Jatuh Cinta Kepada Tuan Muda

Jatuh Cinta Kepada Tuan Muda
EPISODE 24


__ADS_3

Suasana pagi hari di kota Paris sedikit berangin yang membuat kota menjadi sejuk.Zelin yang sudah sampai di kantor tepat pukul 07.00 pagi langsung berjalan masuk ke dalam kantor.


"Selamat pagi mba Zelin." Ucap seorang karyawan kantor yang bertemu dengan Zelin.


"Pagi." Sahut Zelin sambil tersenyum.


Zelin yang akan berjalan masuk ke dalam lift khusus karyawan kantor tiba-tiba di panggil dan di hampiri oleh seorang resepsionis.


"Permisi mba Zelin." Ucap resepsionis sopan.


"Iya ada apa?" Tanya Zelin.


"Mba Zelin tadi asisten Vino meneflon ke kantor katanya tuan Rangga dan asisten Vino hari ini tidak bisa masuk ke kantor karena harus mengurus acara pertunangan tuan Rangga dengan nona Melisa untuk nanti malam." Ucap resepsionis.


"Oo.. iya.. iya." Ucap Zelin cuek.


"Maaf sebelumnya mba tadi asisten Vino juga meminta mba Zelin untuk menghandle semua pekerjaan dan urusan di kantor." Ucap resepsionis.


"Oke nanti saya lakukan itu.Tapi saya mau minta tolong bisa gak?" Ucap Zelin.


"Tentu saja bisa mba.Mba Zelin mau minta tolong apa?" Tanya resepsionis.


"Tolong nanti kamu minta European Management book ke bagian personalis kantor sekalian saya minta kamu tuliskan nomor handpone asisten Vino di kertas kosong nanti tolong kamu antarkan ke ruangan saya." Ucap Zelin.


"Baik mba Zelin." Ucap resepsionis.


"Oke terimakasih." Ucap Zelin yang mulai masuk ke dalam lift.

__ADS_1


Lift yang dinaiiki Zelin tadi sudah sampai di lantai atas dan Zelin langsung berjalan menuju ke ruang kerja nya untuk mulai mengerjakan semua pekerjaan kantor yang harus dia selesaikan.


<3Jam kemudian>


Telephone kantor yang ada di ruang kerja Zelin tiba-tiba berdering.Zelin yang sedang mengerjakan beberapa dokumen di laptop nya menjadi berhenti sebentar dan mulai mengangkat panggilan masuk melalui telephone kantor.


"Halo." Ucap Zelin.


"Halo mba Zelin.Ini dari resepsionis kantor mba mau menyampaikan di lobby kantor ada orang yang memaksa ingin bertemu dengan tuan Rangga."Ucap resepsionis.


"Apa kamu sudah memberitahunya kalau tuan Rangga tidak akan masuk ke kantor hari ini."Ucap Zelin.


"Sudah mba tapi dia tetap memaksa untuk bertemu dengan tuan Rangga karena dia bilang ada hal penting yang harus segera disampaikan." Ucap resepsionis.


"Ya sudah kamu antarkan saja orang itu ke ruangan saya.Biar saya yang akan berbicara dengan nya." Ucap Zelin.


Tok..tok..tok..


"Permisi nona Zelin."Ucap resepsionis dari luar ruangan.


"Iyah masuk."Teriak Zelin.


Orang yang ingin bertemu dengan tuan Rangga berjalan masuk ke dalam ruang kerja Zelin.Sedangkan resepsionis tidak ikut masuk ke dalam ruangan melainkan pergi kembali bekerja ke meja resepsionis kantor.


" Silahkan duduk."Ucap Zelin.


"Terimakasih.Perkenalkan saya Ricky Yunandar nona..." Ucap Ricky.

__ADS_1


"Zelin..nama saya Zelin skertaris tuan Rangga." Ucap Zelin


"Ooo... nona Zelin.Wajah anda ini mirip sekali dengan penyanyi barat asal jerman yang sangat terkenal nama anda juga sama persis dengan nama nya." Ucap Ricky dengan tatapan curiga.


"Iya banyak orang yang mengatakan hal itu kepada saya.Tapi penyanyi itu kan bernama Zelin Cantika Kumoro sedangkan nama saya Zelin Juminem Jumping."Ucap Zelin sambil tertawa kecil.


"Hehehe...nama nya kok sedikit aneh ya." Ucap Ricky.


"Hehehe... Saya juga gak tau." Ucap Zelin


"Tapi kenapa wajah anda bisa mirip sekali dengan Zelin Cantika Kumoro."Tanya Ricky.


"Mungkin ini sudah menjadi takdir dari sang maha pencipta." Ucap Zelin sambil memejam kan matanya dan menatap ke atas.


"Bisakah anda bernyanyi?Saya hanya ingin memastikan suara anda mirip atau tidak dengan Zelin Cantika Kumoro." Ucap Ricky.


"What!Apa kamu tahu jika saya bernyanyi suara saya yang sangat cetar ini bisa membuat ikan paus paus yang ada di lautan menjadi terdampar didaratan." Ucap Zelin sambil melototkan matanya.


"Sudah jangan bertanya lagi! Katakan saja apa tujuan anda ingin bertemu dengan tuan Rangga." Teriak Zelin yang mulai sedikit kesal.


"Hussttt...tenang.. tenang.Mengapa tiba-tiba anda ini berubah menjadi sangat menakutkan seperti sandal bolong yang ingin memakan orang." Ucap Ricky ketakutan.


"Sundel bolong bukan sandal bolong!!Ya tuhan kenapa saya harus bertemu dengan orang seperti dia!? Hiks..hiks... hiks.." Teriak Zelin sambil mengacak ngacak rambutnya.


Ricky pergi keluar dari ruangan karena melihat Zelin yang mulai marah dan bertingkah seperti orang gila.Sedangkan Zelin yang merasa marah ikut pergi keluar ruangan mengejar Ricky.


*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih πŸ™πŸ™*

__ADS_1


__ADS_2