
" Ah menyebalkan. Dia menjadi bodoh dan semakin merepotkan,." Ucap pelayan yang bernama cici itu.
" Hey. sebaiknya kamu tidak berkata seperti itu." Ucap pelayan caca berbisik
" Kenapa tidak boleh? dia kan benar-benar menjadi idiot. kalau saja waktu itu dia berhasil memotong urat nadinya dengan benar", jawab pelayan cici yang kesal karena obat yang dia bawa tidak diminum.
Pelayan perempuan itu pun terus berbisik membicarakan yang tidak-tidak tentang feifei. feifei hanya mendengarkan mereka dan diam tanpa berkata..
Orang-orang disini ternyata memang memiliki maksud jahat padaku. Terlepas apa yang terjadi di masa lalu. sampai sekarang masih tidak sedikit orang yang menginginkan kematian ku... Ucap feifei dalam hati setelah mendengar semua yang di bicarakan oleh para pelayan itu ..
Setelah beberapa menit Lu ming pun tiba di rumah dan bergegas menuju kamar feifei untuk melihat keadaan istrinya itu..
" Presdir Lu sudah kembali!." Ucap pelayan caca berbisik pada cici agar menghentikan dia bergosip tentang feifei
" Tuan Lu anda sudah kembali." ucap cici sigap..
Tap..tap..tapp.. suara langkah kaki Lu ming yang mendekati feifei yang terduduk di kasur nya itu, feifei pun menatap Lu ming dengan perasaan lega karena Lu ming kembali..
__ADS_1
Setiap kali aku dalam bahaya.. orang yang menyelamatkan ku selalu.. pama.. ucap feifei yang mulai berlinangan air mata saat menatap Lu ming yang mendekati nya..
" Apa yang kamu lakukan sekarang." Ucap Lu ming..
" Paman... Lu ming.. hiks..hiikkss.." ucap feifei yang langsung menangis ketika Lu ming ada di depan nya..
Deg..deg..deg.. suara detak jantung Lu ming yang melihat feifei menangis didepannya. wajah Lu ming pun merona karena dia baru pertama kali melihat feifei seperti ini...
" Aku.. aku tidak mau ke tempat itu.. hiks..
hiks..hiks.. ke tempat itu.. ke rumah sakit itu.. aku tidak mau.. hiks..hiks.." ucap feifei yang memohon kepada Lu ming agar tidak membawa nya kembali kerumah sakit..
" Nona xio berkelakuan buruk.. dan dia tidak sengaja menendang TV dan merusaknya." jawab kepala pelayan wu..
" Aku bertanya tentang kaki nya." Teriak Lu ming yang tidak puas atas jawaban dari pelayan wu itu..
" Telpon Dr. Bai beritahu Dr. Rhou agar segera datang." teriak Lu ming pada semua pelayan nya..
__ADS_1
" Baik Tuan." jawab pelayan wu yang langsung menghubungi Dr. Bai..
20 menit kemudian..
" Tuan Lu. Ligamen nona xio tertarik, saya tidak tau seberapa parah keadaan nya. saya sarankan anda untuk membawanya kerumah sakit untuk memeriksa nya. kalau keadaan nya tidak parah. seharusnya ini bisa dapat di sembuhkan dengan istirahat beberapa hari, tapi jika sobek nya parah, dia mungkin perlu menjalankan rehabilitasi untuk waktu yang lama..." ucap Dr. Rhou yang memeriksa kaki xio feifei..
" Bawa dia kerumah sakit." Ucap Lu ming yang setelah mendengar hasil dari pemeriksaan Dr. Rhou itu..
Lu ming pun bergegas untuk pergi lagi ke kantor setelah melihat xio feifei dan mendengar hasil pemeriksaan itu.... feifei pun terkejut mendengar perkataan Lu ming yang menyuruh pelayan untuk membawa nya pergi ke rumah sakit itu..
Paman mau membawaku ke rumah sakit...ucap feifei dalam hatinya yang terkejut mendengar Lu ming ingin membawa nya pergi ke rumah sakit..
Tiba-tiba feifei pun bergegas mengejar Lu ming yang sedang berjalan keluar dari kamar feifei..
Bbbrrrruuuukkkkk.. suara pelukan feifei yang memeluk Lu ming dari belakang untuk menahan Lu ming pergi, karena takut di bawa ke rumah sakit..
" Apa yang sedang kamu lakukan. apa kah kamu pikir kamu ini meriam atau apa?.." Teriak Lu ming dengan nada tinggi yang kaget karena di peluk oleh feifei..
__ADS_1
" Paman. aku tidak mau di bawa ke rumah sakit.. bisa kah kamu tidak membawa ku kesana?." Ucap feifei dengan mata berlinang dan wajah ketakutan, tubuhnya pun bergetar..