
Mobil mewah Tuan Rangga sudah berhenti tepat didepan sebuah salon yang terlihat besar. Asisten Vino mulai turun dari dalam mobil dan membukakkan pintu mobil untuk Tuan Rangga.Begitu juga Zelin yang mulai turun dari dalam mobil.
"Salon Diamond Paris."Ucap Zelin yang membaca papan besar yang terletak di depan salon.
"Vino kamu tunggu disini.Ayo cepat masuk kedalam."Ucap Tuan Rangga sambil menarik tangan Zelin masuk kedalam salon.
Saat Tuan Rangga membuka pintu salon tiba-tiba bertemu dengan calon tungannya yang tidak lain adalah Melisa Qurtuby.
"Omg baby ngapain kamu disini."Ucap Melisa yang kaget melihat Tuan Rangga datang ke salon.
"Ini diarea mata skertaris aku agak sedikit bermasalah.Lah kamu ngapain disini?"Tanya Tuan Rangga.
"Biasa baby aku habis merias diri supaya tambah cantik.Kalau aku cantik kamu nanti kan bakalan tambah cinta ke aku."Ucap Melisa
"Iya" Ucap Tuan Rangga sambil tersenyum.
"Lagian baby ngapain juga sih kamu ini mempekerjakan cewe penyakitan ini.Pake acara dijadikan skertaris lagi."Ucap Melisa sambil melirik ke arah Zelin.
Zelin menjadi sedikit emosi di saat mendengarkan perkataan dari Melisa yang menyebut dirinya cewe penyakitan.
"Baby..baby..**** ngepet kali."Ucap Zelin ketus
"Eh skertaris songong jaga tuh mulut kamu bisa bisanya kamu bilang calon tunangan ku ini **** ngepet!"Ucap Melisa sambil mendorong tubuh Zelin ke belakang.
"Kamu juga ngapain bilang kalau aku ini penyakitan."Teriak Zelin yang membalas mendorong tubuh Melisa ke belakang.
"Dasar skertaris gila." Ucap Melisa dengan melempar botol minum yang sedang dia pegang ditangannya.
__ADS_1
"Aayaampun sakit!"Teriak Zelin.
"Melisa kamu ini apa-apaan sih!Sudah sana kamu pergi saja ke mobil nanti aku akan menyusul."Ucap Tuan Rangga.
Melisa pergi meninggalkan Tuan Rangga dan Zelin dan menuju ke mobil Tuan Rangga. Kejadian itu dilihat oleh para pengunjung salon Diamond Paris.Bahkan ada yang merekam kejadian itu dengan handpone.
"Ya sudah ayo cepat masuk."Ucap Tuan Rangga sambil menarik tangan Zelin kembali.
Zelin yang merasa emosi tidak mau masuk ke salon dan melepaskan tangan Tuan Rangga yang berusaha menarik tangan nya untuk masuk ke dalam salon.
"Terimakasih tuan atas kebaikan anda untuk menghilangkan area mata saya yang sedikit berwarna hitam.Tetapi kali ini saya tidak bisa menerima kebaikan anda."Ucap Zelin sambil menatap mata Tuan Rangga.
Zelin langsung pergi meninggalkan Tuan Rangga yang masih berdiri didepan pintu masuk salon Diamond Paris.
"Zelin kamu mau kemana?Berhenti dan kembali lah ke sini atau jika tidak kamu
akan saya berikan hukuman."Teriak Tuan Rangga kepada Zelin.
Pada saat Tuan Rangga ingin pergi dari salon terlihat sosok nyonya Priselly yang datang menghampiri Tuan Rangga dengan sedikit menundukkan kepalanya.
"Tuan muda?"Ucap nyonya Priselly pelan.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya nyonya Priselly kembali.
"Apa anda mempunyai sesuatu yang bisa menghilangkan mata hantu?"Tanya Tuan Rangga.
"Maaf Tuan muda saya kurang faham arti dari perkataan Tuan muda."Ucap nyonya Priselly.
__ADS_1
"Area mata yang menjadi hitam.Apa anda tidak tahu perkataan saya lagi!"Tanya Tuan Rangga seperti sedang marah.
"Saya tau tuan.Nanti saya akan kirimkan ke rumah tuan." Ucap nyonya Priselly yang sedikit takut.
"Anda kirimkan saja ke kantor.Dan satu lagi beritahukan kepada semua orang yang sedang berada disalon mu ini agar tidak merekam atau membicarakan kejadian tadi.Jika saya tahu kejadian tadi sampai tersebar keluar saya pastikan salon anda ini akan ditutup selamanya."Ancam Tuan Rangga
"Baik tuan muda.Saya akan memastikan semua itu."Ucap nyonya Priselly.
Tuan Rangga langsung pergi meninggalkan salon menuju mobil miliknya.Di dalam mobil sudah ada Melisa yang sedang duduk di kursi mobil belakang dan asisten Vino yang sejak tadi sedang duduk di kursi sopir.
Asisten Vino langsung keluar dari mobil saat melihat tuan Rangga sedang berjalan ke arah mobil.Asisten Vino dengan cepat membukak pintu mobil belakang untuk Tuan Rangga.
Tuan Rangga masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Melisa.Setelah Tuan Rangga masuk asisten Vino juga ikut masuk ke dalam mobil.
"Vino kita kembali ke kantor."Ucap Tuan Rangga.
"Baby kita ke butik flour dulu nanti baru ke kantor."Ucap Melisa manja.
"Mau ngapain kita ke butik flour?"Tanya Tuan Rangga.
"Beli baju buat pertunangan kita.Soalnya waktu aku sudah beli baju nya gak ada yang bagus jadi aku kasih ke pembantu dirumah aku."Ucap Melisa yang berbohong.
"Ya sudah kita ke butik Vin."Perintah Tuan Rangga.
"Tapi dimana nona Zelin tuan?"Tanya asisten Vino yang sejak tadi tidak melihat Zelin.
"Udah cepat kita ke butik saja."Ucap Tuan Rangga sambil menghembuskan nafasnya.
__ADS_1
Tanpa bertanya lagi tentang keberadaan Zelin asisten Vino langsung melajukan mobil menuju ke butik flour.
*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih ππ*