
Di luar Bandara terlihat jelas sosok Tuan Muda Rangga yang sedang berjalan menuju ke pintu masuk Bandara.
Kedatangan Tuan Muda Rangga telah disambut oleh beberapa pihak dari Bandara yang sudah berdiri tegak dengan kepala yang agak tertunduk di pintu masuk Bandara.
"Selamat siang Tuan. Anda sudah ditunggu di ruang tunggu VIP oleh asisten Vino." Ucap dari salah satu pihak Bandara dengan kepala yang sedikit tertunduk.
"Antar kan saya."
"Baik Tuan saya akan mengantarkan anda menuju ke ruang tunggu VIP. "
Salah satu dari pihak Bandara mulai mengambil posisi berjalan di depan untuk menunjukkan arah menuju ke ruang tunggu VIP dengan diikuti oleh Tuan Muda Rangga dengan beberapa bodyguard di belakangnya.
Asisten Vino yang mulai melihat kedatangan Tuan Muda Rangga langsung beranjak dari duduknya menuju keluar untuk menghampiri Tuan muda nya.
"Selamat siang tuan." Ucap asisten Vino dengan mempersilahkan Tuan mudanya untuk masuk keruangan.
"Bagaimana vin, apakah pesawatnya sudah mendarat di Bandara ini?" Tanya Tuan Rangga.
__ADS_1
"Maaf tuan,pesawatnya belum mendarat di Bandara ini,karena saya tadi baru mendapatkan informasi kalo pesawat pribadi tuan baru saja lepas landas dari bandara Mercuys dikarenakan cuaca dikota Paris yang kurang memungkinkan untuk melakukan penerbangan."
"Terus bagaimana?"
"Kemungkinan kita harus menunggu beberapa jam lagi tuan."
"Baiklah.Tapi saya mau kamu pasti kan kita bisa mendarat dikota Paris sebelum jam 02.00 siang karena saya ingin cepat-cepat bertemu dengan Melisa."
"Baik tuan saya akan pastikan hal itu.Dan apakah perlu saya menghubungi nona Melisa kalau tuan akan pulang ke kota Paris siang ini?"
"Tidak perlu, karena saya ingin memberikan kejutan kepadanya."Ucap Tuan Rangga sambil berjalan menuju keluar ruangan.
" Baiklah tuan.Tetapi tuan muda mau pergi kemana?"Tanya asisten Vino karena melihat tuan mudanya yang sedang berjalan menuju keluar ruangan.
"Apakah perlu saya temani tuan."
Tuan Rangga yang mendengar tawaran asisten Vino langsung terkejut dan melotot kan matanya ke arah asisten Vino.
"Jangan gila kamu ya.Cuman mau ke toilet sebentar pake acara ditemeni kaya anak kecil aja atau jangan-jangan kamu mau ngintipin saya pas lagi buang air kecil."Ucap Rangga dengan penuh curiga.
__ADS_1
Hah ngintipin!masa iya pisang makan pisang.Gini-gini saya juga masih normal kali tuan,walaupun belum punya pasangan hidup tapi saya masih bisa bedain lawan jenis saya.πͺ
" Maksud saya bukan seperti itu tuan.Saya cuman takut kalau tuan kenapa-napa saat mau ke toilet jadi saya hanya ingin memastikan kalau tuan akan sampai ke toilet dengan aman.Sayaa juga bukan tipe orang yang suka dengan sesama jenis kok tuan."Ucap Vino
"Kamu tidak perlu ikut dengan ku."
Tuan Muda Rangga langsung berjalan keluar ruangan untuk pergi menuju ke toilet.Tetapi saat Tuan Rangga sedang berjalan menuju ke toilet dengan tiba-tiba ada seorang perempuan yang menabraknya dari belakang dan mengambil serta menjatuhkan handphone yang sedang Tuan Rangga pegang di tangannya.Yang tidak lain perempuan itu adalah Zelin.
"Lihat handphone mu jatuh.Sini biar ku ambilkan."Ucap Zelin pelan sambil melihat ke belakang badan Tuan Rangga untuk memastikan masih ada atau tidak dua bodyguard yang mengejarnya tadi.
Zelin yang melihat dua bodyguard yang masih mencari nya,langsung menarik ujung jas milik Tuan Rangga untuk menutupi wajahnya supaya dua bodyguard itu tidak melihat dirinya.Sedangkan Tuan Rangga masih bingung dengan apa yang sedang terjadi.Di saat dua bodyguard itu telah pergi,Zelin mulai melepaskan ujung jas milik Tuan Rangga.
"Terimakasih telah membantu ku.Dan ini handphone milik mu, maaf jika handphone milik mu rusak karena aku tapi akan aku pastikan untuk mengganti semua kerugiannya."
Ya ampun karena dua bodyguard itu aku sampai lupa kalau beberapa menit lagi pesawat yang akan aku naiki akan segara terbang.Sebaiknya aku harus cepat-cepat pergi menuju ke dalam pesawat.
"Kamu ini si"Ucap Rangga yang belum selesai melanjutkan kata-katanya karena sudah dipotong oleh Zelin.
" Maaf saya harus pergi sekarang karena pesawat yang akan saya naiki akan segera berangkat."Teriak Zelin
__ADS_1
Rangga masih bingung dan penasaran dengan perempuan tadi tapi rasa penasaran itu hilang saat asisten Vino memanggil Tuan Rangga untuk memberi tahu kan bahwa pesawat pribadinya sudah sampai di Bandara ini.
*Jangan lupa like komen dan lanjut ke cerita selanjutnya, Terimakasih ππ*