yang berlari menghampiri Tuan Rangga.


Kedatangan Tuan Rangga dan Zelin disambut oleh pemilik restaurant,pelayan restaurant, dan cheef ternama yang bekerja di restaurant Italian food.


"Selamat datang di restaurant kami tuan." Ucap pemilik restaurant sambil sedikit menundukkan kepala.


"Apakah semua sampel makanan yang saya minta sudah disiapkan semua?" Tanya Tuan Rangga yang masih berjalan ke dalam restaurant.


"Sudah tuan.Anda tinggal mencoba dan memilih beberapa sampel makanan nya." Ucap pemilik restaurant yang berjalan dibelakang Tuan Rangga.


Tuan Rangga dan Zelin berjalan menuju ke arah meja panjang yang penuh dengan berbagai jenis makanan dan minuman.


"Anak dugong sekarang tugas kamu mencoba semua makanan dan minuman yang ada di meja ini dan beritahu kepada saya makanan yang rasanya paling enak."Ucap Tuan Rangga.


"Semua nya?" Tanya Zelin sambil menjilat bibir nya sendiri.


"Iyah.Cepat cobain." Ucap Tuan Rangga.


Zelin mulai mencoba makanan dan minuman yang sudah tersedia di depannya.Setelah Zelin selesai mencoba semua makanan yang sudah tersedia di meja tiba-tiba asisten Vino sudah datang menghampiri Zelin dan Tuan Rangga di dalam restaurant Italian food dengan membawa kunci mobil milik Zelin.


"Asisten Vino?"Ucap Zelin yang masih mengunyah makanan di dalam mulutnya.


Asisten Vino sekilas tersenyum kepada Zelin dan memberikan kunci mobil milik Zelin kepada Tuan Rangga.Tuan Rangga langsung memberikan kunci mobilnya kepada Zelin.


Tuan Rangga juga menyuruh Zelin untuk pulang terlebih dahulu.Tanpa pikir panjang Zelin yang sudah merasa lelah langsung mengambil kunci mobilnya dari tangan Tuan Rangga dan pulang ke rumah.

__ADS_1


*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih πŸ™πŸ™*


__ADS_2